7 Tips Membersihkan Rumah Usai Digunakan Isolasi Mandiri

Vania Rossa

Selasa, 13 Juli 2021 | 11:25 WIB
7 Tips Membersihkan Rumah Usai Digunakan Isolasi Mandiri
Membersihkan Rumah Usai Digunakan Isolasi Mandiri. (Shutterstock)

Suara.com - Dengan lonjakan kasus Covid-19 yang masif beberapa minggu ke belakang, situasi pandemi ini menjadi serba tidak menentu dan tidak pasti. Rumah sakit dan tenaga kesehatan kewalahan untuk menangani pasien bergejala sedang dan berat. Sementara itu, pasien tanpa gejala dan ringan diarahkan untuk melakukan isolasi di pusat karantina seperti Wisma Atlet Kemayoran. Juga, tersedia opsi melakukan isolasi mandiri di hotel rujukan pemerintah dan juga hunian pribadi.

Bila pasien yang terkonfirmasi Covid-19 ingin mengisolasi mandiri di rumah, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi. Dimulai dari persetujuan pemilik bangunan, pengurus RT atau RW setempat, persetujuan warga sekitar, fasilitas di dalam hunian seperti kamar mandi dalam, sirkulasi udara yang memadai, sampai akses kendaraan roda empat yang mudah dijangkau.

Bila keluarga atau orang yang menyewa kontrakan, apartemen, atau kos yang Anda miliki terkena Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing, perlu pembersihan yang menyeluruh untuk memastikan tidak ada virus yang tertinggal.

Maka dari itu, Dekoruma memberikan langkah-langkah untuk membersihkan hunian yang habis digunakan untuk isolasi mandiri. Hal ini guna mencegah penghuni atau orang lain terinfeksi Covid-19 lagi ke depannya.

1. Siapkan Masker dan Sarung Tangan
Langkah pertama yang sangat krusial dan tidak boleh dilewatkan adalah memakai masker dan sarung tangan ketika membersihkan ruangan yang habis dipakai isolasi mandiri.

Untuk tindakan pencegahan yang lebih maksimal, Anda bisa langsung membuka jendela dan menyalakan kipas angin, sesaat setelah pasien yang sudah sembuh meninggalkan ruangan isolasi mandiri.

Tunggu selama 24 jam untuk membiarkan sinar matahari untuk masuk dan adanya perputaran udara untuk memastikan udara bersih masuk.

Barulah, mulai memakai masker dengan tingkat efikasi tinggi seperti N-95 serta sarung tangan karet atau lateks untuk mencegah kontak langsung dengan furnitur atau barang-barang yang disentuh pasien isolasi mandiri.

2. Pisahkan Perabot dan Barang-Barang yang Digunakan
Selanjutnya, segera singkirkan perabot dan barang-barang pribadi yang digunakan oleh pasien isolasi mandiri. Mulai dari pakaian kotor, peralatan makan, sprei, sarung bantal, sarung guling, serta benda-benda lain yang dipakai atau disentuh oleh pasien isolasi mandiri di ruangan tersebut.

baca juga

Keluarkan dari ruangan dan taruh di area aman yang tidak akan dijangkau oleh penghuni lainnya sambil menentukan barang apa yang akan dicuci, barang apa yang akan dibersihkan menggunakan cairan pembersih atau disinfektan, dan barang apa yang akan dibuang.

3. Bersihkan Permukaan Keras dengan Cairan Pembersih
Setelah mengeluarkan barang-barang pribadi yang dipakai pasien isolasi mandiri, mulai dengan membersihkan area dan furnitur yang memiliki permukaan keras. Mulai dari permukaan yang besar seperti menyapu dan mengepel lantai, membersihkan rangka tempat tidur, meja belajar, kursi, sofa, kabinet, dan rak TV.

Sampai sudut-sudut dan benda-benda yang lebih kecil seperti gagang pintu, teralis jendela, bagian dalam rak dan laci, serta area-area tersembunyi yang jarang terjamah. Kita tidak pernah tahu apakah ada virus yang menempel di area-area tersebut.

Gunakan cairan pembersih khusus untuk aktivitas seperti mengepel lantai, membersihkan cermin, kaca jendela, dan sebagainya. Untuk proteksi ekstra, Anda juga bisa menggunakan desinfektan yang dapat dibeli atau dibuat sendiri dari larutan pemutih pakaian yang dicampur air.

4. Jangan Lewatkan Peralatan Elektronik
Masih soal membersihkan barang-barang yang dipakai pasien isolasi mandiri, jangan lewatkan peralatan elektronik yang digunakan selama isolasi mandiri. Misalnya, remote TV, remote AC, laptop, mouse, keyboard, tablet, sampai ponsel yang digunakan pasien isolasi mandiri selama periode karantina.

Anda bisa menggunakan desinfektan yang dibuat sendiri atau umum, namun lebih baik menggunakan cairan pembersih khusus elektronik tanpa alkohol. Menggunakan cairan pembersih beralkohol bisa meningkatkan risiko peralatan elektronik ini untuk rusak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hindari Makanan dan Minuman Ini saat Isolasi Mandiri di Rumah

Hindari Makanan dan Minuman Ini saat Isolasi Mandiri di Rumah

Jabar | Selasa, 13 Juli 2021 | 10:56 WIB

Tata Cara Melakukan Isolasi Mandiri yang Benar dari Kemenkes, Jangan Lupa Lapor!

Tata Cara Melakukan Isolasi Mandiri yang Benar dari Kemenkes, Jangan Lupa Lapor!

Health | Senin, 12 Juli 2021 | 20:50 WIB

Isolasi Mandiri di Kamar, Reaksi Suami saat Didatangi Istri Ramai Disorot

Isolasi Mandiri di Kamar, Reaksi Suami saat Didatangi Istri Ramai Disorot

Jogja | Senin, 12 Juli 2021 | 17:03 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×