Ini Jawaban Kenapa Menggelitik Badan Sendiri Tak Bikin Geli

Risna Halidi Suara.Com
Senin, 04 Januari 2021 | 16:30 WIB
Ini Jawaban Kenapa Menggelitik Badan Sendiri Tak Bikin Geli
Menggelitik bikin geli. (Shutterstock)

Suara.com - Rasa geli kerap kali muncul saat tubuh mengenai suatu benda atau bagian tubuh lainnya. Biasanya rasa geli bisa terjadi pada beberapa bagian tubuh.

Selain itu, sensasi geli juga hanya dialami beberapa orang dengan bagian tubuh yang berbeda-beda. Lalu apa yang menyebabkan rasa geli?

Dikutip dari The Healthy,  sensasi geli muncul karena adanya sinyal yang keluar ke korteks somatosensori di otak. Itu merupakan wilayah di mana otak mengidentifikasi sebuah sentuhan. Dengan adanya sentuhan, otak akan merespons secara refleks sebagai rasa geli.

Rasa geli pada tubuh akan membuat kejutan dan antisipasi. Hal itu yang membuat seseorang merespons dan mencoba untuk menjauhinya. Rasa geli sendiri terkadang membuat orang tidak merasa nyaman. 

Menggelitik bikin geli. (Shutterstock)
Menggelitik bikin geli. (Shutterstock)

Namun, terkadang sebaliknya, justru rasa geli sebagai tanda kedekatan dengan pelakunya. Maka dari itu saat digelitik biasanya orang tertawa sebagai perasaan senang.

Lalu, kenapa menggelitik badan sendiri tak memberi sensasi yang sama?

Hal ini terjadi karena tidak adanya rasa kejutan yang membuat otak merespons rasa geli. Oleh karena itu, saat digelitik orang lain akan lebih terasa sebab ada unsur kejutan.

Laporan tentang menggelitik yang diterbitkan di NeuroReport menunjukkan, kita hanya merasa geli ketika orang lain melakukannya kepada kita. Hal itu karena otak kita, khususnya otak kecil tidak dapat memprediksi sensasi apa yang akan datang selanjutnya.

Biasanya rasa geli muncul pada bagian=bagian yang tidak dapat dijangkau oleh mata, seperti telapak kaki dan belakang leher. Oleh karena itu, saat ada sesuatu yang menyentuh bagian tersebut tubuh akan refleks bergerak.

Baca Juga: Anak Ini Terpental Akibat Senggolan Bokong Besi Ibunya

Seorang terapis anak dan remaja di Davidson, North Carolina mengatakan, banyak penelitian menunjukkan, ketika kita merasa tenang dan rileks, tubuh menganggap menggelitik sebagai sesuatu yang menyenangkan, tetapi tidak demikian halnya ketika seseorang sedang marah atau stres.

Dalam sebuah studi tahun 1990 terhadap 100 mahasiswa yang diterbitkan dalam Biological Psychology, temuan awal menunjukkan, orang yang cenderung tersenyum dan tertawa mungkin lebih cenderung menjadi geli.

Teori lain tentang menggelitik dikatakan bahwa hal ini adalah bentuk ikatan sosial, seperti pada hewan, dan cara untuk mengajari anak-anak tentang sentuhan. 

Sebuah studi PLoS One menyarankan, ketika kita menggelitik perut bayi kita dengan ciuman atau membiarkan anak prasekolah menggelitik kita, itu akan membantu mengajari anak-anak area tubuh mana yang sensitif dan sensasi apa yang mungkin berbeda.

Anehnya, rasa geli terjadi pada beberapa orang serta bagian yang berbeda. Hingga hari ini, masih menjadi misteri mengenai hal tersebut. Sampai saat ini, para ilmuwan masih tidak yakin mengapa seseorang cenderung lebuh geli dibanding yang lainnya. (Penulis: Fajar Ramadhan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI