Tarif Tiket Pesawat Lebih Murah hingga Akhir Tahun, Pilih 4 Maskapai Ini

Rifan Aditya

Rabu, 28 Oktober 2020 | 06:56 WIB
Tarif Tiket Pesawat Lebih Murah hingga Akhir Tahun, Pilih 4 Maskapai Ini
Pesawat Citilink. (citilink.co.id)

Suara.com - Dengan adanya kebijakan subsidi penerbangan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia sejumlah tiket pesawat harganya menjadi lebih murah. Berikut ini 4 maskapai yang tarif tiket pesawat lebih murah hingga akhir tahun.

Beberapa maskapai yang turunkan tarif tiket pesawat hingga akhir tahun diantaranya ada Garuda Indonesia hingga Citilink.

Pemerintah memberikan subsidi penerbangan dengan cara meniadakan tarif PJP2U atau yang dikenal sebagai Passenger Service Charge (PSC). Dengan kata lain, tarif PJP2U atau PSC akan menjadi Rp 0. Kebijakan ini sudah mulai dilaksanakan sejak 23 Oktober 2020 lalu hingga 31 Desember 2020 mendatang.

Pemberian subsidi penerbangan oleh pemerintah ini diharapkan dapat menjadi stimulus guna meringankan penumpang di tengah pandemi Covid-19.

Dalam pelaksanaannya, kebijakan ini akan diberlakukan bagi penumpang yang akan melakukan pembelian dan penerbangan di 13 bandara. Sementara itu, hingga kini terdapat empat maskapai penerbangan Indonesia yang siap menerapkan kebijakan tersebut.

Namun sebelumnya, simak 13 bandara yang tarif PSC-nya akan ditiadakan.

Bandara yang Diterapkan Stimulus Penerbangan

Adapun 13 bandara yang tarif PSC-nya ditiadakan adalah:

  1. Bandara Soekarno-Hatta (CGK)
  2. Bandara Hang Nadim (BTH)
  3. Bandara Kualanamu (KNO)
  4. Bandara I Gusti Ngurah Rai (DPS)
  5. Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)
  6. Bandara Halim Perdanakusuma (HLP)
  7. Bandara Internasional Lombok Praya (LOP)
  8. Bandara Jenderal Ahmad Yani (SRG)
  9. Bandara Sam Ratulangi (MDC)
  10. Bandara Komodo Labuan Bajo (LBJ)
  11. Bandara Silangit (DTB)
  12. Bandara Banyuwangi (BWX)
  13. Bandara Adisucipto (JOG)

Maskapai yang Menerapkan Kebijakan Stimulus Penerbangan

baca juga

Berikut 4 maskapai yang turunkan tarif tiket pesawat hingga akhir tahun.

1. Garuda Indonesia

Ilustrasi maskapai Garuda Indonesia. (Dok : Kemenpar)
Ilustrasi maskapai Garuda Indonesia. (Dok : Kemenpar)

Dengan adanya kebijakan penghapusan PSC menjadi Rp 0, maskapai penerbangan Garuda Indonesia mengaku harga tiket penerbangan domestik mereka juga mengalami penurun. Namun, Garuda Indonesia hanya menerapkan kebijakan ini pada 10 bandara yang dilayani Garuda Indonesia.

Dalam penerapannya, terpantau dari google.com/flights hari ini (27/10/2020), tarif tiket pesawat Garuda Indonesia terbukti mengalami penurunan dibandingkan tarif tiket normal sebelumnya. Adapun persentase penurunan tarif tiket Garuda Indonesia bisa mencapai 20 persen.

2. Citilink

Anak perusahaan maskapai penerbangan Garuda Indonesia, Citilink juga siap menerapkan kebijakan pemerintah dalam menurunkan tarif tiket pesawat. Namun, berbeda dengan Garuda Indonesia, kebijakan ini akan berlaku untuk 13 bandara di Indonesia yang dilayani Citilink.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Berikan Subsidi Tiket Pesawat di 13 Bandara

Pemerintah Berikan Subsidi Tiket Pesawat di 13 Bandara

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2020 | 11:37 WIB

Apa Itu Stimulus Penerbangan? Ini Penjelasannya

Apa Itu Stimulus Penerbangan? Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 22:30 WIB

PSC Dihapus untuk Turunkan Harga Tiket Pesawat, Ini Kata Dirut Garuda

PSC Dihapus untuk Turunkan Harga Tiket Pesawat, Ini Kata Dirut Garuda

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 10:06 WIB

Terkini

PDIP Tergusur Gerindra? Dari Kamar Indekos Bung Karno, Hasto Kirim Pesan Menohok

PDIP Tergusur Gerindra? Dari Kamar Indekos Bung Karno, Hasto Kirim Pesan Menohok

Jatim | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Makna yang Tertinggal di Atas Kanvas

Makna yang Tertinggal di Atas Kanvas

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:38 WIB

Jakarta Sodorkan Dua Lapangan Latihan FIFA ASEAN Cup 2026, Tak Ada JIS

Jakarta Sodorkan Dua Lapangan Latihan FIFA ASEAN Cup 2026, Tak Ada JIS

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:37 WIB

Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital

Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Antisipasi Kerusakan Komponen Mobil Saat Terjebak Kemacetan Panjang

Antisipasi Kerusakan Komponen Mobil Saat Terjebak Kemacetan Panjang

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Kebakaran Bromo Meluas, 520 Hektare Taman Nasional Hangus

Kebakaran Bromo Meluas, 520 Hektare Taman Nasional Hangus

Foto | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Shin Tae-yong Diminta Latih Lagi Timnas Indonesia, Bos Persija Kasih Respon Mengejutkan

Shin Tae-yong Diminta Latih Lagi Timnas Indonesia, Bos Persija Kasih Respon Mengejutkan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Beda dengan PSSI, AFC, dan CONCACAF Serang Infantino Secara Terbuka

Beda dengan PSSI, AFC, dan CONCACAF Serang Infantino Secara Terbuka

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:21 WIB

Bebas dari Paving Block! 6 Km Jalan Tamalanrea Raya Makassar Dihotmix

Bebas dari Paving Block! 6 Km Jalan Tamalanrea Raya Makassar Dihotmix

Sulsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:20 WIB

LPDB Koperasi Buka Akses Dana Bergulir bagi Koperasi Sektor Riil Secara Transparan dan Akuntabel

LPDB Koperasi Buka Akses Dana Bergulir bagi Koperasi Sektor Riil Secara Transparan dan Akuntabel

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:19 WIB

×