Pandemi COVID-19 Berisiko Rusak Kesehatan Mental, Ini yang Bisa Dilakukan

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Senin, 24 Mei 2021 | 17:47 WIB
Pandemi COVID-19 Berisiko Rusak Kesehatan Mental, Ini yang Bisa Dilakukan
Ilustrasi kesehatan mental. (Unsplash/Nik Shuliahin)

Suara.com - Pandemi COVID-19 telah mengubah banyak hal dalam kehidupan masyarakat termasuk urusan pertemuan fisik. 

Pada akhirnya, pandemi dapat memengaruhi kesehatan mental seperti menimbulkan kecemasan, depresi, dan juga rasa takut yang berlebihan.

Lalu, apa yang harus dilakukan di masa pandemi demi kesehatan mental yang baik? Berikut daftarnya seperti yang dikutip dari Healthshot.

Jaga tubuh dan pikiran
Mengontrol pikiran tidak mudah dan sering menjadi pemicu rasa cemas dan depresi, namun Anda perlu melakukan ini semua. Termasuk juga tubuh agar kondisi fisik tetap sehat dan prima. Tentunya, Anda perlu mengonsumsi makanan yang sehat, tidur yang cukup, dan lakukan meditasi.

Tetap terhubung meski terisolasi secara fisik
Banyak orang mungkin terhalang berkomunikasi dengan seseorang, apalagi di masa pandemi ini. Bukan berarti tidak bisa bertemu secara nyata, Anda juga bisa tetap terhubung dengan orang terdekat meski terisolasi secara fisik. Tips yang bisa Anda lakukan adalah menelepon mereka dan melakukan video call, agar rasa rindu bisa menuntaskan perasaan Anda.

Terhubung dengan orang lain yang membutuhkan
Misal ada tetangga yang membutuhkan bantuan, terutama manula dan penyandang disabilitas dan cacat, Anda perlu terhubung dengan mereka. Salah satunya menawarkan bantuan terkait dukungan maupun mengambil tindakan pencegahan.

Lakukan apa yang Anda bisa
Wajar jika Anda khawatir semua kegiatan hanya di rumah saja. Apalagi jika Anda punya anak yang mengharuskan melakukan sekolah daring, atau bahkan Anda dipaksa melakukan karantina mandiri. Meski kekhawatiran ini menakutkan, salah satu cara agar melepaskan ini semua adalah lakukan yang Anda bisa. Salah satunya kegiatan yang bisa mengurangi rasa stres.

Cari bantuan
Jika Anda terdiagnosis penyakit mental, Anda perlu mencari bantuan program pengobatan lewat psikiater. Menurut psikolog terkenal Arushi Malik, perlu ambil tindakan untuk kesejahteraan mental dan juga emosional.

“Karena semakin banyak orang yang terpaksa tinggal di rumah dan melakukan isolasi mandiri demi mencegah penularan, tingkat individu dan pemerintah harus mengambil tindakan yang diperlukan, salah satunya demi kesejahteraan mental dan emosional,” ungkapnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat! Manfaat Besar Teh untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Catat! Manfaat Besar Teh untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Health | Senin, 24 Mei 2021 | 13:05 WIB

Akibat Pandemi Covid-19, Amerika Serikat Terancam Krisis Boba

Akibat Pandemi Covid-19, Amerika Serikat Terancam Krisis Boba

News | Senin, 24 Mei 2021 | 09:23 WIB

Seba Baduy Masa Pandemi COVID-19 Cetak Sejarah! Apa?

Seba Baduy Masa Pandemi COVID-19 Cetak Sejarah! Apa?

Banten | Senin, 24 Mei 2021 | 07:05 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×