Ibunda Ungkap Kebiasaan Unik Sandiaga Uno: Doyan Bersihkan Meja Tolet Rias

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 21 Mei 2021 | 13:08 WIB
Ibunda Ungkap Kebiasaan Unik Sandiaga Uno: Doyan Bersihkan Meja Tolet Rias
Sandiaga Uno di kediaman ibunya, Mien Uno, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (6/5/2019). [Suara.com/Novrian Ardiansyah]

Suara.com - Nilai kehidupan tidak bisa dibeli dengan uang, tapi bisa dipelajari lewat pengalaman. Itu jugalah yang ternyata membentuk sosok Sandiaga Uno yang kini menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf).

Fakta menarik diungkap sosok perempuan motivator Mien R. Uno, ibunda Sandiaga yang mengatakan jika Sandiaga kerap kedapatan membersihkan tolet meja rias atau pajangan, karena kebiasaan didikan keluarganya.

"Sekarang Pak Sandi suka bersihin tolet, itu Pak Sandi Uno," ujar Mien saat acara launching buku terbarunya, Kamis (20/5/2021).

Menurut perempuan yang segera menginjak usia 8 dekade atau 80 tahun itu mengatakan, didikan ibunya yang tak lain nenek dari Sandiaga, selalu menerapkan pola hidup rapi jali atau pola hidup teratur dan rapi dengan konsep kebersamaan dalam keluarga.

Cawapres Sandiaga Uno di kediaman orang tuanya, Mien Uno di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (6/5/2019). [Suara.com/Novian Ardiansyah]
Cawapres Sandiaga Uno di kediaman orang tuanya, Mien Uno di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (6/5/2019). [Suara.com/Novian Ardiansyah]

"Jadi kita dari kecil sudah ditanamkan bahwa kita itu kerja rapi jali. Kalau tempat tidur harus ditarik (seprai) sampai kencang. Terus tolet itu harus bersih, walaupun bentuknya nggak bagus, tapi harus bersih," ungkapnya.

Kebiasaan, pola hidup dan didikan dari sang ibunda inilah yang diteruskan kepada anak-anaknya hingga kini, termasuk kepada Sandiaga.

Bahkan menurut Mien, didikan keluarganya mengharuskan pekerjaan diulangi kembali apabila hasil yang didapatkan tidak bagus atau tidak sesuai target. 

Misalkan mengepel lantai, menyapu atau membersihkan rumah tidak bersih, maka pekerjaan harus diulangi karena itu bagian dari tanggung jawab.

"Jadi ada semacam reward (penghargaan) dan punishment (hukuman), kita dibiasakan diberi tanggung jawab, misalnya adik saya Arief Rachman (penggiat pendidikan) itu ngepel rumah, kalau saya lap meja. Kakak saya bersihin dapur, dan tempat tidur," ceritanya.

baca juga

"Jadi semua punya tanggung jawab, dan tanggung jawab itu tidak dikerjakan dengan baik. Kalau hasilnya nggak baik, itu kita harus mengulang, itu bagian dari tanggung jawab seseorang," pungkas Mien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tawarkan Konsep Pariwisata Era Baru, Sandiaga: Sentuh Semua Indera Manusia

Tawarkan Konsep Pariwisata Era Baru, Sandiaga: Sentuh Semua Indera Manusia

Jogja | Jum'at, 21 Mei 2021 | 11:15 WIB

Sandiaga Uno Dorong Produk Kuliner Lokal Harus Bisa Berdaya Saing

Sandiaga Uno Dorong Produk Kuliner Lokal Harus Bisa Berdaya Saing

Jogja | Kamis, 20 Mei 2021 | 20:52 WIB

Lintasi Zaman Kolonial Hingga Milenial, Mien Uno Ungkap Kisahnya

Lintasi Zaman Kolonial Hingga Milenial, Mien Uno Ungkap Kisahnya

Lifestyle | Jum'at, 21 Mei 2021 | 09:55 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×