Menikmati Shubat, Minuman dari Susu Unta Khas Kazakhstan saat Ramadan

Risna Halidi, Frieda Isyana Putri

Selasa, 05 Mei 2020 | 03:05 WIB
Menikmati Shubat, Minuman dari Susu Unta Khas Kazakhstan saat Ramadan
Seorang lelaki sedang memerah susu unta. (Shutterstock)

Suara.com - Menikmati Shubat, Minuman dari Susu Unta Khas Kazakhstan saat Ramadan

Sekitar 70 persen dari populasi Kazakhstan adalah penganut agama Islam. Saat datang bulan Ramadan seperti sekarang, warga Muslim Kazakhstan kembali menjalani tradisi dan budaya yang sudah berjalan berabad-abad.

Misalnya beberapa hari sebelum Ramadan, warga Muslim Kazakhstan bersiap menyambut diri dengan membersihkan masjid-masjid dan tempat umum untuk mengadakan salat tarawih.

Di Kazakhstan terdapat banyak masjid yang sangat indah dan cantik misalnya Masjid Nur-Astana di ibukota, Central Mosque Almaty, dan Masjid Becket Ata yang dibangun di bawah tanah pada abad ke-17.

Mereka yang berbuka puasa dan salat Magrib di masjid biasanya akan dijamu di tempat. Perjamuan ini menyuguhkan serangkaian jus dan salad dan juga makanan utamanya, yang disebut Plov.

Hidangan Plov (Shutterstock)
Hidangan Plov (Shutterstock)

Plov merupakan nasi yang dihidangkan bersama dengan daging domba (terkadang daging sapi), bawang bombay, dan wortel.

Kumiss, minuman susu kuda yang difermentasi adalah minuman yang populer di antara warga muslim Kazakhstan saat Ramadan. Proses fermentasi membuang laktosa dari dalam susu dan menjadikannya alternatif yang baik dari susu sapi.

Selain Kumiss, ada juga Shubat yang dibuat dari susu unta yang dibuat dengan cara yang sama. Keduanya dikenal memiliki manfaat kesehatan.

Makanan saat Ramadan biasanya sangat berminyak atau berlemak untuk memberikan banyak energi karena cuaca yang kadang tidak cukup baik.

baca juga

Tradisi lainnya dari Kazakhstan adalah kebiasaan untuk merotasi giliran mengadakan jamuan berbuka puasa di rumah-rumah.

Salah satu masakan nasional terkenal adalah beshbarmak, yang berarti 'lima jari', yang dimaksudkan bahwa cara memakannya harus menggunakan tangan.

Biasanya makanan ini berisi daging (secara tradisional daging kuda, namun dewasa ini sering diganti dengan domba) dan mie berukuran besar yang seperti lembar pasta lasagna dalam kuah bawang.

Banyak acara dilaksanakan ketika bulan Ramadan di Kazakhstan, seperti perjamuan makan yang dilaksanakan di beberapa kota, beberapa masjid baru dibuka, dan perlombaan membaca Al-Quran juga dilaksanakan.

Ketika Ramadan, pemerintah melarang penjualan minuman beralkohol, dan bagi yang melanggar akan mendapatkan denda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat! Ini 10 Ucapan Hari Raya Idul Fitri untuk Dikirim ke Grup WhatsApp

Catat! Ini 10 Ucapan Hari Raya Idul Fitri untuk Dikirim ke Grup WhatsApp

News | Minggu, 03 Mei 2020 | 16:41 WIB

Isi Khutbah Idul Fitri: Tiga Ciri Orang Sukses Berpuasa di Bulan Ramadan

Isi Khutbah Idul Fitri: Tiga Ciri Orang Sukses Berpuasa di Bulan Ramadan

News | Minggu, 03 Mei 2020 | 15:33 WIB

Tradisi Ramadan di Palestina, Menikmati Kudapan Khas Kunafeh dan Qatayef

Tradisi Ramadan di Palestina, Menikmati Kudapan Khas Kunafeh dan Qatayef

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2020 | 07:05 WIB

Terkini

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

×