Proses Penuaan Wajah Terjadi Sejak Usia 20-an, Ini Tandanya!

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 27 Agustus 2020 | 11:57 WIB
Proses Penuaan Wajah Terjadi Sejak Usia 20-an, Ini Tandanya!
Ilustrasi proses penuaan. (Shutterstock)

Suara.com - Penuaan dini jadi salah satu masalah kulit yang ingin dihindari perempuan. Meski sebetulnya wajah yang menua termasuk proses alami seiring bertambahnya usia. Bahkan, proses penuaan wajah sesungguhnya telah mulai terjadi sejak usia 20-an.

Meski begitu, proses penuaan wajah yang terjadi pada setiap orang berbeda-beda. Hal ini lantaran ada banyak faktor yang mempengaruhi proses penuaan kulit wajah.

"Biasanya mulai usia 20 tahunan mulai terjadi proses penuaan. Tapi bukan ukuran pasti, karena penuaan bervariasi tiap individu. Bisa dipengaruhi genetik, diet, atau paparan sinar matahari. Tapi rata-rata usia 20 tahun ke atas mulai terjadi proses penuaan," kata dr. Nessya Dwi Setyorini, SpDV, Spesialis Dermatologi dan Venereologi, dalam webinar yang diadakan Rabu (28/8/2020).

Nessya menyampaikan, tanda paling umum proses penuaan adalah kerutan di dahi, bayangan hitam pada bawah mata, juga kerutan di antara area leher dan dagu yang sering disebut double chin. Selain itu, tekstur kulit juga volume pada pipi mulai berkurang, sehingga wajah terlihat lebih kendur.

"Penuaan pada kulit ditandai dengan kulit menipis, kulit kering, kasar, kerut, kendur. Kondisi itu diakibatkan menurunnya serabut kolagen dan elastin pada jaringan kulit. Serta berkurangnya lapisan penahan air di kulit," paparnya.

Dokter di klinik Bamed itu menjelaskan bahwa serabut kolagen merupakan lapisan penyokong kulit yang mengisi dan menopang jaringan sehingga kulit tetap kencang. Jika penyokong itu berkurang, kulit perlahan-lahan kendur.

Selain menggunakan krim antiaging, proses penuaan kulit juga bisa dihambat dengan menggunakan terapi. Nessya mengatakan ada beberapa terapi yang biasanya ditawarkan klinik kecantikan.

Salah satunya High Intensity Focused Ultrasound atau HIFU. Ia menjelaskan, terapi HIFU merupakan tindakan pengencangan kulit dan tidak menimbulkan rasa sakit.

"Tujuannya untuk merangsang kolagen sehingga kulit terlihat kencang, bisa dilakukan di area mata, hidung, atau leher. Hasil bisa langsung terlihat selesai terapi," jelasnya.

baca juga

Sementara untuk kerutan yang sudah terlalu dalam dan tidak ampuh menggunakan krim antiaging apapun, menurut Nessya, terapi yang dilakukan bisa berupa injeksi botulinum toksin A. Terapi itu untuk merelaksasi otot wajah agar kembali kencang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beragam Manfaat Asam Glikolat, dari Mencerahkan Wajah Hingga Cegah Penuaan!

Beragam Manfaat Asam Glikolat, dari Mencerahkan Wajah Hingga Cegah Penuaan!

Health | Minggu, 23 Agustus 2020 | 16:20 WIB

Tujuh Hal yang Bisa Anda Lakukan Untuk Memperlambat Proses Penuaan Dini

Tujuh Hal yang Bisa Anda Lakukan Untuk Memperlambat Proses Penuaan Dini

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2020 | 18:37 WIB

Ini Dia Tanda-Tanda Penuaan pada Perempuan

Ini Dia Tanda-Tanda Penuaan pada Perempuan

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2020 | 17:23 WIB

Terkini

The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan

The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:32 WIB

Cara Atasi Uap Keluar dari Gagang Panci Presto agar Daging Cepat Empuk

Cara Atasi Uap Keluar dari Gagang Panci Presto agar Daging Cepat Empuk

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:15 WIB

Saat Ekonomi Sulit, Mal Andalkan Hiburan Anak untuk Dongkrak Belanja?

Saat Ekonomi Sulit, Mal Andalkan Hiburan Anak untuk Dongkrak Belanja?

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:36 WIB

5 Tips Layering Parfum agar Wanginya Tidak Pasaran, Ini Aroma yang Cocok Dipadukan

5 Tips Layering Parfum agar Wanginya Tidak Pasaran, Ini Aroma yang Cocok Dipadukan

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:17 WIB

Jerawat Tak Kunjung Sembuh? 4 Rekomendasi Vitamin dari Dokter Estetika untuk Wajah Berjerawat

Jerawat Tak Kunjung Sembuh? 4 Rekomendasi Vitamin dari Dokter Estetika untuk Wajah Berjerawat

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:14 WIB

12 Destinasi Wisata Hits di Jakarta untuk Libur Sekolah, dari Pantai hingga Hutan Mangrove

12 Destinasi Wisata Hits di Jakarta untuk Libur Sekolah, dari Pantai hingga Hutan Mangrove

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:06 WIB

Bedak Padat Purbasari Bisa Dipakai untuk Umur Berapa? Lengkap dengan 4 Keunggulannya

Bedak Padat Purbasari Bisa Dipakai untuk Umur Berapa? Lengkap dengan 4 Keunggulannya

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:30 WIB

Beda Cream, Liquid, dan Powder Blush: Kenali Tekstur, Hasil Akhir, dan Cara Pakainya

Beda Cream, Liquid, dan Powder Blush: Kenali Tekstur, Hasil Akhir, dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:26 WIB

Instaperfect Cushion untuk Kulit Apa? Ini Varian, Manfaat, dan Kelebihannya Menurut Review

Instaperfect Cushion untuk Kulit Apa? Ini Varian, Manfaat, dan Kelebihannya Menurut Review

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:47 WIB

7 Cara Membedakan Sepatu Ortuseight Asli dan KW agar Tidak Salah Beli

7 Cara Membedakan Sepatu Ortuseight Asli dan KW agar Tidak Salah Beli

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:47 WIB