alexametrics

Kepiting Harga 7 juta Hilang Digondol Maling, Pelaku Terpantau Kamera CCTV

Risna Halidi | Dian Kusumo Hapsari
Kepiting Harga 7 juta Hilang Digondol Maling, Pelaku Terpantau Kamera CCTV
Lelaki gondol kepiting harga jutaan (YouTube/Giovannnis fish market)

Pemilik Pasar Ikan, Giovanni mengatakan bahwa ini bukan pertama kalinya insiden kemalingan hasil laut di area restoran Morro Bay tersebut.

Suara.com - Belum lama ini, sebuah restoran di California, Amerika Serikat dipusingkan dengan ulah seorang lelaki tidak dikenal karena diduga telah membobol tangki kepiting dan mengambil kepiting senilai ratusan dolar Amerika Serikat.

Pemilik Pasar Ikan, Giovanni mengatakan bahwa ini bukan pertama kalinya insiden kemalingan hasil laut di area restoran Morro Bay tersebut.

Menurutnya, tangki itu telah berada di luar gedung selama sekitar 35 tahun dan populer di kalangan wisatawan.

Dilansir melalui Foxnews, Giovanni menjelaskan bagaimana lelaki tak dikenal itu masuk ke dalam tangki dan mencuri sekitar 15 kepiting, yang harganya sekitar 500 dolar AS atau sekitar Rp7,2 juta.

Baca Juga: Minta Ruang Polisi Ada CCTV, DPR: Masak Orang Masuk, Keluar Babak Belur

Tangki penyimpanan tersebut dapat menampung sekitar 150 kepiting, yang harganya bisa mencapai ribuan dolar.

Giovanni pun percaya bahwa kepiting tersebut kemungkinan besar dicuri untuk pesta (kejadian itu terjadi pada malam sebelum Paskah). Pasalnya, jika ingin dijual lagi akan sangat sulit menjual barang hasil curian.

Untungnya, lanjut Giovanni, semua peralatan keamanan berfungsi sebagaimana mestinya. Dalam beberapa menit setelah kejadian, dia telah diberitahu oleh perusahaan keamanan, polisi telah dipanggil dan Giovanni telah menemukan rekaman tersangka.

Sejak itu, dia menguploadnya ke YouTube dengan harapan seseorang akan mengenali pria itu dan membantu penyelidikannya.
Dia mengatakan bahwa komunitas lokal sangat membantu dan meskipun dia tidak senang restorannya dirampok, dia kagum dan sangat berterima kasih atas dukungan dari komunitas dan pelanggan setianya.

Kata Giovanni, respon masyarakat mengubah kejadian buruk menjadi positif. Meski tersangka belum diidentifikasi secara resmi, pihak berwenang masih menyelidiki kasus ini dan Giovanni berharap kasus ini akan segera diselesaikan.

Baca Juga: Lelaki Diduga Rampas Barang Mahasiswa Pakai Sajam di ISI, Terekam CCTV

Komentar