alexametrics

Mahasiswa Fashion Desain Bikin Pameran Virtual, Angkat Kain Tenun Sumba

Risna Halidi | Dinda Rachmawati
Mahasiswa Fashion Desain Bikin Pameran Virtual, Angkat Kain Tenun Sumba
Mahasiswa Fashion Desain Bikin Pameran Virtual, Angkat Kain Tenun Sumba (Dok. LaSalle College Jakarta)

Kain tenun Sumba secara tidak langsung mendukung keberlangsungan lingkungan hidup dan kehidupan masyarakat Sumba.

Suara.com - Pulau Sumba yang terletak di Nusa Tenggara Timur, dikenal dengan motif tenun tradisional yang sangat indah dan rumit, yang menggambarkan kehidupan masyarakat sehari-sehari. 

Sebagian motif tenun Sumba diketahui telah dipengaruhi oleh kebudayaan luar, seperti motif naga dari China, motif patola dari India, dan motif Ratu Wilhelmina dari Belanda.

Bukan hanya itu, kain tenun Sumba juga secara tidak langsung mendukung keberlangsungan lingkungan hidup dan kehidupan masyarakat Sumba.

Bahan bakunya yang menggunakan benang kapas, dihasilkan dari tanaman pohon kapas yang banyak ditanam para penenun Sumba secara organik.

Baca Juga: Gegara Tak Ditegur Saat Berpapasan, Pria Ini Habisi Nyawa Tetangganya

Mahasiswa Fashion Desain Bikin Pameran Virtual, Angkat Kain Tenun Sumba (Dok. LaSalle College Jakarta)
Mahasiswa Fashion Desain Bikin Pameran Virtual, Angkat Kain Tenun Sumba (Dok. LaSalle College Jakarta)

Pewarnaan kainnya juga menggunakan bahan-bahan dari alam, seperti akar pohon, daun, dan juga rempah untuk menghasilkan ramuan pewarna alam yang tahan puluhan hingga ratusan tahun. 

Hal inilah yang membuat mahasiswa dari program Fashion Desain di LaSalle College Jakarta mengangkat keindahan kain tenun Sumba dalam Virtual Fashion Show khusus di acara Pameran Pertunjukan Wisuda pada 30 Juli - 1 Agustus 2021 mendatang.

"Nantinya, para mahasiswa dari program Fashion Desain akan mempertujukan Virtual Fashion Show yang menampilkan koleksi busana dengan kebudayaan Sumba yang didominasi kain-kain tradisional dan motif-motifnya dalam interpretasi design yang modern," kata Alvira, Admission, Marketing dan Promotion Manager Lasalle Indonesia dalam siaran pers yang Suara.com terima baru-baru ini.

Pameran Pertunjukan Wisuda bertema 'Madaka' ini sendiri kata Alvira, merupakan pameran hasil karya  mahasiswa desain pertama di Indonesia yang dikemas dalam konsep 3D art gallery dari Lasalle College Jakarta. 

"Tentu saja tujuannya adalah untuk terus mendukung dan memfasilitasi lulusan kami untuk tetap bisa memamerkan karya-karya mereka secara virtual ke public di tengah kondisi pandemi saat ini," ujarnya berdasarkan siaran pers yang Suara.com terima baru-baru ini.

Baca Juga: Mendes PDTT Apresiasi Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia

Kegiatan pameran virtual ini akan mempertujukan beberapa rangkaian virtual pameran, yang memfokuskan pada hasil karya para mahasiswa dari LaSalle College Jakarta, meliputi portfolio selama mereka melakukan studinya di lingkungan kampus. 

Komentar