Dokter Imbau Masyarakat Tak Asal Pilih Sabun Cuci Tangan

Risna Halidi | Luthfi Khairul Fikri | Suara.com

Jum'at, 16 Oktober 2020 | 07:05 WIB
Dokter Imbau Masyarakat Tak Asal Pilih Sabun Cuci Tangan
Ilustrasi mencuci tangan. (Pixabay)

Suara.com - Pandemi Covid-19 membuat kesadaran masyarakat untuk melakukan hidup sehat dan bersih semakin tinggi. Salah satunya adalah munculnya kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir yang rutin dilakukan setelah atau sebelum beraktivitas.

Pasalnya, tangan merupakan anggota tubuh yang rentan bersentuhan dengan beragam benda atau permukaan yang bisa saja terpapar virus. Oleh karena itu, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun harus dilakukan sesering mungkin.

Namun ternyata, penggunaan sabun secara berlebihan juga bisa berbahaya untuk kulit di area tangan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Persatuan Dokter Umum Indonesia Komisariat Jakarta Selatan, dr Efmansyah Iken Lubis, MM.

Ia membenarkan bagaimana mencuci tangan menggunakan sabun secara berlebihan bisa mengikis minyak alami kulit yang berfungsi menjaga kelembapan kulit.

"Tapi tergantung sabun apa yang dipakai, tidak semua sabun sama. Jadi saya sarankan pilih sabun yang mengandung pelembap," ujar Iken dalam pernyataannya secara virtual, Kamis (15/10/2020).

Lebih lanjut, dia menyarankan masyarakat perlu berhati-hati dan jangan asal memilih sabun yang beredar di pasaran. Dirinya menegaskan pilihlah sabun yang sudah teruji secara laboratorium aman untuk digunakan keluarga.

"Selain itu pastikan ajarkan juga anak untuk melakukan bilasan yang benar saat mencuci tangan menggunakan sabun, lalu bagi kondisi kulit tertentu seperti eksema dan psoriasis juga tidak dianjurkan untuk mencuci tangan dengan sabun yang dijual di pasaran," kata Iken lebih lanjut.

Iken mengatakan orang dengan kondisi kulit seperti eksema dan psoriasis harus melakukan konsultasi lebih dulu ke dokter untuk mengetahui jenis sabun yang tepat untuk dipakai.

Cara lain yang bisa dilakukan masyarakat untuk menyiasati agar kulit tidak kering adalah menggunakan pelembap secara rutin sehabis mencuci tangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penting, Pastikan Cuci Tangan Pakai Sabun Setelah Anak Main Gadget

Penting, Pastikan Cuci Tangan Pakai Sabun Setelah Anak Main Gadget

Health | Kamis, 15 Oktober 2020 | 19:10 WIB

Hari Cuci Tangan Sedunia Pakai Sabun, Ini Pesan Menkes Terawan

Hari Cuci Tangan Sedunia Pakai Sabun, Ini Pesan Menkes Terawan

Health | Kamis, 15 Oktober 2020 | 20:50 WIB

Nikita Willy Hanya Mengundang 30 Orang Saja di Acara Pernikahannya

Nikita Willy Hanya Mengundang 30 Orang Saja di Acara Pernikahannya

Video | Kamis, 15 Oktober 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB