alexametrics

Viral Aksi Dokter Keluarkan Filler Bibir yang Gagal, Bentuknya Bikin Ikut Merinding

Arendya Nariswari | Amertiya Saraswati
Viral Aksi Dokter Keluarkan Filler Bibir yang Gagal, Bentuknya Bikin Ikut Merinding
Ilustrasi suntik filler bibir. [Shutterstock]

Dokter tersebut mengungkap efek samping dari prosedur filler bibir.

Suara.com - Prosedur suntik filler bibir mungkin sudah tak asing didengar dan banyak dilakukan. Meski begitu, filler bibir juga mengandung risiko dan dapat berakhir menyebabkan infeksi.

Belum lama ini, seorang dokter bernama dr. Tijion Esho menjadi viral di media sosial. Dokter yang dikenal dengan julukan The Lip Doctor tersebut membagikan momen dirinya merawat pasien yang gagal melakukan filler bibir.

Melansir The Sun, dr. Esho mengungkap bahwa salah satu pasiennya gagal melakukan suntik filler hingga bibirnya membengkak.

Untuk mengatasi masalah tersebut, ia pun harus mengeluarkan filler yang terlanjur disuntikkan. Dokter satu ini lantas terlihat menusuk bibir pasien dengan jarum.

Baca Juga: Viral Video Warga Kedatangan Tamu Istimewa, Publik: Bikin Bolak Balik Kasih Minum

Setelah itu, dr. Esho menekan bibir pasien untuk mengeluarkan cairan filler yang lengket seperti nanah dan berwarna keputihan.

Barulah setelah dikeluarkan, dokter ini menunjukkan bagaimana bibir pasiennya bisa kembali ke ukuran semula.

Viral Dokter Keluarkan Filler Bibir yang Gagal (instagram.com/drtijionesho)
Viral Dokter Keluarkan Filler Bibir yang Gagal (instagram.com/drtijionesho)

Menurut dr. Esho, banyak orang kini melakukan suntik filler bibir tanpa riset terlebih dahulu.

Akibatnya, banyak yang malah gagal mendapat bentuk bibir idaman hingga berisiko mengalami infeksi.

"Bibir menggumpal adalah salah satu masalah terbesar yang dialami pasienku, dan kista di bibir dapat terbentuk dari filler yang disuntikkan terlalu dangkal," jelasnya.

Baca Juga: Viral Ratusan Bunga Hias Dibuang Gegara Tak Laku, Warganet: Pecinta Bunga Nangis Lihat Ini

"Kista dari filler bibir dapat terinfeksi atau menyebabkan reaksi tubuh terhadap benda asing, keduanya dapat membuat ukuran kista bertambah besar."

Komentar