Mengenal Apa Itu Siklon Tropis, Proses Terbentuk dan Jenisnya di Indonesia

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 11 Agustus 2021 | 12:14 WIB
Mengenal Apa Itu Siklon Tropis, Proses Terbentuk dan Jenisnya di Indonesia
Ilustrasi siklon tropis 94W. (Antara)

Suara.com - Cuaca kerap tidak menentu, bisa terik di siang hari lalu tiba-tiba hujan lebat di malam hari. Fenomena ini sering disebut dengan siklon tropis, yang kerap dialami negara beriklim tropis seperti Indonesia.

Fenomena ini bisa menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor, dari cuaca terik yang tiba-tiba berubah menjadi hujan deras, yang bisa datang dalam bentuk badai.

Mengutip Ruang Guru, Rabu (11/8/2021) siklon tropis adalah badai berkekuatan besar dengan radius atau jangkauan rata-rata mencapai 150 hingga 200 kilometer.

Siklon ini terbentuk di atas lautan luas yang mempunyai suhu permukaan laut hangat, lebih dari 26,5 derajat celcius. Biasanya terjadi di wilayah perairan Atlantik Barat, Pasifik Timur dan Selatan, Samudra Hindia, serta Australia.

Banjir Bandang di Solok Selatan Sumatera Barat
Banjir Bandang di Solok Selatan Sumatera Barat

Siklon tropis berbentuk spiral yang di dalamnya terdapat aktivitas awan, angin, dan badai petir. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan lebih dari 63 kilometer per jam.

Umumnya, masa hidup siklon tropis berkisar antara 3 sampai 18 hari. Siklon tropis akan melemah dan hilang saat bergerak memasuki wilayah perairan yang dingin atau daratan.

Proses terbentuknya siklon tropis
Seperti namanya, siklon tropis tumbuh di perairan sekitar wilayah tropis yang memiliki suhu permukaan laut hangat.

Pada awal tahap pembentukannya, suhu permukaan laut yang hangat akan menyebabkan sistem tekanan rendah di wilayah tersebut. Akibatnya, terbentuk kumpulan awan-awan konvektif (awan Cumulonimbus).

Awan-awan tersebut kemudian membentuk sabuk melingkar. Tekanan udara permukaan akan menurun mencapai kurang dari 1000 mb.

baca juga

Sementara itu, kecepatan angin maksimum akan meningkat hingga mencapai lebih dari 60 kilometer per jam.

Awan Cumulonimbus. [Spaceplace.NASA]
Awan Cumulonimbus. [Spaceplace.NASA]

Pada tahap selanjutnya, bentuk siklon tropis cenderung lebih stabil. Di pusat siklon, terbentuk suatu wilayah dengan kecepatan angin yang relatif rendah dan tanpa awan.

Wilayah ini disebut mata siklon. Mata siklon dikelilingi dengan dinding berbentuk cincin yang dapat mencapai ketebalan hingga 16 kilometer. Di wilayah ini juga terdapat kecepatan angin tertinggi dan curah hujan terbesar.

Jenis siklon tropis yang pernah terjadi di Indonesia
Di Indonesia sendiri, siklon tropis pertama kali terjadi pada April 2008 di perairan barat daya Bengkulu, Samudra Hindia. Siklon ini diberi nama siklon tropis Durga, diambil dari tokoh pewayangan yang ada di Jawa.

Sejak 2008 hingga 2021, TCWC BMKG Jakarta mencatat ada 10 siklon tropis yang muncul di wilayah tanggung jawab Indonesia.

Namun bukan berarti di Indonesia hanya terjadi 10 siklon tropis, karena ada beberapa siklon tropis yang muncul di luar wilayah tanggung jawab Indonesia, tapi tetap berdampak pada Indonesia.

Contohnya di tahun 2021 ini, selain siklon tropis Seroja, ada juga siklon tropis Odette yang muncul di Samudra Hindia selatan Jawa Barat dan siklon tropis Surigae di Samudra Pasifik utara Papua.

Ilustrasi - Seorang ASN perempuan menggunakan payung saat hujan. [Foto: Ayobandung.com]
Ilustrasi - Seorang ASN perempuan menggunakan payung saat hujan. [Foto: Ayobandung.com]

Siklon tropis Odette dan Surigae tidak termasuk wilayah tanggung jawab Indonesia. Tapi, karena letak kemunculannya cukup berdekatan dengan wilayah Indonesia, membuat Indonesia ikut terdampak.

Kemunculan siklon tropis akan memengaruhi pertumbuhan awan hujan dan peningkatan kecepatan angin yang berdampak pada ketinggian gelombang air laut.

Saat ini, BMKG telah memastikan siklon tropis Odette dan Surigae bergerak semakin menjauhi Indonesia. Meskipun begitu, BMKG masih terus mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang berada di sekitaran pantai agar selalu waspada.

Penamaan siklon tropis di Indonesia selanjutnya diambil dari nama-nama bunga dan buah. Penamaan siklon tropis, awal mulanya disepakati sejak terbentuknya TCWC Jakarta pada 2008.

Tujuannya untuk membantu publik dalam mengidentifikasi kehadiran badai dengan cepat, serta membantu media memberitakan keberadaan siklon tropis tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Pilu Korban Longsor Karangasem, Sekeluarga Tertimbun, Balita 4 Tahun Tewas

Cerita Pilu Korban Longsor Karangasem, Sekeluarga Tertimbun, Balita 4 Tahun Tewas

Bali | Rabu, 04 Agustus 2021 | 08:01 WIB

Menegangkan! Detik-detik Bidan Puskesmas Diselamatkan Dari Banjir Bandang

Menegangkan! Detik-detik Bidan Puskesmas Diselamatkan Dari Banjir Bandang

Sulsel | Minggu, 01 Agustus 2021 | 11:00 WIB

Penampakan Mengerikan Banjir di India yang Tewaskan 125 Orang

Penampakan Mengerikan Banjir di India yang Tewaskan 125 Orang

News | Minggu, 25 Juli 2021 | 06:40 WIB

Terkini

Ciri-Ciri Rumah Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui, Konon Bikin Hoki Mengalir

Ciri-Ciri Rumah Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui, Konon Bikin Hoki Mengalir

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:15 WIB

5 Kulkas Tanpa Bunga Es Harga Rp3 Jutaan, Hemat Listrik dan Anti Bau

5 Kulkas Tanpa Bunga Es Harga Rp3 Jutaan, Hemat Listrik dan Anti Bau

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:23 WIB

6 Kulkas Hemat Listrik 1 Jutaan, Cocok untuk Anak Kos hingga Keluarga Kecil

6 Kulkas Hemat Listrik 1 Jutaan, Cocok untuk Anak Kos hingga Keluarga Kecil

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:10 WIB

Memahami Perbedaan Sepatu Lari Carbon Plate dan Biasa, Ketahui sebelum Upgrade

Memahami Perbedaan Sepatu Lari Carbon Plate dan Biasa, Ketahui sebelum Upgrade

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:00 WIB

3 Power Bank Jumbo dengan Panel Surya, Bisa Nyalakan Laptop dan Kipas Angin saat Mati Listrik

3 Power Bank Jumbo dengan Panel Surya, Bisa Nyalakan Laptop dan Kipas Angin saat Mati Listrik

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:12 WIB

3 Pilihan Sepatu Lari Karbon Ardiles, Lengkap dengan Ulasan Jujur Pengguna

3 Pilihan Sepatu Lari Karbon Ardiles, Lengkap dengan Ulasan Jujur Pengguna

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:08 WIB

Glad2Glow Moisturizer untuk Apa? Ini 8 Varian, Manfaat, dan Harganya

Glad2Glow Moisturizer untuk Apa? Ini 8 Varian, Manfaat, dan Harganya

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:01 WIB

5 Jersey Piala Dunia 2026 Adidas Terlaris, Nyaris Ludes Diburu Kolektor

5 Jersey Piala Dunia 2026 Adidas Terlaris, Nyaris Ludes Diburu Kolektor

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:57 WIB

Link dan Cara Voting Logo HUT ke-81 RI, Ini Kandidat Resmi yang Bersaing

Link dan Cara Voting Logo HUT ke-81 RI, Ini Kandidat Resmi yang Bersaing

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:56 WIB

Apakah Ada Parfum Scarlett di Indomaret? Ini 5 Varian yang Bisa Ditemukan

Apakah Ada Parfum Scarlett di Indomaret? Ini 5 Varian yang Bisa Ditemukan

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:43 WIB