Ketahui Arti Xenophobia, Trending Twitter yang Menyeret Jisoo BLACKPINK

Risna Halidi, Dinda Rachmawati

Rabu, 20 Januari 2021 | 14:26 WIB
Ketahui Arti Xenophobia, Trending Twitter yang Menyeret Jisoo BLACKPINK
Jisoo BLACKPINK. (Instagram/@sooyaaa__)

Suara.com - Tagar Xenophobia Is Not a Joke menjadi salah satu trending di Twitter saat ini. Menariknya, hal tersebut berhubungan dengan artis K-Pop Jisoo BLACKPINK.

Tagar ini ramai digaungkan oleh BLINK atau penggemar girl group asal Korea Selatan tersebut yang membela Jisoo dari olok-olok publik.

Mereka memutuskan berbicara tentang topik penting ini untuk menghormati perempuan berusia 26 tahun tersebut. Pasalnya, Jisoo sering diminta untuk berbicara dalam bahasa Inggris pada banyak kesempatan.

Namun beberapa orang justru sering bertanya dan mengomentari apakah dia sebenarnya bisa berbicara dalam bahasa Inggris atau tidak?

Jisoo juga sering dipaksa oleh orang-orang di sekitarnya untuk berbicara dalam bahasa Inggris.

Meskipun penyanyi tersebut secara sukarela mencoba untuk berbicara dalam bahasa Inggris, penggemar kesal melihat orang-orang mengomentari aksennya atau kalimat yang ia ucapkan.

Tentu saja, ini membuat BLINK mengingatkan orang lain bahwa xenophobia bukanlah lelucon.

"Kami tidak akan melawan segala jenis kebencian, penindasan, dan xenofobia terhadap JISOO atau siapa pun dalam hal ini," ujar seorang penggemar.

Yang lain menambahkan, "Jisoo adalah Jisoo, dia tidak harus sesuai dengan keinginan Anda. Dia memutuskan apa yang dia inginkan dan kita harus menghormatinya. Jika Anda tidak memiliki moralitas seperti itu, diam saja. Kami mencintai Jisoo, semuanya tentang dia, dia berbicara bahasa Korea? Terus. Itu bukan masalah besar!"

baca juga

"Lihat bagaimana dia mencoba berbicara bahasa Inggris tetapi kalian masih menganggapnya lucu, kalianlah masalahnya, bukan Jisoo," kata yang lain.

Lalu, apa itu Xenophobia?
Dilansir Very Well Mind, Xenophobia atau ketakutan terhadap orang asing, adalah istilah luas yang dapat diterapkan pada ketakutan apa pun terhadap seseorang yang berbeda dari kita.

Permusuhan terhadap orang luar sering kali merupakan reaksi terhadap ketakutan ini. Ini biasanya melibatkan keyakinan bahwa ada konflik antara dalam dan luar kelompok seseorang.

Xenophbia sering tumpang tindih dengan bentuk prasangka seperti rasisme dan homophobia, tetapi ada perbedaan penting.

Jika rasisme, homophobia, dan bentuk diskriminasi lainnya didasarkan pada karakteristik tertentu, xenophobia biasanya berakar pada persepsi bahwa anggota kelompok luar adalah orang asing bagi komunitas dalam kelompok.

Meskipun xenophobia dapat diekspresikan dengan berbagai cara, tanda-tanda khasnya meliputi:

1. Merasa tidak nyaman di sekitar orang-orang yang termasuk dalam "kelompok" yang berbeda.

2. Berusaha keras untuk menghindari area tertentu.

3. Menolak berteman dengan orang lain hanya karena warna kulit, cara berpakaian, bahasa atau faktor eksternal lainnya.

4. Kesulitan menanggapi supervisor dengan serius atau berhubungan dengan rekan satu tim yang tidak termasuk dalam kelompok ras, budaya, atau agama yang sama.

5. Meskipun ini mungkin mewakili ketakutan yang sebenarnya, kebanyakan orang xenophobia tidak benar-benar fobia. Sebaliknya, istilah tersebut paling sering digunakan untuk menggambarkan orang-orang yang mendiskriminasi orang asing dan pendatang.

Orang yang mengekspresikan xenophobia biasanya percaya, budaya atau bangsanya lebih unggul, ingin menjauhkan imigran dari komunitasnya, dan bahkan mungkin melakukan tindakan yang merugikan mereka yang dianggap sebagai orang luar.

Xenophobia telah berperan dalam membentuk sejarah manusia selama ribuan tahun. Orang Yunani dan Romawi kuno menggunakan keyakinan mereka bahwa budaya mereka lebih unggul untuk membenarkan perbudakan orang lain.

Banyak negara di seluruh dunia memiliki sejarah sikap xenophobia terhadap orang asing dan imigran. Hal ini juga menyebabkan tindakan diskriminasi, kekerasan, dan genosida di seluruh dunia, termasuk:

1. Holocaust Perang Dunia II
2. Penahanan orang Jepang-Amerika selama Perang Dunia II
3. Genosida Rwanda
4. Genosida Holodomor di Ukraina
5. Genosida Kamboja

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Netizen Jengkel Bali Dijelekkan, Kristen Gray Disuruh Tinggal di Alas Purwo

Netizen Jengkel Bali Dijelekkan, Kristen Gray Disuruh Tinggal di Alas Purwo

Bali | Selasa, 19 Januari 2021 | 06:45 WIB

Marak Bule-bule Tinggal di Bali karena Tenang, Warganet Sarankan Alas Purwo

Marak Bule-bule Tinggal di Bali karena Tenang, Warganet Sarankan Alas Purwo

Hits | Senin, 18 Januari 2021 | 21:33 WIB

Pernyataan Jokowi Disemprit Warganet, Tagar #KalselJugaIndonesia Trending

Pernyataan Jokowi Disemprit Warganet, Tagar #KalselJugaIndonesia Trending

Hits | Sabtu, 16 Januari 2021 | 09:20 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×