Tampil di Malam Puncak JFW, Tiga Desainer Ini Pilih Pamerkan Kain Sisa

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 18 November 2020 | 00:32 WIB
Tampil di Malam Puncak JFW, Tiga Desainer Ini Pilih Pamerkan Kain Sisa
Ilustrasi Jakarta Fashion Week 2020

Suara.com - Kain menjadi salah satu bahan paling krusial bagi desainer dalam membuat karya busana. Biasanya, desainer akan memakai kain baru, terutama jika karyanya akan dipamerkan dalam sebuah pertunjukan.

Tetapi hal berbeda dilakukan tiga desainer yaitu Chitra Subyakto, Toton Januar, dan Lutfi Labibi. Ketiganya akan tampil dalam show Dewi Fashion Knight (DFK) yang menjadi penutup dari perhelatan Jakarta Fashion Week akhir November ini.

Berbeda dari persiapan karya-karya sebelumnya, para desainer mengaku sama sekali tidak membeli kain baru untuk membuat karya yang akan ditampilkan di DFK.

Chitra Subyakto mengatakan, ia memanfaat sisa kain yang masih ada kemudian diproses ulang menjadi benang dan ditenun kembali jadi kain baru. Selain itu, pada beberapa karyanya, ia mengatakan aka gunakan kain ramah lingkungan seperti organic cotton.

"Kita kan tahu bahwa fesyen salah stu penyumbang lima besar polusi di dunia. Jadi dengan adanya hal itu kita melakukan banyak sekali obrolan dan riset dengan teman-teman. Khusus dengan koleksi kali ini dengan DFK kami menggunakan kain sisa produksi," kata Chitra dalam konferensi pers virtual, Selasa (17/11/2020).

Hampir serupa dengan yang dilakukan Toton Januar. Desainer kelahiran Makassar itu bahkan sampai membongkar isi gudang dan memanfaatkan kain yang masih tersimpan sejak 2014 juga 2016.

Menurutnya, dengan memanfaatkan lagi kain yang tersimpan lama justru seperti menstimulus kreatifitas. Juga mengruntuhkan stigma terhadap kain khusus yang hanya bisa digunakan untuk model tertentu.

"Saya rasa ini suatu hal positif. Pre pandemi aku ngerasa terutama di fesyen menuntut hal baru terus. Inovasi. Sementara kita jadi lupa sudah mengerjakan begitu banyak hal. Lewat koleksi ini aku rasa ada kesempatan, aku sebagai desainer, untuk mengunjungi semua ini lagi. Tetap menampilkan konteks sesuai," ujarnya.

Sementara itu bagi Lutfi Labibi, pandemi menjadi guru terbaik. Ia mengatakan sebelum situasi pandemi terjadi, dirinya selalu emosional setiap kali belanja kain. Sehingga tak jarang yang dibeli terlalu banyak. Namun sering kali hanya tersimpan dan lupa digunakan.

baca juga

"Untuk JFK ini jadi proses kreatif baru tapi menyenangkan. Karena dari bahan-bahan yang sebelumnya terpikir gak bisa dipakai lagi. Tapi saya potong-potong jadi perca kemudian ditenun kembali jadi visual yang menarik," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Refleksi 3 Desainer dalam Dewi Fashion Knight di JFW 2021

Refleksi 3 Desainer dalam Dewi Fashion Knight di JFW 2021

Lifestyle | Selasa, 17 November 2020 | 13:45 WIB

Gandeng Desainer Irsan, Lakon Indonesia Rilis Koleksi Kental Budaya Jawa

Gandeng Desainer Irsan, Lakon Indonesia Rilis Koleksi Kental Budaya Jawa

Lifestyle | Rabu, 11 November 2020 | 16:14 WIB

Pekan Mode Indonesia Fashion Week 2020 Digelar Secara Virtual

Pekan Mode Indonesia Fashion Week 2020 Digelar Secara Virtual

Lifestyle | Selasa, 10 November 2020 | 11:28 WIB

Terkini

Umpan Lowongan Kerja: Pria di Tulang Bawang Cekoki Miras dan Cabuli Remaja Lekaki 15 Tahun

Umpan Lowongan Kerja: Pria di Tulang Bawang Cekoki Miras dan Cabuli Remaja Lekaki 15 Tahun

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 14:47 WIB

Berapa Kapasitas Mesin Cuci untuk Mencuci Bedcover King Size?

Berapa Kapasitas Mesin Cuci untuk Mencuci Bedcover King Size?

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:43 WIB

Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus

Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 14:41 WIB

Mengapa Krim Malam Tidak Boleh Digunakan pada Siang Hari Meski di Dalam Ruangan?

Mengapa Krim Malam Tidak Boleh Digunakan pada Siang Hari Meski di Dalam Ruangan?

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:31 WIB

Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak

Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 14:31 WIB

Pasti Ada Jalan Keluar: Mengubah Cara Pandang dalam Menghadapi Masalah

Pasti Ada Jalan Keluar: Mengubah Cara Pandang dalam Menghadapi Masalah

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 14:30 WIB

Mengenal BIOSRA Kasihan: Bioskop Rakyat yang Satukan Warga Lewat Film

Mengenal BIOSRA Kasihan: Bioskop Rakyat yang Satukan Warga Lewat Film

Video | Sabtu, 19 September 2026 | 14:30 WIB

Apakah Sheet Mask Boleh Dibawa Tidur Semalaman? Ketahui Risikonya

Apakah Sheet Mask Boleh Dibawa Tidur Semalaman? Ketahui Risikonya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:25 WIB

Bukan Cuma Soal Motif, Ini yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Keramik Rumah Agar Lebih Higienis

Bukan Cuma Soal Motif, Ini yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Keramik Rumah Agar Lebih Higienis

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:24 WIB

Patroli Siber Bongkar Kelompok Remaja Bersenjata di Kudus, Tawuran Dicegah Sebelum Terjadi

Patroli Siber Bongkar Kelompok Remaja Bersenjata di Kudus, Tawuran Dicegah Sebelum Terjadi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 14:23 WIB

×