7 Tradisi Unik Merayakan Malam Tahun Baru di Berbagai Negara, Intip Yuk!

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 31 Desember 2020 | 06:35 WIB
7 Tradisi Unik Merayakan Malam Tahun Baru di Berbagai Negara, Intip Yuk!
Ilustrasi Tahun Baru (Pixabay/nickgesell)

Suara.com - Perayaan malam tahun baru adalah hal yang paling dinantikan. Biasanya banyak hal dan tradisi yang dilakukan untuk merayakan malam di penghujung tahun ini. Tradisi yang dilakukan di setiap negara berbeda-beda.

Indonesia, biasanya pada malam pergantian tahun akan melakukan bakar-bakar makanan seperti ayam, jagung, sosis, dan lain-lain. Selain itu, biasanya juga dilakukan pesta kembang api pada saat detik-detik malam pergantian tahun. Beberapa tradisi unik juga dilakukan sesuai daerahnya masing-masing.

Berbeda dengan Indonesia, beberapa negara di bawah ini memiliki cara unik tersendiri dalam merayakan malam tahun baru. Berikut tujuh negara dengan tradisi unik sama perayaan malam tahun baru.

1. Hogmanay di Edinburgh, Skotlandia

Ilustrasi obor (Unsplash)
Ilustrasi obor (Unsplash)

Malam tahun baru di Skotlandia berbeda pada perayaan negara lain. Pasalnya, malam tahun baru sebenarnya adalah perayaan tiga hari di ibu kota Skotlandia ini. Pada 30 Desember, biasanya sekitar 8.000 orang akan bersuka ria memengang obor menciptakan sungai api di sepanjang jalan dari Parliament Square hingga Calton Hill.

Pada Malam Tahun Baru sendiri, akan ada sebuah pertemuan sosial dengan musik Skotlandia dan tarian tradisional.  Kegiatan ini berjalan sepanjang malam hingga 1 Januari. Saat waktu sudah menunjukkan 1 Januari, kegiatan berubah menjadi tangkap langit-langit. Kegiatan ini untuk menikmati malam dan masa-masa liburan akhir tahun.

2.  Makan anggur di Spanyol

Tradisi malam tahun baru di Spanyol yaitu dengan makan 12 buah anggur. Dikatakan jika seseorang berhasil memakan semua anggur itu, pada tahun berikutnya kehidupannya akan mengalami kemakmuran. Tempat yang biasa dilakukan kegiatan ini adalah di Puerta del Sol di Madrid.

Biasanya saat perayaan setiap orang akan memiliki 12 anggur dengan minuman yang disediakan. Selain makan anggur akan ada pesta besar untuk berdansa hingga dini hari di salah satu klub kota.

3.  Menghancurkan piring di Denmark

Ilustrasi tahun baru (Unsplash/David Ananda)
Ilustrasi tahun baru (Unsplash/David Ananda)

Jika di Indonesi menghancurkan piring adalah salah satu hal yang tidak sopan, berbeda dengan Denmark. Pada perayaan tahun baru, menghancurkan barang-barang seperti piring atau gelas dapat diartikan sebagai membuang nasib buruk.

Pada malam tahun baru biasanya mereka akan pergi ke rumah teman atau keluarga dengan membenturkan piring atau gelas ke rumahnya. Semakin banyak pecahan yang dimiliki di depan pintu keesokan paginya, semakin populer orang tersebut.

4.  Melompati tujuh gelombang di Brasil

Perayaan malam tahun baru di Rio de Janeiro, terutama Pantai Copacaban, Brasil memiliki tradisi yang unik. Biasanya masyarakat akan melompati tujuh gelombang di pantai tersebut. Hal itu diyakini akan membawa kebetuntungan di tahun yang mendatang. Di samping itu, jika seseorang mengenakan pakaian putih saat melakukannya, dipercaya akan memberikan kedamaian.

5.  Pesta tujuh, sembilan, atau 12 kali di Estonia

Biasanya saat merayakan malam tahun baru kita merayakan saat detik-detik pergantian hari saja. namun, berbeda di Estonia. Pada malam tahun baru tradisi di Estonia yaitu merayakan pesta sebanyak tujuh, sembilan, atau 12 kali.

Dipercaya angka tujuh, sembilan, dan 12 dianggap paling beruntung. Selain itu, seiring berjalannya tradisi, makan tujuh, sembilan, atau 12 kali berarti akan memberikan kekuatan sebanyak itu pada orang tersebut.

6. Membunyikan lonceng 108 ali di Jepang

Ilustrasi lonceng.  (Dok: Elements Envanto)
Ilustrasi lonceng. (Dok: Elements Envanto)

Di Jepang, terdapat tradisi unik saat merayakan malam tahun baru. Biasanya dirayakan dengan membunyikan lonceng kuil Buddha. Uniknya, lonceng ini dibunyikan sebanyak 108 kali. Jumlah ini disimbolak keinginan, penderitaan yang dialami manusia. Menurut tradisi Buddhis, kegiatan ini dianggap menghilangkan emosi dan hal-hal negatif dalam diri.

7. Tangkap Junkanoo di Bahama

Junkanoo merupakan festival di Bahama yang berlangsung pada tahun baru. Diperkirakan kegiatan ini dimulai pada akhir abad ke-18, ketika para budak diizinkan meninggalkan perkebunan untuk merayakan Natal bersama. Parade riuh dan semarak yang berlangsung hingga pukul 10 pagi ini sekarang menjadi bagian penting dari tradisi liburan pulau. / Fajar Ramadhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hindari Risiko Kerumunan, Puncak Sosok Tutup di Malam Tahun Baru

Hindari Risiko Kerumunan, Puncak Sosok Tutup di Malam Tahun Baru

Jogja | Rabu, 30 Desember 2020 | 13:35 WIB

Dikhawatirkan Tertular Corona, ASN Pemkab Malang Dilarang Cuti Tahun Baru

Dikhawatirkan Tertular Corona, ASN Pemkab Malang Dilarang Cuti Tahun Baru

Malang | Rabu, 30 Desember 2020 | 12:35 WIB

Libur Tahun Baru, Gubernur Sumbar Surati Semua Daerah Tutup Objek Wisata

Libur Tahun Baru, Gubernur Sumbar Surati Semua Daerah Tutup Objek Wisata

Sumbar | Rabu, 30 Desember 2020 | 12:20 WIB

Terkini

4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut

4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:24 WIB

Djakarta Ennichi 2026 Resmi Batal Digelar di Lapangan Banteng Jakarta

Djakarta Ennichi 2026 Resmi Batal Digelar di Lapangan Banteng Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:39 WIB

TACTFLOW Resmi Hadir di Indonesia, Usung Konsep Lifestyle untuk Self-Moment yang Lebih Berkualitas

TACTFLOW Resmi Hadir di Indonesia, Usung Konsep Lifestyle untuk Self-Moment yang Lebih Berkualitas

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:37 WIB

Kapan Hari Arafah 2026? Lakukan Amalan Sunah Ini agar Dosa 2 Tahun Terhapus

Kapan Hari Arafah 2026? Lakukan Amalan Sunah Ini agar Dosa 2 Tahun Terhapus

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:07 WIB

Posisi Tempat Tidur yang Pas Menurut Feng Shui, Demi Jaga Keharmonisan dan Cegah Insomnia

Posisi Tempat Tidur yang Pas Menurut Feng Shui, Demi Jaga Keharmonisan dan Cegah Insomnia

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 06:35 WIB

4 Alternatif Lipstik MAC yang Tahan Lama dan Lebih Terjangkau, Mulai Rp70 Ribuan

4 Alternatif Lipstik MAC yang Tahan Lama dan Lebih Terjangkau, Mulai Rp70 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 05:35 WIB

Review Buku Milenial Bisa Memimpin: Panduan Jadi Leader di Tengah Perubahan Zaman

Review Buku Milenial Bisa Memimpin: Panduan Jadi Leader di Tengah Perubahan Zaman

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:12 WIB

Promo Khusus Member Superindo 21-27 Mei 2026: Popok Bayi hingga Skincare Jadi Murah Banget

Promo Khusus Member Superindo 21-27 Mei 2026: Popok Bayi hingga Skincare Jadi Murah Banget

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:05 WIB

Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar

Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:22 WIB

6 Cushion Non-Comedogenic untuk Makeup Mulus Tanpa Khawatir Wajah Breakout

6 Cushion Non-Comedogenic untuk Makeup Mulus Tanpa Khawatir Wajah Breakout

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:53 WIB