Baru Saja Melahirkan, Pria Transgender Ini Ogah Ungkap Jenis Kelamin Anaknya, Duh!

Cesar Uji Tawakal, Amertiya Saraswati

Senin, 16 Agustus 2021 | 18:30 WIB
Baru Saja Melahirkan, Pria Transgender Ini Ogah Ungkap Jenis Kelamin Anaknya, Duh!
Ilustrasi Pria Transgender Hamil (Pexels/Daniel Reche)

Suara.com - Kebanyakan orangtua biasanya tak sabar untuk mengetahui jenis kelamin sang anak setelah melahirkan. Namun, pria ini memutuskan untuk tidak mengungkap jenis kelamin anaknya.

Tak tanggung-tanggung, pria transgender tersebut bahkan kesal kepada orang-orang yang bertanya apakah jenis kelamin anaknya laki-laki atau perempuan.

Melansir Dailymail, pria bernama Sav Butler tersebut adalah seorang transgender. Selama tumbuh besar, Sav merasa kesulitan menemukan identitas gendernya.

Sav baru melela menjadi transgender pada usia 18 tahun. Kini, Sav sudah melahirkan dua orang anak pada umur 20 tahun.

Meski begitu, Sav tidak pernah mau mengungkap atau menentukan jenis kelamin anaknya. Hal tersebut ia lakukan agar sang anak bebas memilih nanti.

Sebelum ini, Sav juga tidak mau menyebutkan jenis kelamin anak pertamanya. Namun, sang anak yang berusia 3 tahun dan bernama Wesley sudah menentukan bahwa ia ingin menjadi laki-laki.

Ilustrasi Hamil (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi Jenis Kelamin Anak (Pexels/Pixabay)

Sementara, anak kedua Sav diberi nama Eden. Namun, Sav tidak akan menyebutkan jenis kelaminnya sampai sang anak menentukan sendiri nanti.

"Aku tidak mau anak-anakku mengingat masa kecil mereka dan merasakan sakit, yang sudah banyak dialami orang-orang transgender dan bisa mereka pahami."

"Perjalananku sebagai trans ada hubungan dengan caraku menjadi orangtua. Aku melela setelah pindah dari rumah di umur 18 tahun tapi aku tahu aku seorang trans sejak umurku 5 tahun karena aku tidak nyaman dengan tubuhku," lanjutnya.

baca juga

Sav memilih untuk menyingkat namanya setelah memutuskan bahwa dirinya laki-laki. Ia juga sempat berhenti melakukan terapi hormon selama mengandung hingga melahirkan anak, tapi kini akan kembali melakukannya.

"Aku membesarkan dua anakku tanpa gender sampai mereka bisa memberitahuku sendiri apa gender mereka," tambahnya.

Sav juga mengungkap bahwa ia akan mengajari anaknya perbedaan identitas setiap gender. Dengan begitu, sang anak bisa menentukan gender mereka dengan lebih cepat.

Ilustrasi. (Sumber: Shuttertsock)
Ilustrasi. (Sumber: Shuttertsock)

Di sisi lain, keputusan Sav ini mendapat beberapa reaksi negatif. Caranya membesarkan anak juga dianggap aneh.

Meski begitu, Sav bersikeras untuk tidak mengungkap atau menentukan gender anaknya. Sav juga menjelaskan bahwa jenis kelamin biologis dan identitas gender adalah hal berbeda.

"Aku tidak memberitahu siapa pun apa gender kedua anakku karena itu bukan urusan mereka. Itu urusanku sebagai orang yang mengganti popok mereka dan dokter mereka."

"Di umur tiga tahun, mereka bisa berbiara dan paham dan memberitahumu apa identitas gender mereka. Jadi mereka bisa memberitahu orang lain sendiri nanti," lanjutnya.

Sav sendiri membelikan baik pakaian dan mainan yang bersifat maskulin sekaligus feminim untuk anak-anaknya. Selain itu, ia menggunakan baik kata ganti laki-laki dan perempuan di saat bersamaan.

Sementara, Sav juga meminta agar dirinya dipanggil dengan julukan 'mapa' atau gabungan dari mama dan papa. Hal ini dilakukan untuk mempertegas keinginannya menjadi orangtua yang tidak memandang gender.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diskriminasi Gender di Tempat Kerja, Dampaknya Bisa Rusak Kesehatan Mental

Diskriminasi Gender di Tempat Kerja, Dampaknya Bisa Rusak Kesehatan Mental

Lifestyle | Senin, 16 Agustus 2021 | 13:51 WIB

Bertahun-Tahun, Transgender Asal Depok Akhirnya Punya KTP

Bertahun-Tahun, Transgender Asal Depok Akhirnya Punya KTP

Bogor | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 20:44 WIB

Pria Ini Mantap Jadi Transgender usai 11 Tahun Menikah, Reaksi Istrinya Mengejutkan

Pria Ini Mantap Jadi Transgender usai 11 Tahun Menikah, Reaksi Istrinya Mengejutkan

Lifestyle | Minggu, 08 Agustus 2021 | 20:30 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×