Array

Indonesia Terancam Resesi, Saatnya Lakukan Financial Check Up

Kamis, 03 September 2020 | 13:22 WIB
Indonesia Terancam Resesi, Saatnya Lakukan Financial Check Up
Ilustrasi financial check up. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak negara dikabarkan sudah mengalami resesi akibat pandemi Covid-19, termasuk Indonesia. Prediksi ini muncul setelah diketahui pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II 2020 minus 5,31 persen. Lalu, apa yang bisa kita lakukan di tengah ancaman resesi yang dihadapi Indonesia?

Perencana keuangan Rista Zwestika, S.Sos, AWP, CFP mengingatkan langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan financial check up. Selayaknya medical check up yang memeriksa seluruh tubuh, maka financial check up ini akan memeriksa seluruh pemasukan dan pengeluaran Anda per bulannya.

"Financial check up biar kita tahu kondisi keuangan kita saat ini seperti apa. Sehingga dari sana kita bisa melakukan perombakan sistem budgeting kita, otomatis berbeda sebelum ada pandemi, dengan saat setelah ada pandemi," ujar Rista saat berbincang dengan suara.com, Kamis (3/9/2020).

Perempuan yang tergabung sebagai pemateri Finansialku.com ini menjelaskan bahwa untuk melakukan financial check up, catatlah semua daftar pemasukan dan pengeluaran setiap bulannya. Jika sudah membangun rumah tangga, maka diskusikan ini bersama suami.

Misalnya pemasukan suami-istri itu Rp 10 juta, kemudian catat dan telusuri kemana saja uang itu mengalir. Nanti akan terlihat beberapa pengeluaran yang dirasa tidak penting, maka bisa dialihkan kepada hal yang lebih penting.

"Yang tidak penting bisa kita masukin ke cost yang lebih penting, lebih urgent saat ini. Contoh dana darurat, cost kesehatan," terang Rita.

Finansial yang masuk kategori sehat adalah pemasukan yang lebih besar dibanding pengeluaran. Jika yang terjadi justru sebaliknya, maka itu artinya ada yang salah dalam pengelolaan keuangan.

"Kalau saat ini pengeluaran lebih besar dari pendapatan, itu berarti ada yang salah dengan pola pengaturan keuangannya," tuturnya.

Daripada membuang uang ke pengeluaran yang tidak jelas hanya berdasarkan keinginan seperti koleksi tas, sepatu, atau barang branded lainnya, sebaiknya di masa pandemi ini penggunaan uang dialihkan untuk dana darurat dan asuransi, sebagai persiapan jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti pemutusan hubungan kerja (PHK) dan jatuh sakit.

Baca Juga: Ekonom UI Sebut Menko Airlangga Tak Paham Resesi; Pemahamannya Nol Besar

PHK dan jatuh sakit membuat kita tidak lagi memiliki pemasukan, maka dana darurat dan asuransi bisa menolong untuk menyambung hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI