Kuliner Indonesia Diharapkan Bisa Jadi Alat Diplomasi di Luar Negeri

Risna Halidi

Jum'at, 17 Juli 2020 | 15:00 WIB
Kuliner Indonesia Diharapkan Bisa Jadi Alat Diplomasi di Luar Negeri
Ilustrasi menu lokal. (sumber: foody.id)

Suara.com - Makanan Indonesia dianggap dapat dijadikan sebagai 'senjata diplomasi' di kancah internasional.  Apalagi Indonesia dikenal memiliki budaya, tradisi dan kekayaan kuliner yang sangat potensial untuk merambah pasar dunia.

Dikutip dari Antara, Pensosbud KBRI London, Hartyo Harkomoyo mengatakan pengakuan peluang kuliner Indonesia ini terungkap dalam pertemuan virtual warga Inggris pecinta Indonesia bertema “Indonesian Cuisine”.

Acara tersebut diadakan KBRI London bekerja sama dengan The Anglo-Indonesian Society (AIS), di London, Inggris.

Kuasa Usaha RI di London Adam M. Tugio mengatakan acara virtual, acara tersebut bertujuan untuk mempromosikan kuliner dan meningkatkan pemahaman mengenai budaya Indonesia kepada masyarakat Inggris.

Secara khusus sesi diskusi difokuskan untuk memperoleh pandangan mengenai strategi dalam memperkuat promosi kuliner Indonesia di Inggris.

Untuk itu, ujarnya, KBRI London dan AIS mengundang Chef William Wongso, Chef Petty Elliott dan Sri Owen untuk berbagi pengalaman dengan masyarakat Inggris dalam pertemuan virtual tersebut.

KBRI London juga mengundang warga setempat dari berbagai latar belakang diantaranya para profesional muda, budayawan, pecinta kuliner dan Indonesianis.

Chef William Wongso, yang sukses membawa Chef Inggris Gordon Ramsay dan National Geographic memproduksi episode Uncharted Series: Western Sumatera, mengajak diaspora untuk terus mempromosikan kuliner Indonesia.

“Perwakilan RI berperan sangat besar dalam mendukung para diaspora. Kemitraan pemerintah dan swasta juga penting dalam memperkuat upaya promosi kuliner,” ungkapnya.

baca juga

Pendekatan diplomasi kuliner tidak harus dengan membuka restoran, dapat juga dengan acara memperkenalkan kekayaan bumbu. Chef William mengajak promosi bumbu Indonesia agar dikenal secara global.

Sementara Chef Petty Elliott dan Sri Owen mengatakan potensi kuliner Indonesia berkembang di Inggris. “Hal ini didasarkan dengan perkembangan semakin digemarinya tren makanan yang sifatnya plant based,” kata Chef Petty.

Dicontohkannya, saat ini tempe menjadi makanan favorit dan dapat ditemui di berbagai supermarket ternama di Inggris. Demikian pula bahan makanan kuliner Indonesia hampir 90 persen tersedia di Inggris.

Perkembangan ini patut dimanfaatkan sebagai modal bagi upaya promosi.

Era normal baru Covid-19, diyakini membawa transformasi digitalisasi di hampir semua aspek kehidupan. Strategi penguatan promosi kuliner di ranah digital tampaknya perlu mendapatkan perhatian yang lebih besar.

Masyarakat Inggris semakin banyak yang memanfaatkan jasa pesan antar. Jadi ini peluang untuk mengembangkan jasa katering yang secara relatif akan menekan biaya dibandingkan dengan mendirikan restoran. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pedasnya Mantap, Ini Resep Mudah Membuat Ayam Masak Merah khas Malaysia

Pedasnya Mantap, Ini Resep Mudah Membuat Ayam Masak Merah khas Malaysia

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2020 | 13:05 WIB

Mie Ayam Tumini: Kuliner Legendaris di Jogja yang Wajib Kamu Kunjungi

Mie Ayam Tumini: Kuliner Legendaris di Jogja yang Wajib Kamu Kunjungi

Your Say | Rabu, 15 Juli 2020 | 15:09 WIB

5 Kuliner yang Harus Kamu Coba Jika Datang ke Jogja

5 Kuliner yang Harus Kamu Coba Jika Datang ke Jogja

Your Say | Selasa, 14 Juli 2020 | 10:34 WIB

Terkini

Ada Unsur Kesengajaan? Polisi Periksa 18 CCTV di Balik Ledakan Maut Pasar Cimanggis

Ada Unsur Kesengajaan? Polisi Periksa 18 CCTV di Balik Ledakan Maut Pasar Cimanggis

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:47 WIB

Mobil Listrik Murah: Suzuki e-Sky vs BYD Atto 1, Mending Tunggu atau Beli yang Sudah Ada?

Mobil Listrik Murah: Suzuki e-Sky vs BYD Atto 1, Mending Tunggu atau Beli yang Sudah Ada?

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo

Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:42 WIB

Rivalitas Melebur di GBT: Bonek Targetkan Sejuta Masker untuk Korban Karhutla Sumatra-Kalimantan

Rivalitas Melebur di GBT: Bonek Targetkan Sejuta Masker untuk Korban Karhutla Sumatra-Kalimantan

Jatim | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:36 WIB

BRI Berikan Cashback 35% di Vilo Gelato untuk Pengguna BRImo

BRI Berikan Cashback 35% di Vilo Gelato untuk Pengguna BRImo

Bri | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:35 WIB

8 Rekomendasi Sunscreen Niacinamide Lokal Mencerahkan Wajah Kusam

8 Rekomendasi Sunscreen Niacinamide Lokal Mencerahkan Wajah Kusam

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Pasar Cimanggis Lengang Usai Ledakan, Ruko-Ruko Tutup Pintu

Pasar Cimanggis Lengang Usai Ledakan, Ruko-Ruko Tutup Pintu

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Bukan Lagi Jogya, Pramono Klaim Jakarta Jadi Kota Pelajar Terbaik di Indonesia

Bukan Lagi Jogya, Pramono Klaim Jakarta Jadi Kota Pelajar Terbaik di Indonesia

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Dimash Qudaibergen Siap Gelar Konser Perdana di Indonesia, Ini Harga Tiketnya

Dimash Qudaibergen Siap Gelar Konser Perdana di Indonesia, Ini Harga Tiketnya

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Tren Slow Living dan Digital Detox: Bisakah Gen Z Benar-benar Melakukannya?

Tren Slow Living dan Digital Detox: Bisakah Gen Z Benar-benar Melakukannya?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:30 WIB

×