Cegah Klaster Perkantoran, Dokter Sarankan Hindari Buka Puasa di Kantor

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 05 Mei 2021 | 17:14 WIB
Cegah Klaster Perkantoran, Dokter Sarankan Hindari Buka Puasa di Kantor
Ilustrasi buka puasa di kantor. (Shutterstock)

Suara.com - Pemprov DKI Jakarta mengumumkan lonjakan kasus Covid-19 di perkantoran pada periode 5 hingga 11 April 2021, dari 78 kantor melonjak menjadi 177 kantor. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Siti Nadia Tarmizi menduga lonjakan klaster perkantoran diakibatkan banyaknya kegiatan buka puasa bersama.

Lantas, bagaimana cara aman buka puasa di kantor?

Menanggapi hal ini, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Paru Indonesia (PDPI) Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), FISR, FAPSR menyarankan untuk buka puasa di meja kantor masing-masing dan tidak berkerumun.

"Karena sudah diatur mejanya, dan itu tidak perlu di satu ruangan khusus. Untuk makanan dibawa sendiri take away ditaruh di meja dan dimakan," ujar Dr. Agus dalam acara diskusi virtual Kalbe, Rabu (5/5/2021).

Lebih lanjut, Dr. Agus juga menyarankan untuk tidak menghabiskan seluruh makanan hingga kenyang alias hanya untuk membatalkan puasa saja, selebihnya ia menyarankan untuk melanjutkan makan saat tiba di rumah.

Langkah ini penting dilakukan untuk menurunkan risiko penularan Covid-19 di perkantoran. Apalagi kegiatan makan bersama, sudah terbukti memang bisa meningkatkan risiko penularan Covid-19 karena mengharuskan kita melepas masker. Belum lagi jika setelah makan biasanya dilanjut dengan mengobrol.

"Itu konsepnya, mau saat buka puasa dan tidak puasa, konsepnya tidak boleh makan bersama di kantor, karena itu terbukti menularkan," jelas Dr. Agus.

Lebih lanjut risiko penularan Covid-19 di kantor bisa bertambah besar jika kantor tidak memiliki sirkulasi udara yang baik, tidak rutin melakukan pembersihan dengan disinfektan, dan berkumpul banyak orang selama berjam-jam di satu ruangan.

"Karena kita nggak tahu satu sama lain, kadang ada yang OTG (orang tanpa gejala) tapi dia positif, pasti akan menularkan. Sehingga selama masa pandemi Covid-19 ini, buka puasa bersama tidak disarankan," pungkas Dr. Agus.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resep Mi Celor Palembang, Menu Buka Puasa nan Sedap

Resep Mi Celor Palembang, Menu Buka Puasa nan Sedap

Sumsel | Rabu, 05 Mei 2021 | 16:40 WIB

Wahidin Halim Batalkan Bukber Tokoh Ormas Agama, Ini Alasannya

Wahidin Halim Batalkan Bukber Tokoh Ormas Agama, Ini Alasannya

Banten | Rabu, 05 Mei 2021 | 16:36 WIB

Tega! Booking Setoko Buat Bukber, Ternyata Nggak Pada Datang, Penjual Rugi

Tega! Booking Setoko Buat Bukber, Ternyata Nggak Pada Datang, Penjual Rugi

Hits | Selasa, 04 Mei 2021 | 20:58 WIB

Terkini

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Sport | Selasa, 01 September 2026 | 22:30 WIB

×