Masa Isolasi Sebabkan Masalah Usus, Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya!

Silfa Humairah Utami | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 08 Agustus 2020 | 10:50 WIB
Masa Isolasi Sebabkan Masalah Usus, Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya!
Ilustrasi masalah pencernaan, sakit usus (shutterstock)

Suara.com - Selama 4 bulan terakhir sejak pandemi virus corona Covid-19 menyebar luas, semua orang mungkin telah melalui hari-harinya dengan penuh kekhawatiran.

Mereka ketakutan dengan ancaman virus corona Covid-19, stres dengan kehidupan yang serba terbatas hingga kekhawatiran ketika anak-anak harus sekolah dari rumah dengan bantuan orangtua.

Semua kondisi ini bisa diredamkan jika seseorang mengambil waktu untuk refreshing sejenak. Tapi, banyak orang mungkin tidak bisa melakukannya karena beberapa pertimbangan.

Bahkan kondisi searang ini mungkin telah berdampak buruk pada kesehatan tubuh tanpa disadari. Tak hanya masalah kenaikan berat badan, masa isolasi mandiri akibat pandemi virus corona juga berdampak pada pencernaan manusia.

Banyak orang Inggris telah mengalami masalah pencernaan yang disebabkan oleh masa isolasi mandiri. Masalah pencernaan ini mengarah pada usus yang menjadi bagian terpenting.

Ilustrasi usus, organ dalam tubuh (Pixabay/Elionas2)
Ilustrasi usus, organ dalam tubuh (Pixabay/Elionas2)

Banyak jurnal medis menyebut usus sebagai "otak kedua" karena peran pentingnya. Ilmuwan juga menyebut "otak" di usus kita sebagai sistem saraf enterik (ENS) yang terdiri dari 100 juta sel saraf.

Jay Pasricha, MD , direktur Pusat Neurogastroenterologi Johns Hopkins, mengatakan ENS akan mengontrol pencernaan, dari menelan hingga melepaskan enzim hingga aliran darah dan penyerapan nutrisinya.

"Sistem saraf enterik nampaknya tidak mampu berpikir seperti yang kita ketahui, tetapi berkomunikasi bolak-balik dengan otak besar," Kata Jay Parischa dikutip dari Daily Star.

Artinya, usus memegang kendali penting dalam tubuh manusia. Ketidakseimbangan di satu sisi bisa menyebabkan masalah besar di sisi lain.

Sarah Hawkins dari Food Is Good Nutrition mengatakan bahwa usus dan otak saling berhubungan. Artinya, usus dipengaruhi oleh banyak faktor psikologis yang tidak berhubungan dengan diet, termasuk stres dan kecemasan.

Jadi, bila Anda mengalami kembung, sembeli atau diare. Maka bisa jadi itu efek psikologis dari masa isolasi mandiri di rumah aja.

Anda bisa mengatasinya dengan mengelola tingkat stres lebih dulu. Anda tidak perlu menyelesaikan semua masalah sekaligus, tapi mulailah dari yang paling kecil dan luangkan waktu untuk kesehatan mental Anda.

Anda juga bisa meningkatkan kesehatan usus melalui diet:

  1. Cobalah makan banyak buah dan sayuran sebagai sumber nutrisi terbaik untuk bakteri usus yang sehat.
  2. Hindari makanan olahan, karena makanan ini seringkali mengandung bahan yang menekan bakteri baik dan meningkatkan bakteri jahat dalam bioma usus.
  3. Konsumsi makanan probiotik, seperti yoghurt hidup dan makanan fermentasi untuk mendorong lebih banyak mikroba tumbuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Sembuh, Pasien Covid-19 Pertama di Wuhan Alami Kelemahan Paru-Paru

Sudah Sembuh, Pasien Covid-19 Pertama di Wuhan Alami Kelemahan Paru-Paru

Health | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:08 WIB

Duh, Pakar Tegaskan Kelas Online Buruk untuk Kesehatan Anak!

Duh, Pakar Tegaskan Kelas Online Buruk untuk Kesehatan Anak!

Health | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 17:12 WIB

Kurang Gerak, Pandemi Virus Corona Covid-19 Tingkatkan Risiko Asam Urat

Kurang Gerak, Pandemi Virus Corona Covid-19 Tingkatkan Risiko Asam Urat

Health | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:31 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB