Pasien Virus Corona Berisiko Alami Penyakit Hati Berlemak? Ini Kata Dokter

Silfa Humairah Utami, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 08 Agustus 2020 | 10:31 WIB
Pasien Virus Corona Berisiko Alami Penyakit Hati Berlemak? Ini Kata Dokter
Ilustrasi pasien virus corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Kondisi medis tertentu bisa meningkatkan risiko pasien virus corona Covid-19 mengalami konidis parah. Seorang dokter pun meningkatkan kesadaran tentang masalah hati yang mungkin terjadi pada pasien virus corona.

Menurut Dr Juan Fria, seorang ahli endokrinologi dari National Research Institute di Los Angeles, penyakit hati berlemak non-alkohol adalah penyebab utama penyakit hati kronis. Kondisi ini memengaruhi hampir dari dari 2 orang dewasa di Amerika Serikat.

Penyakit hati berlemak terjadi ketika setidaknya 5 persen dari berat hati seseorang terdiri dari lemak. Ketika terlalu banyak lemak mulai menumpuk di hati, maka hati menciptakan respons kekebalan yang menyerang lemak dan berpotensi mengakibatkan fibrosis.

Tidak semua pasien dengan penyakit hati berlemak mengalami gejala. Tetapi, fibrosis atau jaringan parut yang parah bisa menyebabkan sirosis.

Sirosis itulah yang bisa memperburuk penyakit hati stadium akhir yang berpotensi memerlukan transplantasi hati.

Ilustrasi pasien covid-19 mengalami koma. (Shutterstock)
Ilustrasi pasien covid-19 mengalami koma. (Shutterstock)

Penyakit hati berlemak paling umum terjadi pada orang dengan obesitas dan diabetes tipe 2. Adapun kondisi yang meningkatakn risiko pasien virus corona menderita parah adalah kanker, obesitas, kondisi jantung serius dan diabetes tipe 2.

Tapi, Dr Juan Frias pun memeringatkan bahwa pasien dalam kategoris risiko tinggi mungkin juga bisa menderita penyakit hati berlemak.

Meskipun tidak jelas penyakit hati berlemak bisa meningkatkan risiko gejala virus corona Covid-19 yang lehih parah atau tidak.

Jika melihat kondisi dari pasien virus corona yang usianya lebih tua, Frias mengatakan pasien kelompok itu bisa berisiko mengalami penyakit hati berlemak.

baca juga

"Diabetes dan perlemakan hati biasanya terjadi bersamaan dengan obesitas. Kondisi itu merupakan kombinasi yang sulit untuk memerangi virus corona Covid-19," kata Dr Douglas dari Divisi Hepatologi Mount Sinai dikutip dari Fox News.

Frias menyarankan mereka yang berada dalam kategori risiko tinggi, terutama diabetes tipe 2 dan obesitas, perlu diskusi dengan dokter mengenai penyakit hari berlemak.

"Saya pikir penting untuk seseorang mengetahui tingkat risikonya, sama seperti seseorang ingin mencari tahu dirinya menderita diabetes atau tidak," jelasnya.

Dr Frias juga menjelaskan bahwa ultrasound atau tes darah bisa memberikan indikasi penyakit hati berlemak, sekaligus fibrosis atau jaringan parut bila memungkinkan.

Beruntungnya, masalah hati bisa diatasi dengan perubahan gaya hidup. Menurunkan lemak sekitar 7 hingga 10 persen dari total berat badan sudah bisa memulihkan hati yang berlemak ke keadaan normal yang lebih sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Konsumsi Minuman Soda Diet, Temuan Terbaru Sebut Risiko Penyakit Hati Naik hingga 60%

Waspada Konsumsi Minuman Soda Diet, Temuan Terbaru Sebut Risiko Penyakit Hati Naik hingga 60%

Health | Jum'at, 14 November 2025 | 17:45 WIB

Konsumsi Alkohol Picu Kanker Hati? Ini Penjelasannya

Konsumsi Alkohol Picu Kanker Hati? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 31 Januari 2025 | 20:17 WIB

5 Gejala Penyakit Perlemakan Hati yang Sering Diabaikan, Bisa Berujung Kanker Hati!

5 Gejala Penyakit Perlemakan Hati yang Sering Diabaikan, Bisa Berujung Kanker Hati!

Lifestyle | Sabtu, 25 Januari 2025 | 07:15 WIB

Jangan Sampai Terjangkit, Apa Itu Penyakit Istibtha yang Dibenci Allah SWT?

Jangan Sampai Terjangkit, Apa Itu Penyakit Istibtha yang Dibenci Allah SWT?

Religi | Rabu, 06 November 2024 | 12:15 WIB

Ulasan Buku 'Hidup Bahagia dan Berkah Tanpa Penyakit Hati'

Ulasan Buku 'Hidup Bahagia dan Berkah Tanpa Penyakit Hati'

Your Say | Senin, 04 Maret 2024 | 18:09 WIB

Wuhan Promosikan Pariwisatanya, Warganet di Twitter Malah Ngamuk Ingat Awal Mula Virus Corona

Wuhan Promosikan Pariwisatanya, Warganet di Twitter Malah Ngamuk Ingat Awal Mula Virus Corona

Lifestyle | Senin, 05 Desember 2022 | 17:00 WIB

Aksi Protes Pembatasan COVID-19 di China dan Penangkapan Jurnalis, Ribuan Massa Turun ke Jalan

Aksi Protes Pembatasan COVID-19 di China dan Penangkapan Jurnalis, Ribuan Massa Turun ke Jalan

Video | Selasa, 29 November 2022 | 12:05 WIB

Kasus Positif Covid-19 di RI Bertambah 6.699 Orang Pada Jumat Ini

Kasus Positif Covid-19 di RI Bertambah 6.699 Orang Pada Jumat Ini

News | Jum'at, 18 November 2022 | 17:45 WIB

4 Manfaat yang Akan Kamu Dapat dengan Menerapkan Rasa Syukur Setiap Hari

4 Manfaat yang Akan Kamu Dapat dengan Menerapkan Rasa Syukur Setiap Hari

Your Say | Minggu, 16 Oktober 2022 | 16:26 WIB

Kasus Hepatitis Akut Misterius yang Menyerang Anak-Anak Sudah Terdeteksi di 35 Negara

Kasus Hepatitis Akut Misterius yang Menyerang Anak-Anak Sudah Terdeteksi di 35 Negara

Health | Senin, 29 Agustus 2022 | 19:40 WIB

Terkini

Franchise Sgt. Frog Rilis Anime TV Baru Oktober 2026, Hadirkan Seiyu Baru

Franchise Sgt. Frog Rilis Anime TV Baru Oktober 2026, Hadirkan Seiyu Baru

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 10:47 WIB

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Maarten Paes Minta Timnas Indonesia Tak Pandang Remeh Lawan

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Maarten Paes Minta Timnas Indonesia Tak Pandang Remeh Lawan

Bola | Senin, 21 September 2026 | 10:43 WIB

Pemeriksaan Armada Tuntas, Seluruh Perjalanan KRL Jabodetabek Kembali Normal!

Pemeriksaan Armada Tuntas, Seluruh Perjalanan KRL Jabodetabek Kembali Normal!

News | Senin, 21 September 2026 | 10:42 WIB

BEI Setop Sementara Perdagangan Saham NICK, BIKE, dan IDEA Hari Ini

BEI Setop Sementara Perdagangan Saham NICK, BIKE, dan IDEA Hari Ini

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:41 WIB

IABC Indonesia Soroti Krisis Kepercayaan di Era AI, Komunikator Dapat Mandat Baru

IABC Indonesia Soroti Krisis Kepercayaan di Era AI, Komunikator Dapat Mandat Baru

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 10:40 WIB

Menkeu Suahasil Lantik 14 Pejabat Baru Kemenkeu, Ini Daftarnya

Menkeu Suahasil Lantik 14 Pejabat Baru Kemenkeu, Ini Daftarnya

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:39 WIB

Ganti Username Instagram Centang Biru, Berapa Lama Prosesnya? Ini Ketentuannya

Ganti Username Instagram Centang Biru, Berapa Lama Prosesnya? Ini Ketentuannya

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 10:36 WIB

Paramount Ubah Haluan Bisnis, Kini Bidik Rumah Sakit hingga Sektor Energi

Paramount Ubah Haluan Bisnis, Kini Bidik Rumah Sakit hingga Sektor Energi

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:35 WIB

Komisi XII DPR Ungkap Poin Krusial RUU Migas, Termasuk Bada Usaha Khusus di Bawah Presiden

Komisi XII DPR Ungkap Poin Krusial RUU Migas, Termasuk Bada Usaha Khusus di Bawah Presiden

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:35 WIB

Real Madrid Tumbang di Derby Madrid, Mourinho Serang Keputusan Wasit Ortiz Arias

Real Madrid Tumbang di Derby Madrid, Mourinho Serang Keputusan Wasit Ortiz Arias

Bola | Senin, 21 September 2026 | 10:35 WIB

×