Bukan Melampiaskan Nafsu Berahi, Ini Tujuan Pacaran yang Sehat!

Kamis, 08 Juli 2021 | 18:10 WIB
Bukan Melampiaskan Nafsu Berahi, Ini Tujuan Pacaran yang Sehat!
Ilustrasi pacaran (pexels.com/@qmanfotos)

Suara.com - Pacaran yang sehat harus memiliki tujuan yang jelas. Jangan sampai, pacaran yang dilakukan malah menjadi ajang melampiaskan nafsu berahi.

Hal ini diungkapkan oleh Dosen Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Istiana Tajuddin, yang menyebut pacaran sehat bertujuan untuk lebih mengenal pasangan.

Sebab dalam membangun hubungan jangka panjang, seseorang perlu mengenal orang yang disukainya lebih dalam. Baik itu perilaku, apa yang disuka, dan juga rencana yang dimilikinya.

Hal ini tentu tidak didapat jika pasangan tidak memiliki status yang jelas.

“Jadi harus jelas statusnya apa, dan harus ada pernyataan kalau kita ini pacaran. Jadi jangan mau diatur-atur,” ungkapnya pada acara Dating Abuse, Kamis (8/7/2021).

Ilustrasi Pacaran (Unsplash)
Ilustrasi Pacaran (Unsplash)

Ia menambahkan, banyak orang yang terjebak dalam hubungan tanpa status. Padahal sejatinya, tujuan pacaran adalah untuk membangun hubungan jangka panjang menuju jenjang yang lebih tinggi, salah satunya pernikahan.

“Ini membentuk hubungan pada jenjang berikutnya di usia dewasa, salah satunya pernikahan. Jadi pas kita pacara itu begini lho caranya membangun hubungan, bukan wadah melampiaskan nafsu,” ungkapnya lebih lanjut.

Bagaimana dengan hubungan fisik saat pacaran seperti berciuman? Menurut Istiana, ciuman tidak seharusnya menjadi standar kontak fisik saat berpacaran.

Sebab menurutnya, pacaran sehat untuk mengenal lawan jenis tidak ada kontak fisik.

Baca Juga: Tanda-tanda Kamu Terjebak dalam Hubungan Tak Imbang, Cinta Cuma Sepihak Doang!

“Anak sekarang kalau pacaran itu harus ciuman, dan kalau pacarana biasa dan sharing itu bukan pacaran. Bahkan parahnya, bukan pacaran kalau nggak tidur bareng. Dan itu bahaya banget,” kata Istiana Tajuddin.

Di sisi lain, kekerasan dalam pacaran juga sering terjadi pada pasangan muda. Mulai dari kekerasan verbal, fisik, emosional, dan juga seksual.

“Kekerasan bisa terjadi pada wanita, dan ini terjadi paling banyak di usia remaja. Jadi ini yang membuat mereka terjebak,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI