Pada tahun 1947, Dior meluncurkan busana dengan detail bahu kecil, pinggang yang ramping, dan rok tebal. Dimana hal itu bertolak belakang dengan model pada jaman itu yaitu bahu yang empuk dan rok pendek.
Kini, krya Dior tak langsung digemari oleh para wanita, bahkan mendiang putri Diana yang jatuh cinta dengan salah satu koleksi tas rancangan rumah mode tersebut dan menjadikan Dior sebagai brand favoritnya.
3. Yves Saint Laurent
Merek fesyen ini telah berdiri sejak 1961. Yves Saint Laurent atau yang biasa disingkat YSL didirikan bersama mitranya bernama Pierre Berge.
Saat di usianya yang baru menginjak 21 tahun, ia telah mampu mendirikan labelnya sendiri.
Koleksi pertama lelaki kelahidan Oran, Algeria pada 1 Agustus 1936 ini dirilis pada 1962, seperti jaket safari Saharienne, setelan celana le smoking, wardrobe aktris Catherine Deneuve pada film Belle de Jour (1967), koleksi Mondrian 1965, mengakuisisi label Rive Gauche, sampai melebarkan sayap ke ranah global melalui lisensi syal, perhiasan, sepatu, pakaian pria, kosmetik, sampai parfum.
4. Givenchy
Hubert de Givenchy merupakan pendiri rumah mode Givenchy pada tahun 50an ini pertama kali memamerkan karyanya di Paris pada usia 24, karyanya identik dengan rancangan yang glamor.
Koleksi pertamanya yang keluar pada 1952 mencapai 7 juta franc (sekitar 1 juta euro) saat itu.
Nama Givenchy seakan identik dengan dengan Audrey Hepburn, yang memakai rancangannya selama tiga dekade setelah mereka berkolaborasi pada 1963. Givenchy mendandani Hepburn di “Breakfast at Tiffany’s", “Sabrina", “Funny Girl", “Charade", “How to Steal a Million" dan “Bloodline".
Hingga saat ini, merk Givenchy tetap bertabur bintang. Brand ini sering dipakai keluarga Kardashian dan pernah mendapat sambutan meriah di dunia maya saat fashion week di Paris.
5. Celine
Brand satu ini dirilis pada tahun 1945 oleh Celine Vipiana dan suaminya, sebagai cabang perusahaan untuk bisnis sepatu bagi petits pieds d'anges, sebuah label mewah Perancis yang meluaskan bisnis selama tahun 60an.
Kini di bawah kepemimpinan Phoebe Philo, Celine dikenal dengam berbagai koleksi kewahnya, mulai dari alas kaki, tas tangan, dan koleksi pakaian wanita siap pakai dalam couture sportswear yang hampir diminati semua orang.
6. Balenciaga
Rumah mode ini didirikan oeh Cristóbal Balenciaga Eisaguirre atau yang lebih dikenal dengan sebutan Balenciaga. Ia terlahir di kota Getaria, Spanyol pada tanggal 21 Januari 1895.
Balenciaga memiliki reputasi sebagai penjahit pakaian yang tak kenal kompromi dalam penetapan standar dan dikaitkan sebagai "the master of us all" oleh Christian Dior. Ciri khas dari produk Balenciaga ialah bubble skirts and odd, feminine, tetapi masih berbentuk ultra-modern.
7. Chanel
Coco Chanel yang bernama asli Gabriel Bonheur Chanel mendirikan rumah mode bergengsi ini dari sebuah bisnis topi pada 1910. Dengan ide cemerlangnya, Chanel yang lahir dari keluarga miskin mampu menciptakan desain dimana masyarakat tidak pernah terpikir sebelumnya.
Ia membuat topi trim kecil yang cocok digunakan di ruang terbuka. Tidak disangka-sangka ternyata desain itu menjadi hits dan tren mode di seluruh dunia hampir setengah abad lamanya.
Salah satu desain ikonik lainnya dari Chanel ialah bahan tweed yang tertuang dalam steland blazer dan rok. Busana itu diciptakan pada tahun 1920an. Inspirasi membuat tweed muncul saat ia berkunjung ke Skotlandia. Sampai saat ini tweed dan blazer menjadi dua hal yang dipertahankan dalam setiap koleksi label Chanel.