Bisakah Sabun Kedaluwarsa? Ini Cirinya!

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Senin, 23 November 2020 | 10:07 WIB
Bisakah Sabun Kedaluwarsa? Ini Cirinya!
Ilustrasi sabun. (Shutterstock)

Suara.com - Food and Drug Administration (FDA) atau badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (AS) memang menetapkan semua obat memiliki tanggal kadaluarsa, termasuk juga sabun.

Mengutip Insider, Senin (23/11/2020), disebutkan jika sebagian besar sabun yang diproduksi bisa bertahan selama 2 tahun atau lebih. Tapi berdasarkan aturan dan rekomendasi produsen, sebaiknya sabun digunakan dalam waktu satu tahun setelah pembelian.

Aturan ini harus dipatuhi, lantaran dalam bahan alaminya sabun bisa berbau dan berjamur. Tapi faktanya, ternyata sabun masih efektif digunakan meskipun sudah melewati tanggal kedaluwarsa.

Jika Anda pernah mencoba sabun yang sudah kedaluwarsa, mereka tetap akan mengeluarkan busa saat digunakan. Inilah mengapa sabun kedaluwarsa masih tetap dinilai efektif untuk membasmi kuman, baik itu sabun cair atau sabun batangan.

"Jika sabun kedaluwarasa ini masih berbusa dan membuat tangan Anda licin, lalu akhirnya menjadi bersih, maka artinya Anda akan baik-baik saja," terang ahli kimia organik dari Universitas Villanova, Kevin Minbiole, PhD.

Sekadar informasi, sabun adalah sejenis surfaktan yang akan membuat molekul kulit licin. Pada saat itulah air sabun akan mengikat, menjebak, dan menghilangkan molekul minyak, lemak, dan kuman yang menempel di kulit.

Itulah mengapa bakteri dan virus akan terlepas dari kulit saat Anda mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik.

Nah, apabila sabun sudah benar-benar kedaluwarsa, dia akan pecah-pecah, kering, dan tidak berbusa. Atau di beberapa kasus, sabun tidak lagi berbau harum seperti saat pertama kali Anda membelinya.

Sedangkan pada sabun dengan aroma esensial dan menggunakan bahan dari tumbuhan alami, biasanya memiliki masa simpan yang lebih pendek, karena menggunakan bahan-bahan alami tersebut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perempuan di Pinrang Mengolah Limbah Kakao Menjadi Sabun Anti Bakteri

Perempuan di Pinrang Mengolah Limbah Kakao Menjadi Sabun Anti Bakteri

Sulsel | Minggu, 22 November 2020 | 13:14 WIB

Dokter Imbau Masyarakat Tak Asal Pilih Sabun Cuci Tangan

Dokter Imbau Masyarakat Tak Asal Pilih Sabun Cuci Tangan

Health | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 07:05 WIB

Penting, Pastikan Cuci Tangan Pakai Sabun Setelah Anak Main Gadget

Penting, Pastikan Cuci Tangan Pakai Sabun Setelah Anak Main Gadget

Health | Kamis, 15 Oktober 2020 | 19:10 WIB

Terkini

Tembus Angka Miliaran, Pameran HUT ke-81 Jateng Bawa UMKM Lokal 'Go International' hingga Malaysia!

Tembus Angka Miliaran, Pameran HUT ke-81 Jateng Bawa UMKM Lokal 'Go International' hingga Malaysia!

Jawa Tengah | Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Hampir Seabad, Masjid Jami' Al-Khotib Gurah Masih Menyimpan Jejak Kolonial

Hampir Seabad, Masjid Jami' Al-Khotib Gurah Masih Menyimpan Jejak Kolonial

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Harga Daging Ayam Melonjak Drastis, Pemkot Pekanbaru: Masih di Bawah HAP

Harga Daging Ayam Melonjak Drastis, Pemkot Pekanbaru: Masih di Bawah HAP

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:52 WIB

Penjelasan Kemenko Perekonomian Soal Emas 1.800 Ton Milik Masyarakat Indonesia

Penjelasan Kemenko Perekonomian Soal Emas 1.800 Ton Milik Masyarakat Indonesia

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Di Hari Jadi Ke-81 Jateng, Gubernur Luthfi Serukan Kebersamaan dalam Membangun Daerah

Di Hari Jadi Ke-81 Jateng, Gubernur Luthfi Serukan Kebersamaan dalam Membangun Daerah

Jawa Tengah | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:44 WIB

Mahasiswa PPG Unisri Solo Edukasi Karang Taruna soal 3A dan Latih Kreativitas Ecoprint

Mahasiswa PPG Unisri Solo Edukasi Karang Taruna soal 3A dan Latih Kreativitas Ecoprint

Surakarta | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:34 WIB

Manga Survival Leviathan Dapat Adaptasi Live Action, Tayang Februari 2027

Manga Survival Leviathan Dapat Adaptasi Live Action, Tayang Februari 2027

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Review Film Back to the 90s: Sensasi Nostalgia Era Boyband yang Penuh Warna

Review Film Back to the 90s: Sensasi Nostalgia Era Boyband yang Penuh Warna

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:00 WIB

BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla

BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla

Kaltim | Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:56 WIB

Kabut Asap, Dinas Kesehatan Riau Siapkan 18 Ribu Masker untuk Pelalawan

Kabut Asap, Dinas Kesehatan Riau Siapkan 18 Ribu Masker untuk Pelalawan

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:46 WIB

×