5 Alasan Mengapa Lagu Anak Indonesia Perlu Didendangkan Kembali

Vania Rossa

Minggu, 18 Oktober 2020 | 09:00 WIB
5 Alasan Mengapa Lagu Anak Indonesia Perlu Didendangkan Kembali
Acara Sofa Kuning di Mola TV. (Dok. Mola TV)

Selain lagu Desaku, masih banyak lagu anak Indonesia lain yang memiliki melodi indah, termasuk lagu kebangsaan dan lagu daerah.

Aqi Singgih dan Audrey Meirina. (Dok, Mola TV)
Aqi Singgih dan Audrey Meirina. (Dok, Mola TV)

Audrey bercerita, bagaimana putri kecilnya, Gaia, tiba-tiba minta dinyanyikan lagu Soleram. "Tiba-tiba dia bilang, 'Ibu... Ibu, Soleram!' Ini, lagu daerah, melodinya bangus banget, enak banget. Ini membuat kita berpikir, bagaimana caranya lagu ini harus diperkenalkan kembali, diingatkan kembali, jangan sampai punah dan terlupakan lagu indah ini," katanya.

4. Lagu anak Indonesia menggunakan bahasa kita sendiri
Lagu punya peran penting dalam mengajarkan bahasa pada anak. Itu sebabnya, banyak orangtua memilih memperdengarkan lagu anak berbahasa Inggris dengan tujuan agar anak lancar bahasa tersebut.

Nah, kenapa hal yang sama tidak dilakukan untuk bahasa kita sendiri, bahasa Indonesia? Lewat lagu, anak dapat memperkaya kosa kata, serta belajar berbahasa yang baik. Dan, karena bahasa yang digunakan adalah bahasa sederhana, khas anak-anak, mereka pun jadi lebih mudah mengerti isi dan pesan dari lagu tersebut. Ini tentu berbeda dengan lagu dewasa, di mana bahasa yang digunakan kadang terlalu rumit dan sulit dimengerti artinya oleh anak.

5. Lagu anak Indonesia kini diaransemen ulang menjadi lebih menarik dan nyaman untuk diperdengarkan kembali
Pasangan Aqi dan Audrey termasuk orangtua yang rindu dengan lagu-lagu anak Indonesia. Sejak mereka menikah, mereka punya proyek meng-cover lagu, termasuk lagu anak. Ada begitu banyak lagu anak yang mereka suka, dan kemudian mereka cover dengan aransemen yang diperbaharui oleh Aqi, yang notabene memang seorang musisi, seperti Burung Kutilang, Tik Tik Bunyi Hujan, dan Nenek Moyangku.

Menurut Aqi, salah satu tantangan untuk memperdengarkan dan mengangkat kembali lagu anak Indonesia adalah bagaimana caranya supaya anak-anak zaman now bisa menyanyikan lagu ini dengan nyaman.

"Untuk itu, orangtuanya dulu yang harus nyaman mendengarkan lagu-lagu anak ini. Dan ketika orangtua sudah nyaman mendengarkan lagu-lagu anak yang sudah diaransemen ulang oleh kami, mereka mungkin berpikir, 'Wah, ini kenapa Seorang Kapiten bisa begini lagunya ya?', dan kemudian mereka nggak akan keberatan mendengarkan kembali lagu-lagu itu sambil bernostalgia. Dan setelah itu, mereka diharapkan akan memperdengarkan dan mengajarkan kepada anak-anaknya," tutur ayah dua anak ini.

Apa yang diimpikan Aqi dan Audrey tampaknya sejalan dengan concern Mola TV untuk mensosialisasikan kembali lagu anak Indonesia melalui tayangan interaktif Sofa Kuning, sebuah acara keluarga yang menampilkan lagu-lagu anak Indonesia yang diaransemen ulang sesuai selera zaman.

"Pas awal pandemi, Mas Nirwan, produser Sofa Kuning, menelepon mengajak kolaborasi untuk lagu anak ini. Wow, ini seperti mimpi jadi kenyataan," kata Aqi.

baca juga

Tak sekadar menanyangkan lagu anak Indonesia yang telah diaransemen ulang, tayangan ini dikemas dalam bentuk karaoke dan kuis berhadiah. Di setiap episode, akan ada 3 lagu anak yang dinyanyikan oleh Aqi dan Audrey bersama kedua anak mereka, Rukha dan Gaia. Setiap selesai satu lagu, akan ada kuis yang terdiri dari beberapa pertanyaan seputar isi lagu tersebut.

Acara ini paling seru disaksikan bareng keluarga, bersama anak-anak ataupun keponakan. Pasti menyenangkan melibatkan anak-anak untuk ikut menjawab pertanyaan kuis yang diberikan. Beberapa soal terasa mudah untuk anak, tapi satu atau dua mungkin akan cukup sulit untuk dijawab oleh mereka. Dari sini, interaksi pun akan tercipta antara kita orangtua dan anak-anak.

Di akhir episode, akan dipilih 45 pemenang dengan nilai tertinggi untuk mendapatkan hadiah total ratusan juta rupiah. Dan tentu ini bukan hal yang mudah, mengingat Anda berkompetisi dengan ratusan orang, dan penilaian tak hanya berdasarkan jawaban yang benar tetapi juga waktu tercepat saat menjawab.

Bagaimana, apakah 5 alasan di atas untuk mendendangkan kembali lagu anak Indonesia di rumah sudah cukup buat Anda? Jika ya, dan Anda tertarik memulainya bersama Sofa Kuning, silakan menantikannya setiap Sabtu sore di Net TV, setelah terlebih dulu mendaftar di aplikasi Mola TV.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagu Anak-anak Lengkap dengan Lirik, Cocok untuk Anak PAUD

Lagu Anak-anak Lengkap dengan Lirik, Cocok untuk Anak PAUD

Entertainment | Minggu, 30 Agustus 2020 | 18:00 WIB

Jangan Sampai Punah, Yuk Kenalkan Si Kecil dengan Lagu Anak Indonesia

Jangan Sampai Punah, Yuk Kenalkan Si Kecil dengan Lagu Anak Indonesia

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2020 | 14:43 WIB

Tompi Gelar Konser 7 Ruang Bawakan Lagu Anak

Tompi Gelar Konser 7 Ruang Bawakan Lagu Anak

Entertainment | Minggu, 10 Mei 2020 | 09:02 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×