alexametrics

Beli Menu Promo, Gadis Ini Kesal Dianggap Miskin oleh Pelayan Restoran

Rima Sekarani Imamun Nissa | Hiromi Kyuna
Beli Menu Promo, Gadis Ini Kesal Dianggap Miskin oleh Pelayan Restoran
Ilustrasi makan bersama di restoran. (Shutterstock)

Kejadian tak mengenakan dialami oleh seorang gadis bersama keluarganya. Mereka mendapat pelayanan tak mengenakan hanya karena membeli menu promo.

Suara.com - Salah satu indikator penting untuk menilai kenyamanan restoran salah adalah kualitas pelayanan pelanggan. Tentu rasanya akan sangat tidak nyaman bila datang ke suatu restoran namun tidak dilayani dengan baik hanya karena memesan menu promo.

Sayangnya, pengalaman tak mengenakan seperti itu dirasakan warganet dengan akun Tiktok @michellihw.

Awalnya gadis ini tak berencana untuk makan di restoran tersebut. Namun, ayahnya kebetulan melihat iklan promo yang dipasang di depan restoran.

Merasa tertaik, si ayah kemudian mengajak lima anggota keluarga lainnya masuk ke restoran tersebut. Mereka pun memesan menu promo.

Baca Juga: Heboh Pelayan Restoran Dikomplain soal Harga Makanan, Warganet Membela

Saat makanannya datang, sajiannya terasa kurang lengkap. Gadis ini pun bertanya pada pelayan restoran tersebut, apakah menu yang dipesan termasuk nasi atau tidak.

Ternyata paket yang mereka pesan tak termasuk nasi. "Ini kan promo, jadi murah," jawab pelayan restoran.

Kemudian, gadis ini memilih untuk mengambil sendiri beberapa menu makanan yang dipajang di meja prasmanan.

Gadis ini dianggap tak mampu oleh pelanggan restoran (TikTok @michellihw)
Gadis ini dianggap tak mampu oleh pelanggan restoran (TikTok @michellihw)

Saat bertanya harga salah satu makanan di meja prasmanan tersebut, si pelayan malah balik bertanya, "Kakak yakin mau beli paketan yang seperti ini? Ini kan harganya mahal."

Harga satu porsi yang ditanyakan tersebut adalah Rp80 ribu. Akhirnya, gadis ini mengambil 4 porsi.

Baca Juga: Dianggap Bersikap Kasar kepada Pelayan Restoran, Hailey Baldwin Minta Maaf

Keluarga ini pun memesan 3 air mineral karena sedang tak ingin minum manis. Namun, lagi-lagi psi elayan restoran tampak meremehkan mereka.

Komentar