Mal Akan Dibuka, Ini Tips Mencoba Pakaian di Kamar Pas Saat Pandemi

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Kamis, 28 Mei 2020 | 16:45 WIB
Mal Akan Dibuka, Ini Tips Mencoba Pakaian di Kamar Pas Saat Pandemi
Mencoba Pakaian di Kamar Pas. (Shutterstock)

Suara.com - Secara perlahan, banyak toko pakaian mulai kembali buka setelah tutup selama beberapa bulan akibat karantina wilayah sehubungan pandemi Covid-19. Nah, buat Anda yang berencana belanja pakaian di mal dalam waktu dekat, perhatikan soal mencoba pakaian di kamar pas.

Meski tidak ada penelitian yang cukup tentang berapa lama virus corona dapat bertahan pada pakaian, namun para ahli tahu bahwa ruang tertutup seperti ruang ganti dapat menampung virus pada kenop pintu, dinding, dan cermin melalui sentuhan tanpa disinfeksi yang tepat.

"New normal bagi retail adalah kembali bekerja dengan pembeli, di mana mereka bisa menemukan apa yang mereka butuhkan sambil juga memberi mereka ruang untuk merasa nyaman, terutama dengan kelompok berisiko tinggi," kata Greg Petro, kepala eksekutif First Insight, sebuah perusahaan analitik untuk merek dan pengecer, mengatakan kepada CNBC.

"Tidak merasa aman saat mencoba pakaian juga menimbulkan banyak pertanyaan tentang bagaimana retail perlu menyesuaikan kebijakan pengembalian dan penukaran dalam beberapa minggu mendatang," tambah dia.

Dalam sebuah survei yang dilakukan perusahaan tersebut, sebanyak 65 persen perempuan dan 54 persen lelaki mengatakan mereka tidak merasa aman untuk mencoba pakaian di kamar pas.

Jadi, inilah yang harus kamu ketahui sebelum menginjakkan kaki ke mal untuk belanja pakaian.

1. Bisakah kita tertular virus corona dari pakaian?

Sejauh ini, para ahli mengatakan jika infeksi virus yang paling umum adalah dari kontak dengan tetesan pernapasan yang dikeluarkan melalui batuk, bersin, dan bahkan berbicara keras dalam beberapa kasus.

Tetapi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa mungkin seseorang dapat tertular virus dengan menyentuh permukaan dan benda lain, seperti kenop pintu kamar pas.

baca juga

"Ini tidak dianggap sebagai cara utama penyebaran virus, tetapi kami masih belajar lebih banyak," kata organisasi tersebut.

Penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa virus corona dapat hidup di tembaga hingga empat jam, kardus selama sekitar satu hari, dan pada plastik dan stainless steel selama sekitar dua hingga tiga hari.

Lantas bagaimana dengan kain?
Mary-Louise McLaws, seorang profesor di University of New South Wales, seorang ahli pengendalian infeksi dari Australia mengatakan ada studi yang dilakukan di laboratorium, yang menemukan penularan virus yang melekat pada pakaian lebih rendah.

2. Tergantung pada item yang kamu coba

Tapi, ini tergantung pada item yang kamu coba. Misalnya, syal dan kacamata hitam yang harus kontak dengan wajah, dapat meningkatkan kemungkinan infeksi jika barang tersebut sebelumnya terkontaminasi oleh orang lain.

"Untuk berhati-hati dengan virus jahat ini, kita dapat bertanya kepada penjual jika kita dapat menggunakan pembersih terlebih dahulu sebelum menggunakan kacamata, karena sebagian besar pembersih yang mengandung deterjen dan alkohol di atas 65 persen tidak akan merusak kacamata atau lensa, tetapi bisa mematikan virus," kata McLaws.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Belum Berencana Buka Mal Pada 5 Juni Mendatang

Pemerintah Belum Berencana Buka Mal Pada 5 Juni Mendatang

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2020 | 15:26 WIB

Daftar 60 Mal di Jakarta yang Siap Dibuka Lagi 5 Juni

Daftar 60 Mal di Jakarta yang Siap Dibuka Lagi 5 Juni

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2020 | 08:52 WIB

Chelfie, Tren Foto Baru Para Pebelanja

Chelfie, Tren Foto Baru Para Pebelanja

Tekno | Senin, 17 Agustus 2015 | 19:37 WIB

Terkini

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Sport | Selasa, 01 September 2026 | 22:30 WIB

×