Catat, Hindari Makanan Ini Kalau Tak Ingin Jerawatan

Bimo Aria Fundrika
Catat, Hindari Makanan Ini Kalau Tak Ingin Jerawatan
Ilustrasi jerawat. (Shutterstock)

Sebuah penelitian terbaru menyebut makanan manis bisa menimbulkan risiko jerawat. Apa saja?

Suara.com - Bagi yang ingin menghilangkan dan terhindar dari jerawat, sebaiknya mulai hindari sejumlah makanan ini. Sebuah penelitian terbaru menyebut makanan manis seperti cokelat, dan susu bisa menimbulkan risiko jerawat.

Dilansir dari Health24, penelitian terhadap lebih dari 24.000 orang dewasa Prancis menemukan bahwa makanan manis dan berminyak - terutama cokelat susu, minuman manis, produk susu, dan makanan manis atau berlemak, tampaknya meningkatkan peluang untuk jerawat.

Ilustrasi cokelat. (Shutterstock)
Ilustrasi cokelat. (Shutterstock)

Temuan baru "muncul untuk mendukung hipotesis bahwa diet Barat (kaya akan produk hewani dan makanan berlemak dan bergula) dikaitkan dengan keberadaan jerawat di masa dewasa", kata tim yang dipimpin oleh dokter kulit Dr Emilie Sbidian, dari Mondor Hospital di Paris .

Seorang dermatologis AS yang membaca laporan itu tidak terkejut.

"Studi baru ini menegaskan apa yang selalu saya yakini, bahwa nutrisi yang tepat adalah komponen penting dari perawatan jerawat," kata Dr Michele Green, dari Lenox Hill Hospital di New York City.

Ia mengatakan bahwa salah satu alasan hal itu ialah terkait dengan hormon. Green melanjutkan, salah satu alasan mengapa diet 'glikemik' tinggi ini - tinggi gula - menyebabkan jerawat, adalah bahwa itu mengubah dinamika normal hormon seseorang,

"Diet tinggi gula ini dapat menyebabkan peningkatan kadar insulin dan ini memengaruhi hormon lain, yang mengarah pada timbulnya jerawat," kata dia.

Menambah itu, Green berkata, "ada juga penelitian yang sedang berlangsung mencari hormon yang diberi makan sapi dalam pakan mereka, yang mungkin juga memiliki efek pada pengembangan jerawat."

Studi baru berfokus pada jerawat pada orang dewasa, bukan pada orang yang lebih muda dari 18 tahun. Tidak seperti banyak penelitian sebelumnya, yang satu ini sangat ketat.

Ribuan peserta Perancis mengisi catatan diet 24 jam yang disahkan oleh peneliti selama periode dua minggu. Dalam buku harian makanan ini, peserta mencatat semua makanan dan minuman yang dikonsumsi, dan berapa jumlahnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS