Pengertian Sistem Ekonomi dan Jenis-jenisnya

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 30 Juli 2021 | 11:08 WIB
Pengertian Sistem Ekonomi dan Jenis-jenisnya
Ilustrasi sistem ekonomi (Pexels.com/Steve Johnson)

Suara.com - Setiap negara memiliki sistem ekonomi berbeda-beda. Lantas pertanyaannya, apa arti sistem ekonomi dan apa saja macam-macam sistem ekonomi yang ada di dunia?

Mengutip Ruang Guru, Jumat (30/7/2021) sistem ekonomi adalah susunan unsur-unsur ekonomi yang saling berhubungan dan bekerja untuk memecahkan masalah ekonomi serta mencapai tujuan tertentu.

Kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi, itu semua berperan besar dalam sebuah sistem ekonomi.

Alasan sistem ekonomi bermacam-macam jenisnya karena ada hal mendasar yang membedakan sistem ekonomi yang satu dengan lainnya terlihat pada faktor produksinya.

Ilustrasi pelestarian sumber daya alam. (Shutterstock)
Ilustrasi sumber daya alam. (Shutterstock)

Misalnya, menurut sistem A, sumber daya alam diolah oleh pemerintah. Tapi menurut sistem B, sumber daya alam boleh diolah oleh individu atau kelompok tertentu.

Macam-macam sistem ekonomi;

1. Sistem ekonomi tradisional
Ini adalah sistem ekonomi yang memiliki hubungan erat dengan tradisi dan adat-istiadat. Biasanya, negara yang menggunakan sistem ekonomi tradisional adalah negara yang masih sangat bergantung dengan sektor pertanian.

Produktivitas pada sistem ekonomi ini umumnya juga masih rendah. Hal ini disebabkan karena masyarakatnya yang belum atau nggak memiliki hasrat untuk mengembangkan hartanya.

Sawah [elements.envato]
Sawah [elements.envato]

Biasanya masyarakat dengan sistem ekonomi ini hanya bekerja untuk memenuhi kebutuhan pokok hidupnya aja. Kalau kebutuhan harian seputar makan dan tempat tinggalnya sudah terpenuhi, maka nggak perlu lagi menambah harta untuk keperluan lainnya.

baca juga

Pada sistem ekonomi tradisional, kelebihan yang dapat dirasakan adalah terjaganya kondisi alam dan sumber daya karena nggak adanya eksploitasi yang berlebihan.

Tetapi, kekurangannya, biasanya peradaban dengan sistem ini lebih susah maju dan berkembang. Ini juga dapat dipengaruhi oleh tradisi dan adat yang masih kuat, sehingga dapat menghambat kemajuan teknologi akibat adanya penolakan dari masyarakat.

2. Sistem ekonomi komando
Sistem ekonomi komando merupakan sistem dimana pemerintah memiliki kuasa penuh atau dominan terhadap kegiatan ekonomi negaranya. Sistem ini biasa juga disebut sistem ekonomi terpimpin.

Faktor produksi dipegang penuh oleh pemerintah, sehingga tidak ada pihak swasta atau perseorangan yang menguasai barang atau sumber daya tertentu. Kalaupun ada masyarakat yang memegang sektor produksi, tentunya dalam pengawasan dan batasan oleh pemerintah.

Ilustrasi pabrik perakitan mobil (Shutterstock).
Ilustrasi pabrik perakitan mobil (Shutterstock).

Sistem ekonomi komando bergantung pada ideologi sosialisme dan komunisme. Jadi, biasanya, sistem ini digunakan oleh negara blok timur atau poros kiri, seperti Tiongkok, Rusia, dan Korea Utara.

Kelebihan dari sistem ekonomi komando adalah perekonomian masyarakat yang dijamin oleh negara. Selain itu, negara juga lebih mudah mengendalikan harga dan inflasi.

Tetapi, kekurangan yang dapat dirasakan adalah inovasi masyarakat dapat terhambat karena terlalu mengandalkan solusi dari pemerintah.

Ini juga dapat menjadi masalah baru apabila negara justru tidak mampu memenuhi kebutuhan masyarakatnya karena konflik politik ataupun masalah internal lainnya.

3. Sistem ekonomi liberal
Sistem ekonomi liberal adalah sistem ekonomi yang memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada masyarakat dalam melakukan kegiatan ekonomi. Sistem ekonomi ini dikenal juga dengan sebutan sistem ekonomi kapitalis atau sistem ekonomi pasar.

Mitos tentang saham
Ilustrasi pasar saham

Prinsip yang paling jelas dari sistem ini adalah adanya keperluan untuk mencari keuntungan pribadi, tanpa mementingkan keperluan pihak lain.

Dalam hal perekonomian, pemerintah tidak punya pengaruh kuat untuk membatasi perekonomian individu atau masyarakatnya.

Berbanding terbalik dengan sistem ekonomi komando, sistem ekonomi liberal bergantung pada ideologi kapitalisme dan liberalisme.

Itulah mengapa negara yang menggunakan sistem ini biasanya merupakan negara blok barat atau poros kanan, seperti Amerika Serikat, Jerman, dan Belanda.

Kelebihan dari sistem ekonomi liberal antara lain adalah adanya kebebasan individu di bidang ekonomi dan produktivitas yang tinggi karena masyarakatnya memiliki ambisi yang tinggi untuk menambah harta.

Tapi kelemahan dari sistem ini adalah terciptanya kesenjangan ekonomi antara golongan kaya dengan golongan miskin, serta tingginya persaingan dan monopoli untuk merebut pasar.

4. Sistem ekonomi campuran
Sistem ekonomi campuran adalah gabungan dari sistem ekonomi komando dan liberal. Pada sistem ekonomi ini, baik pihak pemerintah maupun swasta memiliki peran dalam sektor perekonomian.

Masyarakat memiliki kebebasan dalam sektor ekonomi, namun pemerintah juga memiliki kendali dalam sektor perekonomian. Ini bertujuan untuk mencegah adanya penguasaan penuh oleh segelintir masyarakat.

Ilustrasi Pasar Apung. [shutterstock]
Ilustrasi Pasar Apung. [shutterstock]

Beberapa negara yang menggunakan sistem ekonomi campuran di antaranya India, Filipina, dan Malaysia. Kelebihan dari penggunaan sistem ekonomi campuran adalah kestabilan ekonomi lebih terjamin dan mencegah adanya monopoli pasar oleh sekelompok masyarakat tertentu.

Namun, kekurangan dari sistem ekonomi ini, keuntungan sektor swasta tidak bisa maksimal didapatkan apabila dibandingkan dengan sistem ekonomi liberal, dan kadang bisa ditemukan ketidakjelasan mengenai batasan pemerintah dan swasta dalam sektor perekonomian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kustini: Masalah Ekonomi Tak Boleh Jadi Alasan Anak di Sleman Putus Sekolah

Kustini: Masalah Ekonomi Tak Boleh Jadi Alasan Anak di Sleman Putus Sekolah

Jogja | Minggu, 11 April 2021 | 14:00 WIB

Pria Tewas Bakar Diri di Sawah Besar Diduga Stress karena Masalah Ekonomi

Pria Tewas Bakar Diri di Sawah Besar Diduga Stress karena Masalah Ekonomi

News | Senin, 26 Oktober 2020 | 10:44 WIB

Diduga Terdesak Ekonomi,Warga Kerobokan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi

Diduga Terdesak Ekonomi,Warga Kerobokan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi

Bali | Rabu, 22 Juli 2020 | 13:11 WIB

Terkini

3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari

3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Di Sela-sela Mengemas MBG, 2 Karyawan SPPG Lenteng Isap Sabu

Di Sela-sela Mengemas MBG, 2 Karyawan SPPG Lenteng Isap Sabu

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Gunung Lokon Didominasi Gempa Vulkanik Dangkal, Status Waspada

Gunung Lokon Didominasi Gempa Vulkanik Dangkal, Status Waspada

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?

Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Said Iqbal: 19 Juta Lapangan Kerja itu Janji Gibran, Bukan Prabowo

Said Iqbal: 19 Juta Lapangan Kerja itu Janji Gibran, Bukan Prabowo

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Hujan Buatan Jadi Jurus Baru Jakarta Sapu Polusi Udara

Hujan Buatan Jadi Jurus Baru Jakarta Sapu Polusi Udara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:13 WIB

Kabut Asap Memburuk, Pemkot Palu Perpanjang Sekolah Daring

Kabut Asap Memburuk, Pemkot Palu Perpanjang Sekolah Daring

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Berapa Harga Blush On Inez? Intip Pilihan Warna dan Kesan Pembeli

Berapa Harga Blush On Inez? Intip Pilihan Warna dan Kesan Pembeli

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:11 WIB

UPH Masuk Top=5 PTS Indonesia di THE WUR 2027, Tempati Peringkat 1.8012.000 Dunia

UPH Masuk Top=5 PTS Indonesia di THE WUR 2027, Tempati Peringkat 1.8012.000 Dunia

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:09 WIB

Pemutihan Denda Pajak di Pekanbaru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026

Pemutihan Denda Pajak di Pekanbaru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026

Riau | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:02 WIB

×