Dorong Pemberdayaan, Komunitas yang Hadirkan Ruang Aman Perempuan

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 04 Februari 2026 | 17:19 WIB
Dorong Pemberdayaan, Komunitas yang Hadirkan Ruang Aman Perempuan
Komunitas Felancy Percaya Wanita. (dok. Felancy)
  • Perempuan modern menjalankan banyak peran, sehingga membutuhkan ruang emosional dan sosial untuk merasa aman.
  • Di balik semua tuntutan tersebut, ada satu hal yang kerap terlupakan: perempuan juga butuh ruang untuk berhenti sejenak, menjadi diri sendiri, dan merasa aman.
  • Komunitas ini menekankan kolaborasi antar perempuan untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan kemandirian bersama.

Suara.com - Di tengah ritme hidup yang makin cepat, perempuan Indonesia menjalani banyak peran sekaligus. Di satu sisi ia adalah individu dengan mimpi dan kebutuhan pribadi. Di sisi lain, ia bisa menjadi profesional, ibu, pasangan, hingga penggerak komunitas. Semua peran itu berjalan beriringan—sering kali tanpa jeda.

Namun di balik semua tuntutan tersebut, ada satu hal yang kerap terlupakan: perempuan juga butuh ruang untuk berhenti sejenak, menjadi diri sendiri, dan merasa aman.

Bukan sekadar ruang fisik, tapi ruang emosional dan sosial. Ruang di mana perempuan bisa bercerita tanpa takut dihakimi, belajar tanpa merasa tertinggal, dan berbagi pengalaman tanpa rasa malu. Ruang seperti inilah yang sering menjadi titik awal lahirnya kembali rasa percaya diri dan kesadaran akan potensi diri.

Ketika “Ruang Aman” Jadi Kebutuhan, Bukan Sekadar Konsep
Belakangan, kesadaran tentang pentingnya safe space atau ruang aman bagi perempuan makin terasa relevan. Banyak perempuan menyimpan cerita, tekanan, bahkan mimpi yang sulit mereka ungkapkan di ruang publik yang serba cepat dan penuh tuntutan.

Di ruang yang aman dan suportif, perempuan bisa saling menguatkan lewat pengalaman nyata—tentang membagi waktu antara rumah dan kerja, mencoba hal baru di usia yang tak lagi muda, atau memulai langkah kecil untuk lebih mandiri secara finansial. Dari percakapan sederhana seperti ini, sering kali tumbuh keberanian besar.

Melihat kebutuhan tersebut, brand pakaian dalam wanita Felancy menghadirkan sebuah inisiatif komunitas bernama “Felancy Percaya Wanita”. Komunitas ini dirancang sebagai ruang aman bagi perempuan untuk terhubung, belajar, dan berkembang bersama.

Belajar, Berbagi, dan Bertumbuh Bersama

Lewat komunitas ini, perempuan diajak tidak hanya untuk saling berbagi cerita, tapi juga membekali diri dengan keterampilan praktis yang relevan dengan kehidupan masa kini. Salah satu kegiatannya adalah kelas pengembangan diri yang membahas hal-hal dekat dengan keseharian perempuan modern: membuat konten untuk berjualan, memaksimalkan ponsel untuk berkarya, mengatur waktu, hingga membangun personal branding.

Kelas yang digelar akhir Januari lalu menghadirkan influencer Zata Ligouw sebagai pembicara. Ia menilai keterampilan seperti ini bukan sekadar tren digital, tetapi bisa menjadi pintu bagi perempuan untuk lebih mandiri dan percaya diri.

Ketika perempuan merasa punya kemampuan, peluang, dan komunitas yang mendukung, rasa berdaya itu tumbuh secara alami. Dari yang awalnya hanya ingin coba-coba, bisa berkembang menjadi sumber penghasilan, jejaring baru, bahkan rasa bangga pada diri sendiri.

Dari Kompetisi ke Kolaborasi

Menariknya, konsep ruang aman yang dibawa komunitas ini juga menekankan kolaborasi, bukan persaingan. Perempuan didorong untuk saling membuka peluang, berbagi jaringan, dan tumbuh bersama.

Pendekatan seperti ini penting, karena selama ini tak sedikit perempuan merasa harus “kuat sendiri”. Padahal, dengan dukungan komunitas yang sehat, perjalanan menjadi lebih ringan. Ada tempat untuk bertanya, belajar dari pengalaman orang lain, sekaligus merayakan pencapaian sekecil apa pun.

Pada akhirnya, menghadirkan ruang aman bagi perempuan bukan lagi sekadar wacana. Ini adalah kebutuhan nyata di tengah tekanan hidup modern. Dari ruang yang aman, lahir perempuan yang lebih percaya diri, lebih berani mengambil peluang, dan lebih siap menentukan arah hidupnya sendiri.

Dan ketika perempuan bertumbuh bersama, dampaknya tak hanya terasa bagi diri mereka, tapi juga bagi keluarga, lingkungan, dan masa depan yang lebih setara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

"Belajar di Lantai, Tapi Mimpi Harus Setinggi Langit" Kisah Ibu Inspiratif PNM

"Belajar di Lantai, Tapi Mimpi Harus Setinggi Langit" Kisah Ibu Inspiratif PNM

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 15:00 WIB

PNM Buktikan Pemberdayaan Buka Jalan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

PNM Buktikan Pemberdayaan Buka Jalan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 22:00 WIB

Pemberdayaan Perempuan Prasejahtera Jadi Ciri Khas PNM di Industri Keuangan

Pemberdayaan Perempuan Prasejahtera Jadi Ciri Khas PNM di Industri Keuangan

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 19:00 WIB

Terkini

Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026

Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?

Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 17:20 WIB

8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran

8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel

7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 16:35 WIB

7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya

7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 16:10 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman

5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 15:25 WIB

10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah

10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 15:15 WIB

Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?

Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 15:10 WIB

Apakah Boleh Orang Tua Memakai THR Anak? Ini Penjelasan Lengkapnya

Apakah Boleh Orang Tua Memakai THR Anak? Ini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 15:08 WIB

Uang THR Anak untuk Apa? Ini Cara Bijak Agar Tidak Cepat Habis

Uang THR Anak untuk Apa? Ini Cara Bijak Agar Tidak Cepat Habis

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB