Ada Celana Jeans Bisa Tangkal Virus Corona, Kamu Mau Beli?

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 12 Agustus 2020 | 10:14 WIB
Ada Celana Jeans Bisa Tangkal Virus Corona, Kamu Mau Beli?
Ilustrasi celana jeans antivirus. (Shutterstock)

Suara.com - Beragam cara dilakukan agar bisa terhindar dari paparan virus corona, termasuk membuat pakaian antivirus. Sebuah brand pakaian, mengklaim menciptakan celana jeans yang bisa tangkal virus corona.

Demi strategi pemasaran di era pandemi, sejumlah merek pakaian besar meluncurkan koleksi pakaian baru dengan klaim terbuat dari bahan yang mampu melawan virus.

Salah satunya adalah merek denim Diesel yang mempromosikan kain antivirus untuk celana jeans. Disebutkan bahwa bahan tersebut mampu menghentikan 99 persen aktivitas virus. Rencananya, celana jeans tersebut akan dirilis pada 2021 mendatang.

Merek tersebut bekerja sama dengan perusahaan Swedia Polygiene untuk teknologi perlindungan pakaian. Klaim perusahaan, bahan kain tersebut dapat mematikan aktivitas virus dalam waktu dua jam setelah kontak.

ViralOff dari Polygiene dikatakan melindungi dari virus, termasuk virus corona penyebab Covid-19. Cara kerjanya dengan kandungan protein utama yang mencegah virus menempel pada serat tekstil, demikian tertulis pada situs webnya.

Celana itu dibuat dengan bahan aktif biosida dan massa reaksi dari titanium dioksida, juga perak klorida. Menurut perusahaan, bahan itu dapat digunakan pada produk pakaian apa pun, termasuk masker wajah. Meski begitu, manfaat ViralOff tidak akan hilang saat dicuci.

Namun dokter meragukan klaim merek pakaian tersebut. Penelitian telah menunjukkan bahwa cara paling umum orang tertular virus corona adalah melalui tetesan droplet di udara.

“Saya tidak begitu yakin bahwa kain yang membunuh virus. Jika memang demikian, jauh lebih berguna daripada menyemprotkan sedikit alkohol ke atasnya, jika Anda begitu khawatir seseorang menghirup jeans Anda. Karena pertukaran masuk melalui sistem pernapasan Anda," kata Dr. Len Horovitz, seorang internis dan ahli paru di Rumah Sakit Lenox Hill di New York City, mengatakan kepada Fox Business Tuesday.

Hotovitz mengakui itu sebagai strategi pemasaran yang bagus. Tetapi ia tidak yakin celana itu memiliki kegunaan dalam mengurangi penyebaran virus.

baca juga

"Karena kami tahu itu bukanlah cara yang terjadi. Jika Anda mengenakan celana jeans dan jaket antivirus mereka namun tidak memakai masker, apa gunanya? ”

Meski begitu, sejumlah merek telah meluncurkan pakaian yang mengklaim dapat melawan virus.

Sama halnya dengan Diesel, perusahaan pakaian pria yang berbasis di London, Apposta, juga mempromosikan kain yang digunakan di kemeja bajunya untuk mencegah penularan bakteri dan virus. Tertarik membeli?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Pemicu Covid-19 Ditemukan pada Makanan Beku Impor

Virus Corona Pemicu Covid-19 Ditemukan pada Makanan Beku Impor

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2020 | 08:05 WIB

Jubir: Kasus Positif Covid-19 RI Harus Lebih Rendah dari Rata-rata Dunia

Jubir: Kasus Positif Covid-19 RI Harus Lebih Rendah dari Rata-rata Dunia

News | Selasa, 11 Agustus 2020 | 23:03 WIB

Jangan Disepelekan! Ini Dampak Keseringan Pakai Celana Jeans Ketat

Jangan Disepelekan! Ini Dampak Keseringan Pakai Celana Jeans Ketat

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2020 | 07:05 WIB

Terkini

Baja Indonesia dikenakan Bea Masuk 50 Persen di AS hingga Inggris

Baja Indonesia dikenakan Bea Masuk 50 Persen di AS hingga Inggris

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Prasmanan MBG Tak Cukup Hanya Hangat, Guru Besar UGM Ungkap Empat Hal yang Wajib Dikontrol

Prasmanan MBG Tak Cukup Hanya Hangat, Guru Besar UGM Ungkap Empat Hal yang Wajib Dikontrol

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:31 WIB

Kemenko Hilirisasi Dibentuk, Rosan di Bawah Komando Bahlil?

Kemenko Hilirisasi Dibentuk, Rosan di Bawah Komando Bahlil?

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Senjakala Bisnis Hary Tanoe

Senjakala Bisnis Hary Tanoe

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:30 WIB

The Record of a Fallen Vampire Tayang 2027, Angkat Konflik Vampir-Damphir

The Record of a Fallen Vampire Tayang 2027, Angkat Konflik Vampir-Damphir

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Perkuat Ekosistem Digital dan Komunitas, bank bjb Hadirkan Kartu ATM bank bjb Edisi PERSIB

Perkuat Ekosistem Digital dan Komunitas, bank bjb Hadirkan Kartu ATM bank bjb Edisi PERSIB

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Reaktivasi BRI Kartu Kredit Touch Banjir Diskon, Nasabah Terpilih Dapat e-Voucher

Reaktivasi BRI Kartu Kredit Touch Banjir Diskon, Nasabah Terpilih Dapat e-Voucher

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:25 WIB

PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas, Dorong Pemanfaatan Energi Rendah Karbon

PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas, Dorong Pemanfaatan Energi Rendah Karbon

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Berhenti Sebut Kampungan: Menyoal Arogansi Kota Lewat Kasus Omakase Tepe

Berhenti Sebut Kampungan: Menyoal Arogansi Kota Lewat Kasus Omakase Tepe

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Toyota Tahan Ekspor Veloz Hybrid Ambisi Elektrifikasi Lokal Diuji Pasar Global

Toyota Tahan Ekspor Veloz Hybrid Ambisi Elektrifikasi Lokal Diuji Pasar Global

Otomotif | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:20 WIB

×