alexametrics

Gegara Covid-19, Kolam Renang Resort Mewah Diubah Jadi Tempat Ternak Ikan

Bimo Aria Fundrika
Gegara Covid-19, Kolam Renang Resort Mewah Diubah Jadi Tempat Ternak Ikan
Kolam renang resort mewah jadi ternak ikan. (Dok: Facebook/ The Australian)

Manajemen memutuskan untuk menggunakan kembali kolam renang berukuran 7,5 juta liter sebagai kolam ikan

Suara.com - Pandemi Covid-19 memaksa bisnis pariwisata untuk berpikir out of the box agar tetap bertahan. Salah satunya ialah resort dan pengingapan mewah yang mengubah kolam renangnya menjadi ternak ikan

Aveda Resort and Spa di Kumarakom, Kerala harus menutup operasinya pada bulan Maret, sebagai bagian dari penguncian virus korona nasional, dan belum dapat dibuka sejak itu.

Manajemen memutuskan untuk menggunakan kembali kolam renang berukuran 7,5 juta liter sebagai kolam ikan. Hal itu untuk memastikan bahwa karyawannya memiliki beberapa aktivitas dan bahwa properti tersebut menghasilkan pendapatan untuk membayar tagihan pokok sehingga dapat bertahan hingga pariwisata dibuka kembali. 

“Kami tidak memiliki pendapatan, jadi pada bulan Juni, kami menempatkan sekitar 16.000 ikan bintik mutiara berusia 2 bulan di kolam,” manajer umum Aveda, Jyotish Surendran. Kami berencana memanen pada November dan akan mengekspor ke Timur Tengah," demikian seperti dilansir dari Oddity Central.

Baca Juga: Empat Bulan Tutup, Bioskop, Gym, hingga Kolam Renang Jakarta Boleh Dibuka

Kolam renang resort mewah jadi ternak ikan. (Dok: Facebook/ The Australian)
Kolam renang resort mewah jadi ternak ikan. (Dok: Facebook/ The Australian)

Surendran memperkirakan bahwa Aveda akan dapat memanen sekitar empat juta ton ikan mutiara dari kolam darurat tersebut, yang rencananya akan mereka jual sekitar $ 40.000 di Timur Tengah.

Hasil itu sebenarnya tidak cukup untuk menutupi kerugian yang diderita oleh bisnis selama penguncian. Tetapi setidaknya itu membuat staf sibuk dan akan membantu membayar tagihan pemeliharaan.

“Kolam persegi panjang memiliki panjang 150 meter dan lebar 50 meter, dengan kedalaman rata yang ideal untuk budidaya. Kami mulai membudidayakan ikan pada 1 Juni, yang akan memberikan waktu yang cukup untuk panen menjelang Natal, ”tambah manajer itu.

“Setelah berkonsultasi dengan ahlinya, kami memutuskan untuk mencari ikan mutiara karena memang endemik di kawasan ini. Jadi kami mengosongkan kolam dan memompa air tawar dari Danau Vembanad untuk menyediakan lingkungan yang ideal bagi 16.000 bibit yang kami beli dari empat sumber. ”

Baca Juga: Dilempar Ibunya ke Kolam Renang, Bayi J Kejang-kejang dan Badannya Biru

Komentar