alexametrics

Bukan Melampiaskan Nafsu Berahi, Ini Tujuan Pacaran yang Sehat!

M. Reza Sulaiman | Aflaha Rizal Bahtiar
Bukan Melampiaskan Nafsu Berahi, Ini Tujuan Pacaran yang Sehat!
Ilustrasi pacaran (pexels.com/@qmanfotos)

Pacaran yang sehat harus memiliki tujuan yang jelas. Jangan sampai, pacaran yang dilakukan malah menjadi ajang melampiaskan nafsu berahi.

Suara.com - Pacaran yang sehat harus memiliki tujuan yang jelas. Jangan sampai, pacaran yang dilakukan malah menjadi ajang melampiaskan nafsu berahi.

Hal ini diungkapkan oleh Dosen Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Istiana Tajuddin, yang menyebut pacaran sehat bertujuan untuk lebih mengenal pasangan.

Sebab dalam membangun hubungan jangka panjang, seseorang perlu mengenal orang yang disukainya lebih dalam. Baik itu perilaku, apa yang disuka, dan juga rencana yang dimilikinya.

Hal ini tentu tidak didapat jika pasangan tidak memiliki status yang jelas.

Baca Juga: Tanda-tanda Kamu Terjebak dalam Hubungan Tak Imbang, Cinta Cuma Sepihak Doang!

“Jadi harus jelas statusnya apa, dan harus ada pernyataan kalau kita ini pacaran. Jadi jangan mau diatur-atur,” ungkapnya pada acara Dating Abuse, Kamis (8/7/2021).

Ilustrasi Pacaran (Unsplash)
Ilustrasi Pacaran (Unsplash)

Ia menambahkan, banyak orang yang terjebak dalam hubungan tanpa status. Padahal sejatinya, tujuan pacaran adalah untuk membangun hubungan jangka panjang menuju jenjang yang lebih tinggi, salah satunya pernikahan.

“Ini membentuk hubungan pada jenjang berikutnya di usia dewasa, salah satunya pernikahan. Jadi pas kita pacara itu begini lho caranya membangun hubungan, bukan wadah melampiaskan nafsu,” ungkapnya lebih lanjut.

Bagaimana dengan hubungan fisik saat pacaran seperti berciuman? Menurut Istiana, ciuman tidak seharusnya menjadi standar kontak fisik saat berpacaran.

Sebab menurutnya, pacaran sehat untuk mengenal lawan jenis tidak ada kontak fisik.

Baca Juga: Anak Perempuan Kepergok Bersama Pria Dalam Kamar, Reaksi Orang Tua Mengerikan

“Anak sekarang kalau pacaran itu harus ciuman, dan kalau pacarana biasa dan sharing itu bukan pacaran. Bahkan parahnya, bukan pacaran kalau nggak tidur bareng. Dan itu bahaya banget,” kata Istiana Tajuddin.

Komentar