Ternyata, Ini Alasan Kenapa Orang Jepang Suka Menyeruput Mi

Vania Rossa

Senin, 19 Oktober 2020 | 13:38 WIB
Ternyata, Ini Alasan Kenapa Orang Jepang Suka Menyeruput Mi
Ilustrasi menyeruput mi. (Pexels)

Suara.com - Mi adalah salah satu makanan yang populer di Jepang, mulai dari soba, ramen, hingga udon. Dan ada satu kebiasaan khas orang Jepang saat menyantap mi, yaitu mereka akan menyeruput mi hingga menimbulkan bunyi.

Kebiasaan menyeruput mi kemudian memancing banyak reaksi, terutama dari orang asing, mulai dari rasa geli, jijik, hingga penasaran kenapa mereka harus menyeruput mi sedemikian rupa. Karena sesungguhnya, orang Jepang termasuk memiliki etika di meja makan yang ketat, seperti tidak boleh mengeluarkan suara saat sedang makan. Lalu, kenapa ada pengecualian untuk mi?

Dilansir dari laman Nippon, ahli mi terkemuka Jepang, Horii Yoshinori dari Sarashina Horii, toko soba berusia 220 tahun yang populer di kalangan penduduk lokal dan turis, memberikan penjelasan ilmiah yang mengejutkan.

“Menurut saya, menyeruput mi dikembangkan sebagai cara untuk lebih menikmati aroma soba,” katanya.

“Aroma soba paling enak diapresiasi melalui mulut, bukan melalui hidung. Misalnya, saat mencicipi anggur, pertama-tama Anda mengendus, mencium aroma anggur di gelas, lalu mengocoknya di sekitar mulut untuk menangkap aromanya. Ini disebut penciuman orthonasal dan penciuman retronasal. Soba sulit tercium pada rute pertama (lewat hidung), jadi kami memanfaatkan yang kedua sebaik-baiknya," paparnya.

Horii menjelaskan, keharuman khas soba sangat jelas selama proses pemasakan, terutama saat soba dikukus dalam pengukus bambu.

“Orang pasti mencium aroma dari uap yang keluar,” katanya.

Tapi aroma soba yang dimasak akan menjadi jauh lebih lembut, terutama untuk soba dingin. Tidak ada uap aromatik yang keluar dari mi dingin.

"Jadi, meskipun Anda mengendusnya secara aktif, tidak banyak yang tercium. Tapi saat Anda menyeruputnya dengan keras, Anda bisa merasakan aroma yang meledak di mulut Anda sepenuhnya. Itu cara makan soba yang benar," katanya lagi.

baca juga

Secara keseluruhan, tampaknya kebiasaan menyeruput mi ini mungkin berasal dari kedai soba, kemudian menyebar, dan berlanjut hingga zaman modern, memengaruhi cara orang Jepang memakan ramen dan mi lainnya juga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang Jepang Memiliki Waktu Tidur Paling Singkat di Dunia

Orang Jepang Memiliki Waktu Tidur Paling Singkat di Dunia

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2020 | 05:56 WIB

Rahasia Langsing Orang Jepang, Tiru Yuk!

Rahasia Langsing Orang Jepang, Tiru Yuk!

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2020 | 13:01 WIB

Mengapa Orang Jepang Panjang Umur? Ini 5 Rahasianya

Mengapa Orang Jepang Panjang Umur? Ini 5 Rahasianya

Video | Rabu, 12 Agustus 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter

Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:05 WIB

25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan

25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor

Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI

Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan

Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Mobil Terlaris JanuariJuli 2026: BYD dan Jaecoo Mengudara, Merek Jepang Kian Waspada

Mobil Terlaris JanuariJuli 2026: BYD dan Jaecoo Mengudara, Merek Jepang Kian Waspada

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?

Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:55 WIB

Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!

Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Update Gempa Flores, NTT: 1 Korban Meninggal Dunia di Pelabuhan Laurentius Say Maumere

Update Gempa Flores, NTT: 1 Korban Meninggal Dunia di Pelabuhan Laurentius Say Maumere

Video | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:51 WIB

Gubernur NTT: Saya Terima Laporan Korban Gempa Bumi 5 Orang Meninggal

Gubernur NTT: Saya Terima Laporan Korban Gempa Bumi 5 Orang Meninggal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:51 WIB

×