Biar Laris Manis, Ternyata Pedagang Keliling di Bus Lakukan Teori Ini

Arendya Nariswari, Hiromi Kyuna

Selasa, 10 November 2020 | 15:08 WIB
Biar Laris Manis, Ternyata Pedagang Keliling di Bus Lakukan Teori Ini
Ilustrasi pedagang asongan. (Pixabay/Hoangchan)

Suara.com - Untuk orang yang kerap naik bus rasanya sudah tak asing dengan pedagang keliling. Biasanya ada pedagang keliling yang menjajakan produk jualannya dari satu bus ke bus lain.

Di trasportasi umum memang banyak yang kerap berjualan makanan, peralatan dapur, mainan, bahkan alat elektronik. Beberapa pedagang ini meletakkan produk dagangannya satu per satu ke pangkuan penumpang. Umumnya mereka akan mengatakan, "bisa dilihat dulu ya Bapak, Ibu."

Kemudian setelah berpromosi menjelaskan barang dagangannya, barang tersebut akan diambil kembali kecuali penumpang membeli barang tersebut.

Trik berjualan ala abang-abang pedagang keliling ini rupanya ada teorinya, lho. Teori ini bernama endowment effect. Teori ini diterapkan pada pedagang keliling dalam menjajakan produknya.

Toko penjual makanan makanan dan minuman kemasan di kawasan TMII. (Suara.com/Adie Prasetyo N).
Toko penjual makanan makanan dan minuman kemasan di kawasan TMII. (Suara.com/Adie Prasetyo N).

Endowment effect adalah ketika seseorang telah memiliki barang, maka orang ini akan menilai barang tersebut dengan nilai yang tinggi dibanding saat dia tak memiliki barang itu.

Ketika barang dagangan dipegang oleh penumpang, secara tak langsung mereka menganggap bahwa barang tersebut adalah milik mereka.

Ketika barang ini diambil oleh pedagang, akan ada rasa kehilangan atau rugi. Padahal, sifat dasar manusia adalah tak mau rugi. Hal inilah yang kemudian membuat penumpang yang terkena efek ini membeli dagangan tersebut.

Menghimpun dari akun TikTok @clarissachristiyan, trik endowment efek ini pun digunakan di IKEA dalam menjajakan produk. Sebagai penyedia perabot rumah tangga, mereka menata perabot yang dijual seolah seperti rumah dan pembeli dapat duduk atau merasakan perabot tersebut secara langsung.

Mereka ingin pengunjung merasakan endowment effect dengan desain gerai yang seperti rumah.

baca juga

Apakah kamu pernah membeli barang karena secara tak sadar terkena efek ini? Atau menurutmu trik marketing dari pedagang keliling itu sama sekali tak mampu mengusikmu?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rute TransJakarta Terganggu karena Habib Rizieq Pulang, Ada Pengalihan

Rute TransJakarta Terganggu karena Habib Rizieq Pulang, Ada Pengalihan

Jakarta | Selasa, 10 November 2020 | 12:40 WIB

Bali Bakal Uji Coba Bus Listrik, Siap Mengaspal?

Bali Bakal Uji Coba Bus Listrik, Siap Mengaspal?

Bali | Kamis, 05 November 2020 | 13:58 WIB

Skill Tingkat Dewa! Cara Sopir Bus Buka Jalan Patut Diacungi Jempol

Skill Tingkat Dewa! Cara Sopir Bus Buka Jalan Patut Diacungi Jempol

Otomotif | Rabu, 04 November 2020 | 16:08 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×