Masa Isolasi Sebabkan Masalah Usus, Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya!

Silfa Humairah Utami | Shevinna Putti Anggraeni
Masa Isolasi Sebabkan Masalah Usus, Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya!
Ilustrasi masalah pencernaan, sakit usus (shutterstock)

Masa isolasi mandiri akibat pandemi virus corona Covid-19 bisa menyebabkan masalah pencernaan yang menyerang usus.

Suara.com - Selama 4 bulan terakhir sejak pandemi virus corona Covid-19 menyebar luas, semua orang mungkin telah melalui hari-harinya dengan penuh kekhawatiran.

Mereka ketakutan dengan ancaman virus corona Covid-19, stres dengan kehidupan yang serba terbatas hingga kekhawatiran ketika anak-anak harus sekolah dari rumah dengan bantuan orangtua.

Semua kondisi ini bisa diredamkan jika seseorang mengambil waktu untuk refreshing sejenak. Tapi, banyak orang mungkin tidak bisa melakukannya karena beberapa pertimbangan.

Bahkan kondisi searang ini mungkin telah berdampak buruk pada kesehatan tubuh tanpa disadari. Tak hanya masalah kenaikan berat badan, masa isolasi mandiri akibat pandemi virus corona juga berdampak pada pencernaan manusia.

Banyak orang Inggris telah mengalami masalah pencernaan yang disebabkan oleh masa isolasi mandiri. Masalah pencernaan ini mengarah pada usus yang menjadi bagian terpenting.

Ilustrasi usus, organ dalam tubuh (Pixabay/Elionas2)
Ilustrasi usus, organ dalam tubuh (Pixabay/Elionas2)

Banyak jurnal medis menyebut usus sebagai "otak kedua" karena peran pentingnya. Ilmuwan juga menyebut "otak" di usus kita sebagai sistem saraf enterik (ENS) yang terdiri dari 100 juta sel saraf.

Jay Pasricha, MD , direktur Pusat Neurogastroenterologi Johns Hopkins, mengatakan ENS akan mengontrol pencernaan, dari menelan hingga melepaskan enzim hingga aliran darah dan penyerapan nutrisinya.

"Sistem saraf enterik nampaknya tidak mampu berpikir seperti yang kita ketahui, tetapi berkomunikasi bolak-balik dengan otak besar," Kata Jay Parischa dikutip dari Daily Star.

Artinya, usus memegang kendali penting dalam tubuh manusia. Ketidakseimbangan di satu sisi bisa menyebabkan masalah besar di sisi lain.

Sarah Hawkins dari Food Is Good Nutrition mengatakan bahwa usus dan otak saling berhubungan. Artinya, usus dipengaruhi oleh banyak faktor psikologis yang tidak berhubungan dengan diet, termasuk stres dan kecemasan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS