Wisata Alam ala Swiss, Nikmati Keindahan Wayang Windu Panenjoan 1800

Irwan Febri Rialdi, Hiromi Kyuna

Senin, 23 November 2020 | 08:36 WIB
Wisata Alam ala Swiss, Nikmati Keindahan Wayang Windu Panenjoan 1800
Wayang Windu Panenjoan 1800 (Instagram @wwp1800skypark)

Suara.com - Swiss adalah salah satu negara di Eropa yang terkenal akan keindahan alamnya. Suasana alam asri seperti di Swiss ini bisa ditemukan di Indonesia, tepatnya di Kabupaten Bandung, lho.

Wayang Windu Panenjoan 1800 yang terletak di Pangalengan menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Di sini, pengunjung dapat menyaksikan keindahan Pangalengan dari atas.

Wayang Windu Panenjoan 1800 merupakan wisata alam yang menyajikan pemandangan perkebunan teh dari ketinggian.

Ketinggian tempat cantik ini mencapai 1800 mdpl. Lokasinya yang berada di ketinggian membuat tempat ini terasa sangat sejuk.

Wayang Windu Panenjoan 1800 (Instagram @wwp1800skypark)
Wayang Windu Panenjoan 1800 (Instagram @wwp1800skypark)

Tak hanya pemandangan kebun teh, di sini pun pengunjung dapat melihat barisan gunung. Terdapat jembatan kayu yang dapat digunakan pengunjung untuk melihat pemandangan gunung kembar Wayang Windu Panenjoan.

Suasana yang dihiasi kabut tipis menambahkan rasa syahdu di Wayang Windu Panenjoan 1800.

Berjarak sekitar 60 kilometer dari pusat kota Bandung, membutuhkan kira-kira 2 jam untuk waktu tempuh. Perjalanan panjang ini tentu akan terbayar lunas saat sampai di lokasi yang sangat menawan ini.

Wayang Windu Panenjoan 1800 pun memiliki pemandangan sunset yang tak boleh dilewatkan. Langit jingga yang merona dapat disaksikan dari ketinggian. Terbayang kan betapa indahnya matahari terbenam di tempat ini?

Wayang Windu Panenjoan 1800 (Instagram @wwp1800skypark)
Wayang Windu Panenjoan 1800 (Instagram @wwp1800skypark)

Kicauan burung yang terdengar di sini juga cukup menenangkan. Tak heran, lokasi ini bisa jadi pelarian kala jengah dengan hiruk pikuk suasa perkotaan.

baca juga

Untuk harga tiket masuknya tergolong murah. Pengunjung hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 10 ribu untuk dapat menikmati suasana asri ala Swiss di Kabupaten Bandung.

Menariknya, lokasi wisata ini buka setiap hari selama 24 jam. Hal ini membuat pengunjung dapat lebih fleksibel dalam menentukan waktu berkunjung ke tempat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Taman Wisata Alam Bukit Kaba Mulai Diramaikan Para Pendaki

Taman Wisata Alam Bukit Kaba Mulai Diramaikan Para Pendaki

Sumsel | Senin, 16 November 2020 | 07:51 WIB

Wisata Alam Lereng Merapi Masih Jadi Kegiatan Favorit Wisatawan di Jogja

Wisata Alam Lereng Merapi Masih Jadi Kegiatan Favorit Wisatawan di Jogja

Jogja | Selasa, 03 November 2020 | 13:46 WIB

Tak Perlu Waktu Tempuh Lama, Ini 5 Destinasi Wisata Alam Dekat Jabodetabek

Tak Perlu Waktu Tempuh Lama, Ini 5 Destinasi Wisata Alam Dekat Jabodetabek

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 14:05 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×