- Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato penting mengenai kebijakan fiskal dalam Sidang Tahunan di DPR-MPR pada 14 Agustus 2026.
- Pelaku pasar bersikap hati-hati menunggu nota keuangan sehingga IHSG diproyeksikan bergerak bervariasi dengan potensi melemah.
- Analis memberikan rekomendasi beli untuk beberapa saham pilihan di tengah pergerakan indeks yang terbatas.
Suara.com - Investor bisa melirik beberapa saham-saham untuk perdagangan hari ini, 14 Agustus 2026. Apalagi, hari ini ada sentimen Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan dan Nota Keuangan di Gedung DPR-MPR.
CGS International Sekuritas Indonesia menilai pidato tersebut akan menjadi perhatian pelaku pasar karena dapat memberikan gambaran mengenai arah kebijakan fiskal pemerintah ke depan.
Dalam risetnya, investor juga diperkirakan cenderung bersikap hati-hati atau wait and see menjelang penyampaian nota keuangan 2027.
Kondisi tersebut berpotensi membatasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). CGS International Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak bervariasi cenderung melemah dengan level support 6.205-6.110 dan resistance 6.400-6.500.

Meski demikian, sejumlah saham tetap masuk dalam radar rekomendasi analis dengan rating Buy.
Berikut saham-saham yang dibidik:
- PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)
- PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY)
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
- PT HM Sampoerna Tbk (HMSP)
- PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPI)
CGS International Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak terbatas dengan support di 6.270-6.300 dan resistance di 6.350-6.400.
Secara teknikal, IHSG masih berada di area support setelah terkoreksi dari level resistance. Sementara itu, indikator MACD mulai melandai sehingga momentum penguatan indeks dinilai belum solid.
Pergerakan IHSG selanjutnya berpotensi cenderung sideways karena investor masih menunggu pidato Presiden.
Meski demikian, peluang technical rebound masih terbuka apabila IHSG mampu mempertahankan area support tersebut.
Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.