Ingin Wisata Jabar Naik Kelas, Kadispar Dorong Konsep Story Telling

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 17 Agustus 2020 | 17:26 WIB
Ingin Wisata Jabar Naik Kelas, Kadispar Dorong Konsep Story Telling

Suara.com - Pandemi Covid-19 turut memaksa sektor pariwisata untuk berubah dan membuat banyak penyesuaian sesuai aturan protokol kesehatan. Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Jawa Barat Dedi Taufik, penyesuaian tersebut juga bisa disebut dengan usaha untuk 'naik kelas'. 

Dedi mencontohkan wisata Pantai Pangandaran dan Gunung Papandayan yang menjadi salah satu destinasi favorit di Jawa Barat. Menurutnya, Pangandaran dan Papandayan perlu naik kelas dalam pengelolaan destinasi wisata.

Untuk itu ia mendorong dilakukannya wisata dengan banyak konsep salah satunya wisata berkonsep story telling atau bercerita. Konsep tersebut, lanjut Dedi, bisa membantu wisatawan untuk menyalurkan hasratnya selama berwisata.

"Saya kasih saran ke pengelola Pangandaran juga harusnya naik kelas. Jadi pariwisata dikemas dalam sebuah cerita. Jadi, orang mau ke Pangandaran harus jelas. Dia punya tiket dan pastikan mau menginap di mana," kata Dedi ditemui di basecamp Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat, Senin (17/8/2020).

Seperti halnya berlaku di pendakian gunung Papandayan. Dedi menyampaikan, jika ada pendaki yang tidak memiliki tiket dan tidak membawa tenda bagi yang akan berkemah maka sebaiknya dilarang masuk kawasan wisata Papandayan. "Kita kan mau naik kelas. Kita ingin pasar kita premium. Jadi gak sembarangan yang masuk," katanya.

Ia menyampaikan bahwa tujuan naik kelas itu agar mengurangi tindakan perusakan di lokasi wisata. Kata Dedi, Gunung Papandayan salah satu lokasi wisata yang menjadi korban pengrusakan wisatawan.

"Dulu kan pendakian, naik ke atas itu ukir batu tanda cinta. (Itu) merusak lingkungan. Kalau mau dibikin cerita di atas bikin kaya di luar negeri, pakai gembok yang dibeli dari masyarakat di sini. Jadi ekonomi kreatif. Jadi kalau bener mau berjanji di atas bikin gembok. Story telling ini yang harus dijaga," paparnya.

Tak hanya itu, Dedi juga menyayangkan tindakan mengukir pohon di gunung. Ia menyarankan sebaiknya pengelola menyiapkan tempat khusus juga, misalnya kayu atau pohon yang telah mati untuk diperbolehkan pengunjung mencoret atau ukir sesuatu. 

"Bikin aja kayu mana, bikin di mana. Kemudian difilmkan, dibuat filosofinya, bagaimana di papandayan. Ini pariwisata harus ada cerita sendiri. Dikemas dengan sebuah budaya," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Nagita Slavina dan Mama Rieta Rembukan Bantu Bisnis Kuliner Rumahan

Cara Nagita Slavina dan Mama Rieta Rembukan Bantu Bisnis Kuliner Rumahan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2020 | 17:08 WIB

Peringati HUT RI ke-75, Kemenparekraf Gelar Upacara di Gunung Papandayan

Peringati HUT RI ke-75, Kemenparekraf Gelar Upacara di Gunung Papandayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2020 | 12:38 WIB

Upacara Kemerdekaan RI ke-75 di Atap Masjid Raya Bandung

Upacara Kemerdekaan RI ke-75 di Atap Masjid Raya Bandung

Foto | Senin, 17 Agustus 2020 | 10:29 WIB

Terkini

6 Jajanan Tradisional Jogja, Pilihan Oleh-Oleh Autentik Kota Pelajar!

6 Jajanan Tradisional Jogja, Pilihan Oleh-Oleh Autentik Kota Pelajar!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 11:57 WIB

Promo Tiket Pestapora 2026: Cicilan 0% Selama 6 Bulan dengan Kartu Kredit BRIMeta

Promo Tiket Pestapora 2026: Cicilan 0% Selama 6 Bulan dengan Kartu Kredit BRIMeta

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 11:56 WIB

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:50 WIB

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 11:47 WIB

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bali | Rabu, 23 September 2026 | 11:46 WIB

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 11:44 WIB

Iran Patok Denda Fantastis untuk Kapal Nakal di Selat Hormuz, Langsung Cuan Sekali Bayar

Iran Patok Denda Fantastis untuk Kapal Nakal di Selat Hormuz, Langsung Cuan Sekali Bayar

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:42 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat

Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:40 WIB

Kenapa Kita Selalu Mengecek HP Padahal Tidak Ada Notifikasi? Ini Penjelasannya

Kenapa Kita Selalu Mengecek HP Padahal Tidak Ada Notifikasi? Ini Penjelasannya

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 11:39 WIB

Kejutan Skuad Timnas di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Misi Sulit John Herdman

Kejutan Skuad Timnas di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Misi Sulit John Herdman

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:33 WIB

×