Ahli Buktikan Liburan Rawan Sebarkan Covid-19

Risna Halidi, Luthfi Khairul Fikri

Selasa, 17 November 2020 | 17:44 WIB
Ahli Buktikan Liburan Rawan Sebarkan Covid-19
Ilustrasi (Shutterstock)

Suara.com - Dokter Spesialis Penyakit Menular sekaligus Direktur Medis dari University Hospitals Roe Green Center for Travel, Dr. Keith Armitage, mengatakan bahwa perjalanan liburan yang dilakukan wisatawan dapat dengan cepat menularkan Covid-19.

"Saya pikir semakin banyak data menunjukkan perjalanan domestik (penyebab Covid-19). Tetapi, bukan perjalanan menjadi perhatian saya, perjalanan menyatukan orang dalam kelompok keluarga, saya pikir kita akan melihat lebih banyak kasus,” ujar Armitage dalam pernyataannya seperti dilansir dari Healthline, Selasa (17/11/2020).

Dia juga mengkhawatirkan tentang risiko yang akan dihadapi pelancong. Sebab kata Armitage, tindakan bepergian merupakan bagian paling berisiko menularkan Covid-19.

"Ini benar-benar perilaku yang dilakukan banyak orang saat ini, karena begitu mereka berada di sana (tempat liburan) atau setelah mereka Kembali ke rumahnya, tentu mungkin memiliki dampak terbesar," tegasnya.

Belum lama ini, sebuah studi baru di Eropa juga menemukan bahwa terdapat varian baru virus penyebab sakit Covid-19 yang mungkin telah dibawa ke negara-negara Eropa oleh wisatawan yang berlibur di Spanyol.

Menurut Dr. Henry Wu sebagai Profesor dan Dokter Senior di Emory University School Kedokteran dan Direktur Emory TravelWell Center di Georgia, tertular virus di tempat tujuan adalah risiko yang diambil para pelancong. Risiko terpapar akan lebih tinggi jika mereka tidak mengikuti langkah-langkah keamanan dan menerapkan protokol kesehatan.

"Tentu saja mengikuti semua aturan dasar setiap saat, menggunakan masker di tempat umum, menjaga kebersihan tangan, membawa pembersih tangan, dan menjaga jarak, semua itu sangat penting," jelasnya.

Wu melihat studi tersebut sebagai peringatan umum untuk wisatawan bahwa ada risiko yang terkait dengan perjalanan liburan saat masa pandemi Covid-19.

"Sampai kami memiliki vaksin yang efektif dan aman serta tersedia secara universal, alat utama Anda adalah tidak bepergian atau benar-benar memperhatikan langkah-langkah pencegahan saat ini,” kata dia.

baca juga

Beberapa negara bagian di Amerika Serikat seperti Arizona atau Delaware tidak memiliki batasan. Tetapi para ahli mengatakan merupakan ide yang baik untuk melakukan karantina atau tes kesehatan dengan sangat hati-hati.

"Alasan sebenarnya untuk melakukan karantina adalah dua hal: Jika Anda bepergian dari area dengan insiden rendah ke area dengan insiden tinggi, Anda mungkin ingin melakukan karantina saat kembali,” terangnya.

Dia juga mengaku perjalanan liburan telah meningkatkan kasus Covid-19, dan pada akhirnya mengarah pada lebih banyak pasien yang sakit dengan membutuhkan perawatan medis yang lebih kritis, dan ini bisa diperburuk jika orang tidak mengikuti jarak sosial selama liburan.

Wu juga membeberkan jika seorang wisatawan merasa tertular infeksi Covid-19 selama perjalanan tetapi tidak menunjukkan gejala, ia merekomendasikan untuk menunggu setidaknya 5 hingga 7 hari sebelum menjalani tes.

“Karena jika Anda melakukannya segera, Anda akan mendapatkan hasil negatif palsu. Dan banyak orang tidak tahu itu. Mereka menguji dan hasilnya negatif dan mereka selalu bilang, 'Saya baik-baik saja’ hal itulah yang banyak terjadi. Tunggu beberapa hari, atau bahkan tes beberapa kali selama 2 minggu setelah Anda Kembali,” ucap dia.

Wu juga mendorong orang untuk tidak bepergian jika itu tidak terlalu penting, karena jika bepergian hal itu tentu dapat mengambil tindakan pencegahan untuk menjaga risiko bagi diri Anda sendiri dan juga siapa pun yang Anda kunjungi.

"Sudah cukup sebaiknya Anda tidak melakukan bepergian untuk liburan. Karena itu memiliki banyak resiko pada diri sendiri dan lingkungan Anda nantinya dengan membuat kasus infeksi Covid-19 terus meningkat," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik, Vaksin Covid-19 Moderna Diklaim 95 Persen Efektif

Kabar Baik, Vaksin Covid-19 Moderna Diklaim 95 Persen Efektif

Jakarta | Selasa, 17 November 2020 | 17:02 WIB

Kemendagri Klaim Tahapan Pilkada Masih Terkendali Meski di Tengah Covid-19

Kemendagri Klaim Tahapan Pilkada Masih Terkendali Meski di Tengah Covid-19

News | Selasa, 17 November 2020 | 17:00 WIB

Lagi, Pakar Ungkap Mutasi Virus Corona Tak Kurangi Manfaat Vaksin Covid-19

Lagi, Pakar Ungkap Mutasi Virus Corona Tak Kurangi Manfaat Vaksin Covid-19

Health | Selasa, 17 November 2020 | 16:58 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×