Cinta Indonesia: Dari Swiss, Umar Syarief Latih Timnas Karate Lewat Virtual

Vania Rossa

Senin, 17 Agustus 2020 | 12:12 WIB
Cinta Indonesia: Dari Swiss, Umar Syarief Latih Timnas Karate Lewat Virtual
Mantan Atlet Karate Indonesia, Umar Syarief. (Dok. STRONG Nation™)

Suara.com - Kacang tak boleh lupa pada kulitnya. Begitulah mungkin ungkapan yang tepat untuk Umar Syarief. Bukti cinta Indonesia, mantan atlet karate Indonesia dengan sederet prestasi di dalam dan luar negeri ini, memutuskan tetap berkontribusi pada cabang olahraga yang telah ditekuninya selama lebih dari 15 tahun.

Sejak pensiun sebagai atlet, Umar kini berdedikasi dengan melatih timnas karate. Namun yang luar biasa, ia melatih secara virtual menggunakan platform seperti Zoom dan Google Meet. Karena pandemi Covid-19?

"Istri dan anak-anak saya sudah lama tinggal di Swiss. Dulu waktu saya masih aktif sebagai atlet, saya sering bolak-balik ke Indonesia. Namun sekarang saya tinggal di Swiss, dan tentu tidak melupakan tim yang saya latih di Indonesia," cerita Umar menjawab pertanyaan Suara.com via surel, Minggu (16/8/2020).

Sejak sebelum pandemi Covid-19, Umar memang sudah melatih tim nasional secara virtual karena kendala jarak. Beberapa kali, ia datang ke Indonesia untuk melakukan latihan langsung. Perbedaan jarak dan waktu yang cukup signifikan, tidak menyurutkan niat dan tekad Umar untuk terus melatih dan mengembangkan kemampuan atlet Indonesia.

Melatih atlet timnas secara virtual, tentu bukan tanpa kendala. Menurut Umar, perbedaannya ada pada suasana saat latihan. "Mereka merasa kurang antusias karena dipraktikkan secara virtual. Selain itu, paling yang jadi kendala adalah soal perbedaan waktu. Di luar itu, sepertinya tidak ada kendala berarti," jawab Umar.

Tertarik pada Zumba

Sejak masih menjadi bagian dari tim nasional karate Indonesia, Umar mengaku sudah tertarik dengan zumba. Kini, selain menjadi pelatih timnas, Umar juga merupakan Master Trainer STRONG Nation™.

Hal ini tak lepas dari pengaruh sang istri, Ai Lee Syarief, mantan atlet karate yang pernah membela tim nasional Swiss dan Malaysia di kejuaraan dunia, yang kini menjadi Master Strong by Zumba.

Umar Syarief dan Ai Lee Syarief. (Dok. STRONG Nation™)
Umar Syarief dan Ai Lee Syarief. (Dok. STRONG Nation™)

"Saya dan istri memiliki passion yang sama, yaitu berolahraga. Itulah mengapa saya tertarik menjadi Master Trainer STRONG Nation™ untuk karier saya berikutnya. Saya juga ingin menginspirasi rekan-rekan atlet lain yang bingung arahnya setelah tidak lagi menjadi atlet nasional. Mereka bisa melanjutkan karier dengan menyalurkan hobinya," jelas Umar soal ketertarikannya pada zumba.

baca juga

Zumba sebagai Program Latihan Inti Timnas

Umar Syarief. (Dok. STRONG Nation™)
Umar Syarief. (Dok. STRONG Nation™)

Sejak 2017, Umar berinisiatif menjadikan STRONG Nation™ sebagai salah satu program latihan inti tim nasional ketika berlatih untuk SEA Games.

Menurutnya, selama ini atlet Indonesia punya satu kelemahan yang terletak pada fisik, yang biasanya disebabkan oleh kejenuhan dengan latihan yang monoton.

"Oleh karena itu saya menyertakan STRONG Nation™ sebagai variasi latihan untuk mengatasi kejenuhan ini," kata Umar.

Menurutnya, gerakan pada zumba dapat membantu melatih kekuatan otot, kardio, dan motorik yang dapat melatih koordinasi gerak setiap atlet, karena tidak semua atlet memiliki koordinasi gerak yang baik.

STRONG Nation™ sendiri adalah latihan yang diiringi musik berintensitas tinggi yang menggabungkan beban tubuh, pengkondisian otot, kardio, dan gerakan plyometrik. Program latihan seperti ini merupakan satu paket lengkap bagi para atlet, karena tidak hanya melatih kekuatan fisik dan ototnya, tetapi juga melatih motoriknya untuk memiliki koordinasi gerak yang dinamis.

Pilihan Olahraga di Masa Pandemi

Di masa pandemi ini, ketika semakin banyak orang menyadari pentingnya kesehatan dan kebugaran tubuh, Umar mengatakan bahwa zumba dapat menjadi solusi.

"Anda dapat mengencangkan otot, memiliki berat badan yang ideal, dan juga melatih fisik Anda dengan
melakukan olahraga ini. Ini bisa menjadi pilihan olahraga yang menarik. Terlebih, kita dituntut untuk memiliki tubuh yang sehat dan kekebalan yang kuat untuk menghadapi situasi pandemi ini, dengan melakukan olah raga secara teratur," kata ayah dua anak ini.

Ditambah dengan iringan lagu-lagu yang akan meningkatkan semangat ketika berolahraga, dijamin sesi latihan tak akan membosankan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Bakat Menari, Denada Resmi Menjadi Instruktur Zumba

Punya Bakat Menari, Denada Resmi Menjadi Instruktur Zumba

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2020 | 13:37 WIB

Bagaimana Menumbuhkan Minat Olahraga Pada Anak?

Bagaimana Menumbuhkan Minat Olahraga Pada Anak?

Health | Rabu, 22 Juli 2020 | 15:06 WIB

Psikolog: Olahraga Zumba Bisa Tingkatkan Kecerdasan Motorik Anak

Psikolog: Olahraga Zumba Bisa Tingkatkan Kecerdasan Motorik Anak

Health | Rabu, 22 Juli 2020 | 11:07 WIB

Terkini

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

×