Tolak Hasil Penelitian, Dokter Kompak Unggah Foto Berbikini di Media Sosial

Rima Sekarani Imamun Nissa, Amertiya Saraswati

Jum'at, 31 Juli 2020 | 08:10 WIB
Tolak Hasil Penelitian, Dokter Kompak Unggah Foto Berbikini di Media Sosial
Ilustrasi bikini. (Pexels/Wendy Hero)

Suara.com - Bukan rahasia lagi jika mereka yang berprofesi sebagai dokter dituntut untuk selalu profesional. Meski begitu, sebuah studi yang membahas ciri-ciri dokter tidak profesional ramai mendapat kritikan.

Dalam studi yang dirilis di Journal of Vascular Surgery tersebut, dikatakan bahwa pasien akan memilih rumah sakit, dokter, atau fasilitas medis berdasarkan seberapa profesional penampilan dokter di media sosial.

Melansir Huffpost, ilmuwan di balik studi tersebut lantas membuat akun media sosial palsu untuk mempelajari unggahan pada tenaga medis. Hasilnya, sebanyak 61 dari 235 tenaga medis dianggap tidak profesional.

Sayangnya, apa yang mereka maksud sebagai tindakan tidak profesional malah menuai kontroversi. Bahkan, studi itu dianggap seksis.

Pasalnya, studi itu mendefinisikan "tindakan tidak profesional" sebagai minum alkohol, memakai bahasa kasar, memakai kostum Halloween, dan mengunggah foto berbikini.

Protes Dokter karena Bikini Disebut Tidak Profesional (twitter.com/DrChowdharyMD)
Protes Dokter karena Bikini Disebut Tidak Profesional (twitter.com/DrChowdharyMD)

Studi itu sendiri sebenarnya sudah terbit sejak Desember 2019 silam. Namun, isi dari studi tersebut baru menjadi viral belakangan ini.

"Jika kau adalah pendukung #heforshe maka kau harus berbicara menentang studi ini. Tiga pria membuat akun media sosial palsu untuk memata-matai. Parahnya, mereka mempermalukan rekan kerja perempuan kita karena memakai bikini," cuit dr. Mudit Chowdhary yang kemudian viral.

Sejak dibagikan, banyak tenaga medis perempuan melakukan protes dengan tagar #MedBikini. Mereka mengunggah foto mengenakan bikini, sambil menegaskan bahwa dokter bisa tetap profesional dan menikmati hidup.

"Aku menemukan selfie dengan bikini. Untuk ilmuwan 28 tahun yang bilang ini tidak profesional, aku cukup tua untuk menjadi nenekmu," tulis salah satu dokter.

baca juga

"Aku sangat jago dalam pekerjaanku, aku profesional. Aku seorang dokter. Aku manusia. Aku aktif secara seksual. Jika kau punya masalah, pintu keluarnya di sebelah sana."

"Kau tahu apa yang tidak profesional? Misoginis dan seksis. Kau tahu apa yang profesional? Menyayangi diri sendiri, tahu cara beristirahat dan bangga pada tubuhmu," imbuh dokter lain.

Tidak cuma para dokter perempuan, tenaga medis laki-laki juga ikut mengunggah foto mereka dalam pakaian renang untuk mendukung rekan kerja mereka.

Sementara, para tenaga medis profesional juga meminta agar studi tersebut segera ditarik.

Protes Dokter karena Bikini Disebut Tidak Profesional (twitter.com/marinadpol)
Protes Dokter karena Bikini Disebut Tidak Profesional (twitter.com/marinadpol)

Dikabarkan, salah satu ilmuwan di belakang studi tersebut, yaitu Dr. Jeff Siracuse, telah meminta maaf setelah penelitiannya menjadi viral.

Dalam cuitannya, Jeff Siracuse mengatakan bahwa dia hanya ingin agar dokter lebih berhati-hati saat mengunggah konten di media sosial.

"Tapi, niat itu tidak tercapai. Kami salah karena tidak mempertimbangkan bias gender yang ada dan sudah belajar dari pengalaman ini," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tergiur Harga Masker Murah, Dokter Mata Ini Dapat Sesuatu Tak Terduga

Tergiur Harga Masker Murah, Dokter Mata Ini Dapat Sesuatu Tak Terduga

Jogja | Selasa, 28 Juli 2020 | 20:50 WIB

Bahaya, Jangan Kenakan Masker pada Hewan Peliharaan

Bahaya, Jangan Kenakan Masker pada Hewan Peliharaan

Tekno | Selasa, 28 Juli 2020 | 14:30 WIB

Dokter dengan Tato Terbanyak Ini Protes Karena Tak Boleh Pakai Bikini

Dokter dengan Tato Terbanyak Ini Protes Karena Tak Boleh Pakai Bikini

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2020 | 20:05 WIB

Terkini

Emas 74 Kg di Rumah Febrie Adriansyah Ternyata Hanya Bisa Diakses Don Ritto

Emas 74 Kg di Rumah Febrie Adriansyah Ternyata Hanya Bisa Diakses Don Ritto

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter, Kabut Asap Picu Kecelakaan Beruntun di Lampung

Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter, Kabut Asap Picu Kecelakaan Beruntun di Lampung

Sumsel | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah di Siak Diminta Lakukan PJJ

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah di Siak Diminta Lakukan PJJ

Riau | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:30 WIB

KPK Proses Laporan Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

KPK Proses Laporan Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Update PP Tunas: Akun Anak Diblokir Tak Cukup, Komdigi Minta Platform Ubah Fitur

Update PP Tunas: Akun Anak Diblokir Tak Cukup, Komdigi Minta Platform Ubah Fitur

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Yoyok Sukawi Mundur Jelang KLB, Suksesi PSSI Jateng Makin Penuh Tanda Tanya

Yoyok Sukawi Mundur Jelang KLB, Suksesi PSSI Jateng Makin Penuh Tanda Tanya

Jawa Tengah | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Ancaman RUU Penyiaran: Larang Investigasi hingga Pangkas Kode Etik Jurnalis

Ancaman RUU Penyiaran: Larang Investigasi hingga Pangkas Kode Etik Jurnalis

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

9 HP Murah Ada NFC untuk Cek dan Top Up e-Money, Mulai Rp1 Jutaan

9 HP Murah Ada NFC untuk Cek dan Top Up e-Money, Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

DPR Jadikan Putusan MK Soal Pendidikan Gibran Bahan Penting Revisi UU Pemilu

DPR Jadikan Putusan MK Soal Pendidikan Gibran Bahan Penting Revisi UU Pemilu

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Ketemu Prabowo, Presiden FIFA Bocorkan Rencana Komitmen Investasi dan Event Sepak Bola di RI

Ketemu Prabowo, Presiden FIFA Bocorkan Rencana Komitmen Investasi dan Event Sepak Bola di RI

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:15 WIB

×