alexametrics

Buat Salut Lagi, Burger King Ajak Pelaku Usaha Kuliner Gandeng Teman Tuli

Rima Sekarani Imamun Nissa | Hiromi Kyuna
Buat Salut Lagi, Burger King Ajak Pelaku Usaha Kuliner Gandeng Teman Tuli
Ilustrasi gerai Burger King. (Unsplash/Sizzikova)

Burger King mengajak seluruh pelaku usaha kuliner untuk menciptakan kesetaraan kerja bagi penyandang disabilitas, salah satunya teman tuli.

Suara.com - Sebelumnya, restoran cepat saji ternama Burger King sempat menghebohkan publik dengan ajakan membeli makanan dari restoran pesaing. Kini restoran asal Amerika tersebut kembali buat salut. Burger King mengajak pelaku usaha kuliner di Indonesia untuk mendukung kesetaraan kerja bagi penyandang disabilitas.

Ajakan tersebut disampaikan restoran cepat saji ternama ini melalui akun jejaring sosial Instagram @burgerking.id pada Selasa (1/12/2020).

Pada ajakan tersebut, pihak Burger King mengatakan bahwa kesempatan kerja adalah hak semua orang termasuk teman tuli. Teman tuli adalah sebutan bagi orang yang memiliki disabilitas pada pendengaran.

"Mendekati Hari Disabilitas Internasional pada 3 Desember, kami memulai #SunyiBersuara agar yang sunyi bisa terdengar suaranya," tulis pihak Burger King pada unggahannya.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Kuliner Hidden Gems di Jogja. Mana yang Sudah Kamu Coba?

Burger King ajak pelaku usaha kuliner pekerjakan teman tuli (Instagram @burgerking.id)
Burger King ajak pelaku usaha kuliner pekerjakan teman tuli (Instagram @burgerking.id)

Di kesempatan ini, Burger King mengajak pelaku usaha kuliner untuk mengambil bagian dalam membiasakan kesetaraan di tempat kerja. Salah satu langkah ajakannya adalah dengan menyediakan tool-kit untuk membantu pelaku usaha memulai mempekerjakan teman tuli.

Tool-kit ini berisikan langkah-langkah untuk memulai usaha kuliner yang melibatkan teman tuli sebagai karyawan. Mulai dari merencanakan, proses perekrutan, hingga proses orientasi karyawan.

Tool-kit tersebut dapat diunduh pada laman www.sunyibersuara.id. Selain tool-kit, Burger King juga menyediakan panduan logo yang menggunakan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo).

Burger King sendiri sebelumnya sudah membuka gerai yang mempekerjakan teman tuli. Gerai tersebut berlokasi di Makassar, Bali, dan Jakarta.

Jumlah pekerja teman tuli di Burger King pun sudah mencapai lebih dari 100 orang. Pada gerai spesial tersebut, logo Burger King diganti dengan hand sign atau bahasa isyarat.

Baca Juga: Tips Sukses Bisnis Kuliner di Era New Normal

Burger King ajak pelaku usaha kuliner pekerjakan teman tuli (Instagram @burgerking.id)
Burger King ajak pelaku usaha kuliner pekerjakan teman tuli (Instagram @burgerking.id)

Mereka pun mengakui kualitas layanan teman tuli tak mengecewakan dan sama hebatnya dengan karyawan yang tak menyandang disabilitas. Hal ini membuat mereka tak memiliki alasan apapun untuk memberhentikan teman tuli.

Komentar