Mengenal Teknologi DNA Salmon, Perawatan Kulit Glowing Awet Muda dari Korea

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Senin, 21 Desember 2020 | 18:50 WIB
Mengenal Teknologi DNA Salmon, Perawatan Kulit Glowing Awet Muda dari Korea
Ilustrasi kulit cerah. (Shutterstcok)

Suara.com - Berbagai teknologi perawatan kulit dikembangkan untuk mengatasi berbagai masalah kulit termasuk penuaan kulit. Salah satu perawatan kulit yang terbaru adalah teknologi DNA salmon, apa itu?

Teknologi DNA salmon adalah perawatan kulit yang banyak dikerjakan di klinik kecantikan di Korea. Perawatan ini menggunakan DNA salmon yang disuntikkan langsung ke kulit wajah.

Hal itu disebut dapat membantu meremajakan kulit sehingga kulit tampak glowing dan awet muda.

Menurut dr. Susie Rendra, Sp.KK, FINSDV yang berpraktik di Skin Aesthetic Clinic RS Pondok Indah di Puri Indah yang melayani perawatan DNA salmon, kehadiran teknologi DNA salmon ini ada karena banyak orang sadar perawatan krim saja tidak cukup agar mendapatkan hasil maksimal.

"Pemilihan dan penggunaan produk perawatan kulit yang tepat dan sesuai juga akan sangat membantu memperlambat proses penuaan kulit Anda. Seringkali untuk hasil maksimal, krim saja tidak cukup, diperlukan juga dukungan teknologi medis terdepan sebagai alternatif solusi peremajaan kulit”, ungkap dr. Susie berdasarkan keterangan tertulisnya kepada suara.com, Senin (21/12/2020).

Manfaat dan kelebihan teknologi DNA salmon:

1. Memulihkan struktur jaringan kulit

Ilustrasi DNA (Pixabay)
Ilustrasi DNA (Pixabay)

DNA salmon meningkatkan reproduksi sel, perbaikan struktur sel, dan pemulihan pembuluh darah, sehingga efektif untuk mengembalikan struktur jaringan kulit seperti kerutan dan garis halus.

2. Mencerahkan kulit

baca juga

Kandungan peptide yang ada pada formula membantu kulit memproduksi kolagen yang memberikan efek mencerahkan pada kulit Anda. Peptide adalah sejenis asam amino yang bekerja menghasilkan protein.

3. Melembapkan kulit

Ilustrasi perempuan memakai pelembap kulit (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan memakai pelembap kulit (Shutterstock)

Hyaluronic acid (sejenis pelembap) dan ascorbic acid (vitamin C) yang terkandung dalam formulasi ini juga membantu menjaga kelembapan kulit Anda.

Prosedur teknologi DNA salmon

Perawatan wajah dengan teknologi DNA salmon memerlukan tindakan selama minimal 2 hingga 3 kali tergantung dari jenis kulit Anda. Setelah semua prosedur dilaksanakan, efek dari perawatan ini dapat bertahan hingga 3 bulan, dengan dukungan perawatan kulit mandiri yang tepat.

Dalam proses perbaikan jaringan kulit, Anda mungkin akan mengalami efek sementara seperti rash, kulit kemerahan, dan bengkak.

"Hal ini merupakan hal yang wajar dan hanya akan dialami dalam hitungan jam atau sampai 1 hari setelah tindakan dilakukan,” jelas dr. Susie. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Kulit Berminyak, Ini Bahan di Rumah yang Bisa Bantu Mengatasi

Punya Kulit Berminyak, Ini Bahan di Rumah yang Bisa Bantu Mengatasi

Lifestyle | Senin, 21 Desember 2020 | 15:50 WIB

Selain Minum Banyak Air, Ini Cara Billy Davidson Cegah Kulit Kering

Selain Minum Banyak Air, Ini Cara Billy Davidson Cegah Kulit Kering

Jawa Tengah | Kamis, 17 Desember 2020 | 17:55 WIB

Cara Mencintai Diri Sendiri Ala Randy Martin: Lakukan Perawatan Kulit

Cara Mencintai Diri Sendiri Ala Randy Martin: Lakukan Perawatan Kulit

Banten | Kamis, 17 Desember 2020 | 17:40 WIB

Terkini

Kapan Marselino Ferdinan Debut Bersama Persija Jakarta? Shin Tae-yong Beri Sinyal

Kapan Marselino Ferdinan Debut Bersama Persija Jakarta? Shin Tae-yong Beri Sinyal

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Cara Memilih Earphone Kabel yang Bagus, Cek 4 Hal Ini Sebelum Membeli

Cara Memilih Earphone Kabel yang Bagus, Cek 4 Hal Ini Sebelum Membeli

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:43 WIB

Apa Itu Penyakit Pes dan Seberapa Bahaya? Pekerja Lab Rusia Tewas Diduga Terinfeksi

Apa Itu Penyakit Pes dan Seberapa Bahaya? Pekerja Lab Rusia Tewas Diduga Terinfeksi

Health | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:43 WIB

Pendiri Metland Nanda Widya Sabet Penghargaan Filantropi Dunia

Pendiri Metland Nanda Widya Sabet Penghargaan Filantropi Dunia

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:43 WIB

Kronologis Aksi Turunkan Foto Gibran di DPRD Sukabumi

Kronologis Aksi Turunkan Foto Gibran di DPRD Sukabumi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Biaya Haji 2027 Tembus Rp98,4 Juta, Jemaah Bayar Rp54,6 Juta

Biaya Haji 2027 Tembus Rp98,4 Juta, Jemaah Bayar Rp54,6 Juta

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:35 WIB

Kulit Sawo Matang dan Berminyak? Ini 3 Rekomendasi Bedak Wardah dan Shade yang Pas

Kulit Sawo Matang dan Berminyak? Ini 3 Rekomendasi Bedak Wardah dan Shade yang Pas

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Apa Itu Bakteri Yersinia Pestis? Diduga Bocor di Lab RUsia, Sumber dari Wabah Black Death

Apa Itu Bakteri Yersinia Pestis? Diduga Bocor di Lab RUsia, Sumber dari Wabah Black Death

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Usia 20-an Bukan Batasan: Kita Boleh Melangkah Lebih Pelan saat Dunia Sibuk Berlari

Usia 20-an Bukan Batasan: Kita Boleh Melangkah Lebih Pelan saat Dunia Sibuk Berlari

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Penderita ISPA di Kuansing Meningkat Drastis Imbas Pekatnya Kabut Asap Karhutla

Penderita ISPA di Kuansing Meningkat Drastis Imbas Pekatnya Kabut Asap Karhutla

Riau | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:29 WIB

×