Wahana Bermain Etnik nan Unik yang Ada di Jerman

Silfa Humairah Utami, Arendya Nariswari

Senin, 06 Juli 2020 | 06:29 WIB
Wahana Bermain Etnik nan Unik yang Ada di Jerman
Ilustrasi roller coaster. (Pixabay/Paulbr75)

Suara.com - Selain wisata alam, destinasi hiburan yang menawarkan fasilitas wahana seru juga dapat me-refresh pikiran. Nah, kali ini Suara.com akan membahas Phantasialand, sebuah taman bermain unik yang berada di wilayah Bruhl, North Rhine-Westphalia, Jerman, dengan wahana bermain etnik nan unik.

Dibuka pada tahun 1967 oleh Gottlieb Loffelhardt dan Richard Schmidt, taman bermain keluarga ini masih menjadi destinasi favorit.

Wahana bermain Phantasialand terkenal dengan gaya interiornya yang serba kayu. Salah satu wahana bermain yang terkenal di Phantasialand yaitu Colorado Adventure. Berbeda dari roller coaster pada umumnya, di Phantasialand, roller coaster dibuat dengan bentuk lokomotif kereta api.

Selain itu jalur wahana ini dibuat membentang di antara beberapa gunung buatan, membuat wahana ini semakin seru untuk dicoba. Colorado Adventure pertama kali dibuka oleh mendiang Michael Jackson.

Selain wahana Colorado Adventure, Phantasialand juga punya berbagai permainan seru lainnya lho. Untuk kalian yang hobi dengan wahana bermain ekstrem, di sini teman-teman bisa coba wahana Taron, Raik, Chiapas, Black Mamba, Mystery Castle, Talocan, Ninja's fear and Force, River Quest, dan Tikal.

Phantasialand Jerman/Instagram @phantasialand.
Phantasialand Jerman/Instagram @phantasialand.

Sedangkan untuk teman-teman yang ingin bermain wahana santai, kalian bisa mencoba naik wahana Wakobato, Wellenflug, Bumper Klumpen dan Bolles Riesenrad.

Untuk kalian yang bingung akan bermalam di mana ketika bermain ke Phantasialand, jangan khawatir, di sini juga ada beberapa hotel yang dekat dengan wahana bermain. Phantasialand memiliki 2 hotel terdekat yang bisa jadi pilihan kamu ketika bermain di sini, yaitu Hotel Matamba yang memiliki interior bertema Afrika dan Hotel Ling Bao yang memiliki interior bertema oriental khas Tiongkok.

Hotel di Phantasialand, Jerman/Instagram @phantasialand.
Hotel di Phantasialand, Jerman/Instagram @phantasialand.

Phantasialand buka mulai pukul 9 pagi sampai dengan 6 sore setiap harinya. Tiket bermain wahana Phantasialand dijual mulai harga Rp 650.000 untuk pengunjung anak-anak usia di bawah 4 tahun, ibu hamil dan lansia, dan tiket seharga Rp 800.000 untuk pengunjung dewasa.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibuktikan Bos Taman Hiburan, Anda Nggak Akan Teriak di Roller Coaster Ini

Dibuktikan Bos Taman Hiburan, Anda Nggak Akan Teriak di Roller Coaster Ini

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 09:20 WIB

Naik Roller Coaster di Jepang Dilarang Teriak, Berikut 8 Tempat Terekstrem

Naik Roller Coaster di Jepang Dilarang Teriak, Berikut 8 Tempat Terekstrem

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2020 | 19:00 WIB

Taman Hiburan Dibuka, Tapi Naik Roller Coaster di Jepang Dilarang Teriak

Taman Hiburan Dibuka, Tapi Naik Roller Coaster di Jepang Dilarang Teriak

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2020 | 13:47 WIB

Terkini

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Semarak Perayaan HUT RI ke-81 di Bundaran HI

Semarak Perayaan HUT RI ke-81 di Bundaran HI

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Pemulihan Pascagempa NTT Mulai Berjalan, Askrindo Salurkan Bantuan untuk Korban Flores

Pemulihan Pascagempa NTT Mulai Berjalan, Askrindo Salurkan Bantuan untuk Korban Flores

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Saham Bank Berstatus HSC, OJK Ungkap Dampaknya bagi Nasabah dan Investor

Saham Bank Berstatus HSC, OJK Ungkap Dampaknya bagi Nasabah dan Investor

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:58 WIB

6 Weton Paling Tahan Energi Negatif Menurut Primbon Jawa

6 Weton Paling Tahan Energi Negatif Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:56 WIB

Daftar Demo Jakarta Hari Ini dan Titik Kumpul Massa

Daftar Demo Jakarta Hari Ini dan Titik Kumpul Massa

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:55 WIB

4 Cara Memancing Air Pompa yang Tidak Mau Keluar Setelah Mati Listrik

4 Cara Memancing Air Pompa yang Tidak Mau Keluar Setelah Mati Listrik

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Menakar Strategi Benteng Digital Indonesia di Tengah Ancaman Siber Global

Menakar Strategi Benteng Digital Indonesia di Tengah Ancaman Siber Global

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:43 WIB

Dulu Viral Pecat Ratusan Karyawan Lewat Zoom, Kini CEO Ini Kena Getahnya

Dulu Viral Pecat Ratusan Karyawan Lewat Zoom, Kini CEO Ini Kena Getahnya

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:41 WIB

Ketertinggalan Pendidikan: Saatnya Terapkan Tata Kelola Asimetris

Ketertinggalan Pendidikan: Saatnya Terapkan Tata Kelola Asimetris

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:40 WIB

×