alexametrics

Pandemi Justru Lahirkan Tren Baru Resepsi Pernikahan, Seperti Apa?

Bimo Aria Fundrika
Pandemi Justru Lahirkan Tren Baru Resepsi Pernikahan, Seperti Apa?
Ilustrasi pernikahan (pexels.com/vjapratama)

Berangkat dari berkembangnya teknologi, pandemi seharusnya tidak mengurungkan niat masyarakat Indonesia untuk tetap menikah dengan mengikuti protokol kesehatan.

Suara.com - Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada pembatalan dan pengunduran pernikahan. Namun terjadi juga peningkatan yang signifikan pada angka pernikahan selama pandemi ini.

Berdasarkan data yang disampaikan oleh Kemenag, lebih dari 30.000 pasangan telah mendaftarkan diri dan pasangannya di tengah pandemi Covid-19.

Tidak sedikit yang harus dikorbankan untuk menyelenggarakan pernikahan di masa pandemi, selain pengantin tidak boleh bersalaman dengan para tamu, jumlah tamu yang hadir pun harus dipangkas sedemikian rupa. Hal tersebut harus dipatuhi untuk mengurangi penyebaran virus.

Berangkat dari berkembangnya teknologi, pandemi seharusnya tidak mengurungkan niat masyarakat Indonesia untuk tetap menikah dengan mengikuti protokol kesehatan. Selain aman, pernikahan secara sederhana dengan menghadirkan konsep pernikahan intimate serta bisa memangkas biaya pernikahan yang cukup besar.

Baca Juga: Kedatangan "Tamu Tak Diundang", Pesta Pernikahan di Bandung Ini Langsung Bubar

Ilustrasi pernikahan. [Tú Anh/Pixabay]
Ilustrasi pernikahan. [Tú Anh/Pixabay]

Melangsungkan akad/pemberkatan saja tidak menghilangkan esensi atau kesakralan pernikahan, karena justru momen itulah yang paling penting dalam pernikahan.

Bagi mereka yang telah terpaksa menunda pernikahan mereka, tidak perlu berkecil hati karena penundaan pernikahan pun dapat memberikan waktu tambahan bagi para calon pengantin untuk mempersiapkan pernikahan secara matang. Bahkan mereka yang menunda pernikahannya kini dapat mengaplikasikan berbagai inovasi baru yang memudahkan acara pernikahan mereka.

Banyak inovasi yang lahir semenjak masa pandemi ini berjalan, di antaranya para pengantin mengubah beberapa aspek pernikahan menjadi digital. Salah satunya dengan Wedew, inovasi pernikahan di tengah pandemi.

Website dan undangan digital bisa menjadi alternatif pernikahan yang lebih hemat, praktis, dan kekinian dengan e-Invitation yang disebar secara otomatis. Namun, tetap dapat dipersonalisasi untuk memberikan kesan terbaik kepada tamu undangan.

"Wedew siap hadir untuk membantu para pengantin menyampaikan berita bahagianya secara digital. Wedew dilengkapi pula dengan dukungan fitur-fitur yang dapat turut membantu pengantin dan para tamu untuk tetap menghindari kegiatan yang bisa meningkatkan penularan Covid-19. Ungkap Trias, CO-Founder Wedew, pada Jumat (02/07/2021)

Baca Juga: Viral Tetangga Buang Air Limbah ke Lahan Sebelah dan 4 Berita Viral Lainnya

Trias mengungkapkan dengan sistem self service para calon pengantin mengeksplor dan mengedit e-Invitation-nya sendiri. Tidak perlu ahli dalam editing, dashboard yang user-friendly dari Wedew tetap bisa menghasilkan undangan-undangan digital yang unik dan menarik.

Komentar