Ternyata Ini Alasan Kopi Janji Jiwa Masih Gunakan Plastik Untuk Kemasan

Bimo Aria Fundrika, Luthfi Khairul Fikri

Rabu, 16 September 2020 | 16:10 WIB
Ternyata Ini Alasan Kopi Janji Jiwa Masih Gunakan Plastik Untuk Kemasan
Kopi kekinian Janji Jiwa. (Instagram/@kopijanjijiwa)

Suara.com - Dalam beberapa tahun belakangan, sejumlah gerai makanan dan minuman mulai pindah dan meninggalkan penggunaan plastik untuk kemasan produk mereka. Sebagian berinovasi dengan menyediakan seperti salah satunya sedotan bambu atau kertas.

Namun, kesadaran mengurangi penggunaan sedotan plastik nyatanya tidak bertahan lama. Di tengah pandemi, sejumlah gerai kembali menyelipkan sedotan plastik ke setiap kantong pesanan yang dilayani lewat pesan antar.

Menanggapi hal itu, CEO dan founder Jiwa Group, Billy Kurniawan mengaku memang sedotan plastik masih menjadi solusi terbaik untuk melayani pelanggan yang memesan produk pesan antar karena lebih tahan lama.

"Sedotan paper kalau kena air gampang rusak, padahal selama perjalanan kan kantong bisa berembun. Jadi, paper straw bukan solusi delivery-based product," ujar Billy saat acara launching aplikasi Jiwa + pada  Rabu (16/09/2020).

Kopi Janji Jiwa [ig@kopijanjijiwa]
Kopi Janji Jiwa [ig@kopijanjijiwa]

Selain sedotan, Janji Jiwa juga masih menggunakan kantong plastik untuk mengemas produk yang dikirim lewat pesan antar ke para pelanggannya.

Namun ia berdalih bahwa jika menggunakan kantong cassava untuk pesan antar tidak berguna. Ini karena selama pengantaran kemasan akan selalu basah dan itu bisa pecah di jalan karena tak kuat tahan lama.

Meski begitu, Billy mengklaim pihaknya berusaha meminimalisir penggunaan kemasan plastik dengan cara lain. Ia mengaku seluruh produk makanan kini dikemas menggunakan wadah kertas. Hal itu, sejalan dengan komitmen Sayang Bumi.

"Sebenarnya plastik enggak akan jadi masalah besar, kalau bisa di-recycle, ini enggak akan jadi isu. Maka, kami juga menggemakan Janji Sayang Bumi, yang mengajak agar semua bisa mengelola sampah plastik yang kita keluarin. Kami juga perlahan akan merubah semua itu," tegasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan penelitian yang dilakukan Jenna R Jambeck dari University of Georgia seperti dikutip dari indonesia.go.id, ada 275 juta ton sampah plastik yang dihasilkan di seluruh dunia. Sekitar 4,8-12,7 juta ton di antaranya terbuang dan mencemari laut.

baca juga

Data itu juga mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara dengan jumlah pencemaran sampah plastik ke laut terbesar kedua di dunia. China memimpin dengan tingkat pencemaran sampah plastik ke laut sekitar 1,23-3,53 juta ton/tahun. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kedai Kopi Natadamar, Spot Ciamik di Jogja untuk Kalian Para Pemburu Senja

Kedai Kopi Natadamar, Spot Ciamik di Jogja untuk Kalian Para Pemburu Senja

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2020 | 12:53 WIB

Jangan Kelewatan, 5 Promo Minuman Kopi dan Boba Hingga Akhir 2020

Jangan Kelewatan, 5 Promo Minuman Kopi dan Boba Hingga Akhir 2020

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2020 | 18:07 WIB

Biasa Minum Kopi luwak ? Nih, Ada Kopi dari Kotoran Gajah

Biasa Minum Kopi luwak ? Nih, Ada Kopi dari Kotoran Gajah

Jabar | Sabtu, 12 September 2020 | 14:26 WIB

Terkini

Serbu Promo Gantung Alfamart! Minyak Goreng dan Telur Turun Harga Besar-besaran

Serbu Promo Gantung Alfamart! Minyak Goreng dan Telur Turun Harga Besar-besaran

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 15:41 WIB

Persiraja Pecat Semua Pelatih Usai Kalah Tiga Laga Beruntun

Persiraja Pecat Semua Pelatih Usai Kalah Tiga Laga Beruntun

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 15:36 WIB

5 Tips Pasang Jet Pump yang Benar agar Air Lancar dan Pompa Awet

5 Tips Pasang Jet Pump yang Benar agar Air Lancar dan Pompa Awet

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 15:35 WIB

Hendak Tawuran di Cakung, 2 Pemuda Ditangkap Brimob Polda Metro Jaya

Hendak Tawuran di Cakung, 2 Pemuda Ditangkap Brimob Polda Metro Jaya

News | Minggu, 27 September 2026 | 15:34 WIB

Boni Hargens Soroti Sinergi Polri dan Ulama untuk Menjaga Persatuan Bangsa

Boni Hargens Soroti Sinergi Polri dan Ulama untuk Menjaga Persatuan Bangsa

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 15:34 WIB

Promo Nonton Bioskop Gratis di XXI dari BRI, Ini Syaratnya

Promo Nonton Bioskop Gratis di XXI dari BRI, Ini Syaratnya

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 15:33 WIB

Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Kenapa Asap Masih Kepung Palembang?

Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Kenapa Asap Masih Kepung Palembang?

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 15:32 WIB

KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim

KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim

Jatim | Minggu, 27 September 2026 | 15:24 WIB

Membara! Begini Kondisi Terkini Kebakaran Hutan di Jalur Gunung Rinjani

Membara! Begini Kondisi Terkini Kebakaran Hutan di Jalur Gunung Rinjani

Bali | Minggu, 27 September 2026 | 15:22 WIB

HP di Selokan Ungkap Misteri Kerangka Manusia di Kebun Tebu Boalemo, Diduga Korban Pembunuhan

HP di Selokan Ungkap Misteri Kerangka Manusia di Kebun Tebu Boalemo, Diduga Korban Pembunuhan

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 15:15 WIB

×