Purbaya Pusing Anggaran Kesehatan Makin Besar Tiap Tahun, 2026 Tembus Rp 247,3 Triliun

Dicky Prastya

Senin, 09 Februari 2026 | 12:11 WIB
Purbaya Pusing Anggaran Kesehatan Makin Besar Tiap Tahun, 2026 Tembus Rp 247,3 Triliun
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Konsultasi Pimpinan Komisi DPR RI dengan Pemerintah terkait Jaminan Sosial yang disiarkan virtual, Senin (9/2/2026). [Screenshot YouTube]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merasa pusing karena anggaran kesehatan pemerintah terus meningkat signifikan setiap tahun.
  • Anggaran kesehatan 2026 diproyeksikan mencapai Rp 247,3 triliun, menunjukkan komitmen pemerintah memperbaiki kesehatan publik.
  • Realisasi anggaran tersebut mencakup bantuan PBI JKN, penempatan nakes daerah tertinggal, dan peningkatan sarana prasarana kesehatan.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku pusing karena Anggaran Kesehatan yang dialokasikan Pemerintah terus naik tiap tahun. Per 2026, anggaran kesehatan mencapai Rp 247,3 triliun atau naik 13,2 persen dari 2025 dengan Rp 218,5 triliun.

Menkeu Purbaya menyampaikan kalau angka tersebut adalah bukti bahwa Pemerintah betul-betul serius memperbaiki kesehatan masyarakat. Ia turut menyayangkan banyak orang yang tidak mengerti kalau mereka justru memperhatikan anggaran kesehatan.

"Ini mungkin yang kadang-kadang orang enggak tahu. Kalau saya di Keuangan juga bingung, eh pusing terus. Ini besar terus, makin besar, makin besar. Tapi enggak apa-apa. Ini memang kewajiban pemerintah untuk menjaga kesehatan masyarakat," kata Purbaya saat Rapat Konsultasi Pimpinan Komisi DPR RI dengan Pemerintah terkait Jaminan Sosial yang disiarkan virtual, Senin (9/2/2026).

Dalam paparannya, anggaran kesehatan 2026 mencapai Rp 247,3 triliun atau naik 13,2 persen. Kenaikan juga terjadi di 2025 dengan Rp 218,5 triliun atau naik 16,5 persen dan 2024 dengan Rp 187,5 triliun atau naik 4,9 persen dari tahun 2023 dengan Rp 178,7 triliun.

Dari total Rp 247,3 triliun, anggaran itu dimanfaatkan untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JKN) ke 96,8 juta orang, penugasan 2.289 tenaga kesehatan ke daerah tertinggal, serta pemeriksaan 58.802 sampel obat, kosmetik, dan suplemen kesehatan.

Selanjutnya yakni fasilitasi dan pembinaan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) bagi 8,1 juta keluarga dengan Bayi di bawah dua tahun (Baduta), Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) antara lain untuk 10.165 Puskesmas, hingga Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Kesehatan antara lain untuk penyediaan Puskesmas di 67 Kecamatan dan penguatan 321 Rumah Sakit Daerah.

Adapun arah kebijakan Anggaran Kesehatan antara lain untuk upaya promotif preventif melalui pemeriksaan kesehatan gratis, pembangunan rumah sakit berkualitas di daerah, peningkatan efektivitas program JKN, percepatan pelaksanaan penuntasan TBC melalui skrining dan pengobatan, peningkatan pelayanan kesehatan dan sarana prasarana, hingga kemandirian industri obat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dirut BPJS Kesehatan Buka-Bukaan Soal Peserta PBI Dinonaktifkan, 'Biang Kerok' Diungkap

Dirut BPJS Kesehatan Buka-Bukaan Soal Peserta PBI Dinonaktifkan, 'Biang Kerok' Diungkap

News | Senin, 09 Februari 2026 | 11:29 WIB

Menkes Usul Reaktivasi Otomatis PBI BPJS untuk Pasien Katastropik

Menkes Usul Reaktivasi Otomatis PBI BPJS untuk Pasien Katastropik

News | Senin, 09 Februari 2026 | 11:14 WIB

Respons Polemik Penonaktifan BPJS PBI, Dasco Pimpin Rapat Lintas Komisi dan Kementerian

Respons Polemik Penonaktifan BPJS PBI, Dasco Pimpin Rapat Lintas Komisi dan Kementerian

News | Senin, 09 Februari 2026 | 10:58 WIB

Mengenal Tiga Sumber Dana BPJS Kesehatan, Ada Dua Sumber Selain Iuran

Mengenal Tiga Sumber Dana BPJS Kesehatan, Ada Dua Sumber Selain Iuran

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 07:37 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS Kesehatan Mandiri dan Perusahaan yang Tidak Aktif

Cara Mengaktifkan BPJS Kesehatan Mandiri dan Perusahaan yang Tidak Aktif

News | Senin, 09 Februari 2026 | 07:32 WIB

5 Cara Memilih Sepatu yang Tepat agar Kaki Tidak Sakit dan Tetap Sehat

5 Cara Memilih Sepatu yang Tepat agar Kaki Tidak Sakit dan Tetap Sehat

Lifestyle | Minggu, 08 Februari 2026 | 13:05 WIB

Terkini

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

×