alexametrics

Tak Mampu Beli, Bocah Ini Pakai Masker Bekas Dekil Hingga Mau Putus

Bimo Aria Fundrika
Tak Mampu Beli, Bocah Ini Pakai Masker Bekas Dekil Hingga Mau Putus
Bocah pakai masker bekas. (Dok: Twitter/@fazri_hassan)

Ketika bertanya kepada murid-muridnya yang lain, dia diberi tahu bahwa beberapa dari mereka akan memakai masker wajah sekali pakai yang sama hingga 2 sampai 3 hari.

Suara.com - Sejak 1 Agustus 2020, pemerintah federal Malaysia memberlakukan wajib penggunaan masker wajah di seluruh negeri sebagai bagian dari Undang-Undang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular.

Hal itu dilakukan dalam upaya untuk mengekang peningkatan jumlah kasus Covid-19 di negara tersebut. Mereka yang terbukti melanggar hukum akan dikenakan denda sebesarRp3,5 juta. Demikian seperti dilansir dari World of Buzz.

Meskipun itu mungkin merupakan tindakan yang diperlukan mengingat keadaan saat ini, perlu diingat bahwa tidak semua orang mampu membeli masker. Ada sejumlah orang-orang yang kurang beruntung dalam masyarakat yang tidak mampu membeli masker sehingga terkadang menggunakan yang ada berkali-kali.

Seperti kasus seorang anak laki-laki, yang ditemukan telah menggunakan kembali masker wajah compang-camping yang telah diberikan keluarganya berulang kali. Bahkan titik di mana simpul telinga dari masker wajahnya harus dijahit kembali.

Nasibnya dibagikan melalui media sosial oleh netizen fazri_hassan, yang juga merupakan guru siswa tersebut.

“Saya meluangkan waktu hari ini untuk menjelaskan kepada murid-murid saya mengapa memakai masker wajah penting di tempat keramaian. Saya langsung kehilangan kata-kata saat saya melihat salah satu siswa saya mengenakan masker wajah yang kotor, dengan simpul telinganya perlu dijahit kembali pada tempatnya. "

Bocah pakai masker bekas. (Dok: Twitter/@fazri_hassan)
Bocah pakai masker bekas. (Dok: Twitter/@fazri_hassan)

Dalam foto yang disertakan dengan Tweet-nya, Hassan menunjukkan bagaimana masker wajah siswanya telah berwarna gelap dari debu dan puing-puing. Sementara ujung lingkaran telinganya harus diikat di tempatnya setelah mulai lepas.

Ketika bertanya kepada murid-muridnya yang lain, dia diberi tahu bahwa beberapa dari mereka akan memakai masker wajah sekali pakai yang sama hingga 2 sampai 3 hari.

Baca Juga: Jadi Zona Merah, Satgas COVID-19 Depok Salahkan Mobilitas Pekerja

Berbicara kepada mStar, Hassan mengungkapkan bahwa siswa yang telah memakai masker wajah compang-camping adalah siswa berkebutuhan khusus di Kelas Enam.

Komentar