alexametrics

Unik, Tempat Wisata Ini Hanya Terima Wisatawan yang Pernah Kena Covid-19

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi
Unik, Tempat Wisata Ini Hanya Terima Wisatawan yang Pernah Kena Covid-19
Traveling di tengah pandemi Covid-19. (Pexels)

Wisatawan harus membuktikannya dengan hasil swab test atau rapid test.

Suara.com - Sebuah aturan unik diberlakukan Kepulauan Fernando de Noronha, salah satu tempat wisata yang sedang hits di Brasil. Tempat wisata ini hanya menerima wisatawan yang pernah terinfeksi Covid-19.

Ya, mereka yang sehat dan belum pernah terinfeksi Covid-19, dilarang menginjakkan kaki di tempat wisata ini.

Mengutip Metro, Senin (31/8/2020), lokasi wisata unik tersebut akan dibuka pada pekan ini, dan pengunjung diharuskan memberi bukti jika sudah terinfeksi Covid-19 dan sembuh.

Sebelum kedatangan, pengunjung harus mengirimkan salah satu dari dua jenis tes Covid-19 seperti PCR atau swab test dan tes antibodi IgG atau rapid test. Surat hasil tes akan berlaku jika didapatkan dalam kurun waktu 20 hari sebelum kedatangan.

Baca Juga: Bali Mulai Ramai, Tanah Lot Dikunjungi Ribuan Wisatawan Lokal

Di tempat wisata tersebut, pengunjung dapat menikmati 21 pulau yang indah, taman laut nasional, dan suaka ekologi dengan beberapa garis pantai yang menjorok, serta ekosistem laut yang beragam.

Alasan pihak pengelola hanya membuka untuk orang yang pernah terinfeksi Covid-19, karena dianggap mereka yang sudah pernah terinfeksi Covid-19 sangat kecil risikonya bisa terinfeksi ulang.

Sehingga, meskipun wisatawan akan berpindah-pindah pulau, risiko tertular atau menularkan Covid-19 ke orang lain sangat rendah.

"Dalam tahap pertama pembukaan kembali ini, hanya wisatawan yang telah terjangkit Covid-19 dan telah sembuh serta kebal terhadap penyakit ini, yang akan diizinkan, (karena) mereka tidak dapat menularkannya, atau terinfeksi lagi," ujar pengelola pulau Guilherme Rocha.

Pulau Noronha sendiri sudah tutup sejak Maret, dan menurut Rocha pulau ini aman bagi wisatawan.

Baca Juga: Mulai Ramai, Jabar Perketat Penerapan Protokol Kesehatan di Objek Wisata

"Kita mencari risiko yang serendah mungkin. Dan risiko paling kecil saat ini adalah membuka kembali pariwisata di pulau hanya untuk orang yang sudah terinfeksi Covid-19," tutup Rocha.

Komentar