Ingin Cegah Virus Corona Covid-19, Hindari 4 Camilan Ini di Rumah

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 31 Maret 2020 | 16:00 WIB
Ingin Cegah Virus Corona Covid-19, Hindari 4 Camilan Ini di Rumah
Ilustrasi camilan. (Pixabay/thechocolatewebsite)

Suara.com - Status pandemi virus corona atau Covid-19 dan anjuran pemerintah untuk jaga jarak membuat banyak orang enggan untuk keluar rumah. Tapi, berdiam diri di rumah membuat sejumlah orang malah kebanyakan menyantap camilan alias ngemil.

Tanpa disadari, konsumsi makanan tinggi gula seperti permen, dan es krim tidak hanya meningkatkan risiko obesitas, tapi juga bisa melemahkan sistem imun.

"Kelebihan gula dalam tubuh bisa mempengaruhi cara sel darah putih menyerang bakteri. Itu berarti konsumsi gula berlebih secara tidak langsung meningkatkan risiko mengidap berbagai penyakit, termasuk COVID-19," ujar Ahli Penyakit Dalam Niket Sonpal, mengutip laman Huff Post, Selasa (31/3/2020).

Seperti diketahui batas konsumsi gula harian kita berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO adalah 50 gram untuk dewasa dan 30 gram untuk anak-anak.

Berikut beberapa makanan tinggi gula yang tidak disadari sering kita konsumsi sehari-hari :

1. Kopi susu instan

Ilustrasi kopi campur santan, kopi susu. (Shutterstock)
Ilustrasi kopi susu. (Shutterstock)

Praktis dan enak. Biasanya itulah alasan sebagian orang gemar mengkonsumsi kopi instan. Satu sachet kopi susu instan rata-rata mengandung 12 gram gula. Bila mengonsumsi kopi sudah menjadi rutinitas, ada baiknya menyeduh kopi asli tanpa gula. Manfaatnya akan lebih terasa bagi tubuh.

2. Susu Kental Manis

Susu kental manis. (Shutterstock)
Susu kental manis. (Shutterstock)

Sebelumnya, susu kental manis kerap dijadikan minuman susu untuk anak dan balita. Padahal, kandungan gula dalam satu takaran saji cukup tinggi, mencapai 20 gram.

baca juga

Oleh karena itu, produk kental manis telah dilarang dikonsumsi sebagai minuman, melainkan hanya boleh digunakan sebagai topping.

Meski demikian, konsumsi makanan dan minuman dengan topping kental manis juga sebaiknya dibatasi, terutama saat masa social distancing seperti saat ini.

3. Wafer cokelat

Ilustrasi waffer coklat. (Shutterstock)
Ilustrasi waffer cokelat. (Shutterstock)

Mengonsumsi satu batang wafer cokelat artinya kita sudah memasukkan 10 gram gula ke dalam tubuh. Biasanya, disaat senggang, kita bisa mengonsumsi 2 hingga 3 batang wafer cokelat.

Nah, demi mengurangi asupan gula dalam tubuh, bagaimana jika camilan ini diganti dengan buah-buahan seperti apel, pisang atau jeruk? Lebih sehat dan kaya akan vitamin.

4. Soda

Ilustrasi minuman bersoda. (Shutterstock)
Ilustrasi minuman bersoda. (Shutterstock)

Satu kaleng minuman soda mengandung 25 gram gula, setengah dari kebutuhan gula harian kita. Alternatifnya adalah mengganti minuman ini dengan jus buah. Selain kandungan gulanya lebih sedikit, tentunya juga mengandung lebih banyak vitamin dan mineral.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peran Orang Tua untuk Melindungi Keluarga dari Corona

Peran Orang Tua untuk Melindungi Keluarga dari Corona

Your Say | Selasa, 31 Maret 2020 | 13:38 WIB

Perlukah Semprot Bahan Makanan Pakai Disinfektan setelah Belanja?

Perlukah Semprot Bahan Makanan Pakai Disinfektan setelah Belanja?

Health | Senin, 30 Maret 2020 | 18:23 WIB

Mungkinkah Virus Corona Covid-19 Menyebar Lewat Makanan Kemasan?

Mungkinkah Virus Corona Covid-19 Menyebar Lewat Makanan Kemasan?

Health | Senin, 30 Maret 2020 | 16:15 WIB

Terkini

Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah

Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah

Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:00 WIB

5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online

5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online

Sulsel | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Fitur Darurat yang Jadi 'Biang Kerok' Salah Paham Pengguna Jalan, Sisi Gelap Penggunaan Hazard Motor

Fitur Darurat yang Jadi 'Biang Kerok' Salah Paham Pengguna Jalan, Sisi Gelap Penggunaan Hazard Motor

Otomotif | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:56 WIB

Mesin Meledak di Sprint Race GP Aragon, Fabio Quartararo: Saya Sudah Tahu

Mesin Meledak di Sprint Race GP Aragon, Fabio Quartararo: Saya Sudah Tahu

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Harga Emas Antam Stagnan, Masih Dibanderol Rp2.670.000/Gram

Harga Emas Antam Stagnan, Masih Dibanderol Rp2.670.000/Gram

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:38 WIB

Apa Boleh Menggoreng di Rice Cooker? Pahami Dulu Risikonya

Apa Boleh Menggoreng di Rice Cooker? Pahami Dulu Risikonya

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:35 WIB

IHSG Sepekan Anjlok, Rp18 Triliun Raib dari Bursa Saham

IHSG Sepekan Anjlok, Rp18 Triliun Raib dari Bursa Saham

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:32 WIB

Perempuan dan Beauty Fatigue: Saat Tren Kecantikan Mulai Terasa Melelahkan

Perempuan dan Beauty Fatigue: Saat Tren Kecantikan Mulai Terasa Melelahkan

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Status Bencana Tak Ditentukan karena Desakan Publik, Harus Ada Data Lapangan

Status Bencana Tak Ditentukan karena Desakan Publik, Harus Ada Data Lapangan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:20 WIB

×