Cegah Covid-19, Travel Bubble dan Wisata Domestik Akan Tren Pada 2021

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 28 Desember 2020 | 16:23 WIB
Cegah Covid-19, Travel Bubble dan Wisata Domestik Akan Tren Pada 2021
Ilustrasi: Cegah Covid-19 , Travel Bubble dan Wisata Domestik Akan Tren Pada 2021 (Unsplash @chriskristiansen)

Suara.com - Pandemi Covid-19 diperkirakan masih akan memberikan dampak negatif pada industri pariwisata hingga tahun 2021.

Dikatakan Praktisi Pariwisata Tia Handimuljana, andaikata akses wisata luar negeri sudah dibuka tahun depan, kemungkinan masih akan dilakukan secara bertahap dengan menerapkan metode travel bubble. 

Travel bubble sendiri memiliki koridor perjalanan antarnegara-negara yang dianggap berhasil mengontrol wabah virus corona Covid-19 dan sepakat untuk menciptakan sebuah gelembung atau koridor perjalanan.

Gelembung itu nantinya akan memudahkan wisatawan yang berkunjung ke suatu negara untuk melakukan perjalanan secara bebas dan menghindari kewajiban karantina mandiri.

"Mungkin akan secara bertahap yang dibuka travel bubble dulu. Indonesia sudah ada beberapa kali wacana ke empat negaraTiongkok, Korea Selatan, Jepang, dan Australia. Tapi semua ini belum ada yang terjadi," kata Tia saat dihubungi Suara.com beberapa waktu lalu.

Ketidakpastian dalam perjalanan wisata luar negeri hingga 2021, kata Tia, membuat wisata domestik akan tetap menjadi tren hingga tahun depan.

Hal itu, lanjutnya, dapat menjadi kesempatan bagi pelaku wisata dalam negeri untuk mengembangkan lokasi pariwisata Indonesia. 

"Apalagi pemerintah sedang berusaha mengembangkan sepuluh destinasi Bali baru. Salah satunya ada Danau Toba, Lombok, Borobudur. Ini kesempatan bagus banget untuk pemerintah setempat fokus mengembangkan sepuluh Bali baru ini," ucapnya.

Berdasarkan pengalamannya selama 20 tahun di industri pariwisata, Tia menyampaikan bahwa wisatawan lokal Indonesia memiliki ciri khas tersendiri setiap kali berlibur.

baca juga

Secara umum, menurutnya, para wisatawan lokal pasti akan mencari tempat kuliner murah, lokasi untuk berfoto, dan tempat belanja.

"Tipikal wisatawan Indonesia itu harus cari satu spot foto yang bagus, lalu harus ada makanan yang murah meriah, dan tempat belanjaan. Tiga itu dulu secara general. Tapi ada juga wisatawan dengan minat khusus, seperti senang dengan museum hunting dari satu museum ke museum lain," tuturnya. 

Selain itu, juga minat khusus alam yang sejak adanya pandemi Covid-19 jadi bertambah. 

"Tapi bukan yang ekstrem seperti mendaki gunung. Tapi lebih ke outing, tempat terbuka yang mana harus ada spot foto juga. Karena pandemi ini lebih mencarinya jangan yang indoor kalau bisa," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 Meningkat, Selandia Baru dan Australia Tunda Travel Bubble

Kasus Covid-19 Meningkat, Selandia Baru dan Australia Tunda Travel Bubble

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2020 | 12:53 WIB

Kasus Covid-19 Membludak, Indonesia Tak Dilibatkan Diskusi Travel Bubble

Kasus Covid-19 Membludak, Indonesia Tak Dilibatkan Diskusi Travel Bubble

News | Minggu, 12 Juli 2020 | 14:00 WIB

Terkendala Masalah Teknis, Kebijakan Travel Bubble Hong Kong Macet

Terkendala Masalah Teknis, Kebijakan Travel Bubble Hong Kong Macet

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 21:05 WIB

Terkini

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:47 WIB

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:35 WIB

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:33 WIB

Gandeng Kodam I/Bukit Barisan, 120 PNS Imigrasi Sumut Gelar Kesamaptaan

Gandeng Kodam I/Bukit Barisan, 120 PNS Imigrasi Sumut Gelar Kesamaptaan

Sumut | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:31 WIB

Bapenda Sumut Jemput Bola, Permudah Warga Bayar Pajak Lewat Operasi Sadar Pajak

Bapenda Sumut Jemput Bola, Permudah Warga Bayar Pajak Lewat Operasi Sadar Pajak

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:26 WIB

Ekonomi RI Makin Suram! Kepuasan Publik ke Prabowo Anjlok, Program Unggulan Jeblok

Ekonomi RI Makin Suram! Kepuasan Publik ke Prabowo Anjlok, Program Unggulan Jeblok

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:25 WIB

244 Personel Padamkan Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Helikopter Water Bombing Diupayakan

244 Personel Padamkan Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Helikopter Water Bombing Diupayakan

Jawa Tengah | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:21 WIB

×